Archive for Maret, 2008

My lovely friends

To: My lovely friends
Hasilcopy_paste punya : Lia Amelia

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia….
Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih….
Allah SWT sudah menghitung air matamu.

Ketika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berjalan begitu saja…
Allah SWT sedang menunggu bersamamu.

Ketika kau berfikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi…
Allah SWT sudah punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…
Allah SWT dapat menenangkanmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelpon…
Allah SWT selalu berada disampingmu

Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang…
Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya dan Dia telah menciptakan seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.

Ketika kau merasa bahwa kau mencintai seseorang, namun kau tahu cintamu tak terbalas…
Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu dan Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu.

Ketika kau merasa telah dikhianati dan dikecewakan….
Allah SWT dapat menyembuhkan lukamu dan membuatmu tersenyum

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan
Allah SWT sedang berbisik kepadamu

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur….
Allah SWT telah memberkahimu

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban….
Allah SWT telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi….
Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu

Ingat dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap….
Allah SWT Maha Mengetahui.

Jika kau merasa diberkahi dengan artikel ini, sampaikanlah kepada orang yang kamu sayangi

Best regards
koleksi:jafar_bagus@yahoo.com

Maret 29, 2008 at 1:46 am Tinggalkan Komentar

Mengutak-atik Font

Suatu ketika, mungkin kita tak ingin menggunakan font standart yang disediakan WordPress atau themes yang kita pakai. Terkadang kita pengen sesuatu yang beda, yang norak dan keren abis! Apa bisa WordPress melakukannya? Jawabnya adalah bisa dan itu sangatlah mudah banget.

Merubah Font WordPress

Saat kita perhatikan, ternyata di form posting artikel tak kita dapati isian atau pilihan untuk mengubah jenis maupun ukuran huruf, maka kita perlu memasukkannya secara manual. Silahkan klik Tab Code yang ada di Menu Write – Post

Disana sisipkan kode HTML berikut untuk merubah font :

<font style=”jenis_font” size=”ukuran” color=”warna”>Tulisan Anda</font>

Jika kita hendak membuat tulisan dengan font verdana, ukuran +1 dan warna merah, masukkan kode berikut ini :

<font style=”verdana” size=”+1” color=”red”>Bukan Yang Biasa</font>

Maka jadinya akan seperti ini

Bukan Yang Biasa

Aneka variasi font lain bisa juga digunakan. Bila dalam form WordPress hanya disediakan beberapa format yaitu Bold, Italic dan Underline, kamu bisa membuat beberapa format lagi diantaranya :

  1. StrikeThrough menggunakan code <s>...</s>
  2. Code menggunakan code <code>...</code>
  3. Variable menggunakan code <var>...</var>
  4. Sample menggunakan code <samp>...</samp>
  5. Keyboard menggunakan code <kbd>...</kbd>
  6. Citation menggunakan code <cite>...</cite>
  7.  menggunakan code <del>...</del>
  8. Inserted menggunakan code <ins>...</ins>

Dengan menggunakan kode-kode diatas, kamu bisa lebih variatif lagi dalam menulis blog.

Menggunakan bantuan Word

Masih susah dengan kode-kode diatas, bagaimana kalo saya ajarin memasukkan artikel di Word, lengkap dengan variasi fontnya ke dalam WordPress. D

Buat kamu yang males banget ngeliat kode, ada baiknya kamu memakai Microsoft Word terlebih dahulu untuk melakukan pengeditan. Namun, jika kamu hanya menggunakan format-format standart WordPress saja, maka menggunakan text editor WordPress saya rasa sudah sangat cukup.

Nah, pertama yang harus kamu lakukan adalah mengetikkan artikel, lengkap dengan segala format font dan atributnya di Word. Setelah merasa cukup mantap, kamu bisa langsung memblok semua tulisan, kemudian mempastekannya ke Text Editor WordPress.

Dan inilah contoh hasilnya :

Tulis dari Word dimasukkan ke WordPress

Kelemahan dari cara ini adalah, kode yang dimasukkan lebih banyak dari biasanya. Karena Word tak menggunakan kode-kode standart HTML, dia banyak memakai kode span dan style sehingga bisa divariasi sebanyak mungkin. Nah, silahkan pilih pake Text Editor WordPress atau Word.

Tags: font, editing

Maret 24, 2008 at 3:16 pm Tinggalkan Komentar

Tips Memilih Topik Yang Tepat

6/20/2007 | Label: Belajar WordPress, Tutorial Blogsot | 0 komentar |

OK..aku sudah membuat blog… selanjutnya apalagi ?? itu yang mungkin terlintas dalam benak kita. Ya .. sesudah mendaftar dan memilih platform blog, langkah selanjutnya tentu saja mengisinya, dengan apa ? tentu saja dengan tulisan. Masalah pernak-pernik, ican-icon, iklan-iklon itu masalah gampang..nanti saja kalo blog sudah mulai laris.

Tapi mau nulis apa ? tentang apa ? nah masalah ini lain lagi, ini masalah yang seurius. Karena ini masalah hidup dan mati, ini masalah nyawa bung !! Sebelum kita memutuskan untuk menulis tentang apa, yang pertama harus kita lakukan adalah sedikit research atau penenelitian. Cari dan baca blog-blog yang rada ngetop ampe yang top abis, ini bisa kita lakukan lewat MyBlogLog atau Technorati. Kita bisa menemukan blog-blog papan atas dengan mudah disini, karena disini tempat ngumpulnya para blogger.

Dari sering melihat dan membaca blog-blog papan atas ini, kita bisa mendapatkan ide. Topik apa yang kira-kira cocok dengan kepribadian, kemampuan dan keinginan yang kita miliki. Inga’…inga’…ting..(iklan tempo dulu), jangan asal memilih topik. Karena si topik inilah yang akan menentukan jati diri dari blog kita. Tanpa si topik yang jelas, maka kemungkinan besar blog kita jadi blog yang nggak jelas.

Oke…oke…ngerti boss..kalo soal itu sih aku sudah sering denger boss…tapi masalahnya aku nggak tahu cara memilih topik yang tepat itu yang bagaimana, itu kira-kira yang terpikir oleh kita. Kalo begitu kita perlu tahu dulu cara memilih topik yang tepat, sesuai dan punya potensi yang bagus untuk kelangsungan hidup blog. Bagaimana cara memilih topik yang tepat ? ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Siapa aku – Untuk menemukan topik yang tepat buat ngeblog, yang pertama harus kita lakukan adalah melihat kedalam. Kedalam apa ? kedalam diri kita sendiri dulu. Kita perlu menemukan jati diri kita yang sebenarnya dulu, jika kita sendiri tidak mengenal siapa kita sesungguhnya, bagaimana kita akan mencerminkan diri kita melalui blog ? karena sadar atau tidak sadar, mau atau tidak mau, blog merupakan cerminan dari pembuatnya.

Luangkan waktu sejenak, pikirkan tentang hal berharga apa yang kumiliki, apa yang selalu menarik perhatian ku hingga aku tak mudah merasa bosan, apa tujuan yang ingin kucapai, apa yang bisa membuatku terinspirasi untuk menulis. Jika kita bisa menemukan hal-hal yang bisa membuat kita terus bersemangat untuk menulis, maka itulah topik yang paling tepat. Karena dengan semangat dan motivasi yang tinggi, itu akan membuat segalanya menjadi lebih mudah dan lebih indah.

Sedang trend – Ok .. kita sudah menemukan topik yang membuat kita tertarik dan bersemangat, tapi itu belum cukup. Kenapa belum cukup ? karena kita harus tahu lebih jauh lagi mengenai topik tersebut. Lakukan sedikit penelitian lagi, temukan jawaban dari pertanyaan berikut ini, apa topik ini sedang banyak diminati ? apa topik ini sedang banyak dibicarakan dan dicari ? apa topik ini akan terus diminati ?

Mengapa ini penting untuk dilakukan ? ini penting dilakukan jika kita ingin mendapat banyak pengunjung. Mencari topik yang banyak diminati akan memberikan kesempatan yang besar bagi blog untuk terus dikunjungi. Jika kita memilih topik yang kurang peminatnya maka akan butuh waktu yang lama untuk mendapatkan pengunjung. Karena itu lakukanlah sedikit penelitian, kunjungilah blog-blog yang banyak mendapat pengunjung. Dari situ kita bisa mendapatkan gambaran, topik apa kira-kira yang membuat blog tersebut ramai dikunjungi.

Bagaimana kompetisinya – setelah menemukan topik yang banyak peminatnya, langkah selanjutnya adalah melihat kompetisinya. Berapa berat persaingannya, mampukah kita menghadapinya. Untuk melihat seberapa besar kompetisi pada topik yang kita pilih, bisa dilakukan dengan menggunakan Google Suggest. Inputkan keyword yang kita pilih sebagai topik utama di blog kita nantinya, dan lihat jumlah query yang diberikan oleh Google Suggest. Angka yang ditunjukkan oleh Google Suggets itulah kompetisi yang harus kita hadapi.

Image Hosted by ImageShack.us

Semakin popular topik maka semakin besar pula kompetisinya, tapi semakin besar pula kesempatan untuk mendapat pengunjung. Kita juga harus memperhatikan kemampuan kita dalam menghadapi kompetisi ini, jangan sampai kita hanya membuang waktu dan tenaga karena menghadapi kompetisi yang terlalu berat. Berapa kisaran angka yang ideal ? itu tergantung dari kemampuan kita untuk menghadapinya. Menurutku angka kompetisi yang ideal berkisar antara 1 sampai 5 juta, lebih dari itu maka akan terlalu berat untuk dihadapi.

Mampu untuk menulis – lagi-lagi ini tergantung dari pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki untuk menjawabnya. Setelah memilih topik dan mengetahui jumlah kompetisinya, maka saatnya untuk menulis. Tanyakan pada diri sendiri, mampukah aku untuk menulis cukup banyak tentang topik ini ? karena dalam bekompetisi, tulisan merupakan salah satu kekuatan untuk memenangkannya.

Tapi menurutku, sekalipun kita belum mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman, kita tidak perlu takut, gentar, dan putus asa. Gunakan internet, mau cari informasi apa ? semua tersedia. Yang dibutuhkan hanyalah usaha dan sikap pantang menyerah. Jadi kita tidak perlu merasa takut jika sudah menentukan topik yang akan digunakan.

Bisa menghasilkan uang – ini jika kita ingin menghasilkan uang secara online. Tanyakan pada diri sendiri, apakah dengan topik ini nantinya bisa mendatangkan uang jika kita mengikuti program seperti Google Adsense, Program Affiliasi, dan lain-lain. Adakah produk-produk yang berhubungan dengan topik yang kita pilih tersebut ? lagi-lagi .. lakukan penelitian.

Akhirnya… tentukan topik Mu !! – jika sudah pada tahap ini berarti kita sudah melewati tahap-tahap yang berat. Sekarang saatnya menentukan, saatnya memilih, saatnya memulai. Jangan terlalu lama membiarkan diri dalam kebingungan, jangan biarkan keraguan menghalangi kita untuk maju dan tampil kedepan. Ayo dipilih-dipilih-dipilih …3 seribu.

Blogging Tools – ScribeFire

5/24/2007 | Label: Belajar WordPress, Tutorial Blogsot | 2 komentar |

ScribeFire merupakan salah satu Firefox extension yang sangat bermanfaat bagi blogger, ScribeFire berfungsi sebagai editor alternatif. ScribeFire ini selain mudah digunakan juga bisa di download secara gratis.

ScribeFire merupakan salah satu Blogging Tools yang banyak digunakan saat ini, jadi sangat beralasan jika kita juga berusaha belajar dan mengenal apa kelebihan dan kekurangan ScribeFire ini dibanding dengan Blogging Tools yang sejenis.

Mengenal ScribeFire

Agar bisa memanfaatkan ScribeFire lebih optimal kita perlu mengenal setiap tombol dan fungsinya. Jika belum menginstall ScribeFire, maka sebelum kita bisa menggunakannya harus menginstalls ScribeFire terlebih dahulu.

ScribeFire-1

Untuk membuka jendela atau layar editor Scribefire yaitu dengan cara mengklik tombol kanan mouse pada icon yang terletak pada statusbar di Firefox, lalu pilih salah satu dari 4 cara untuk menempatkan jendela editor Scribefire.

Kita akan menggunakan pilihan kedua yaitu Open in Tab, ini akan membuka editor ScribeFire pada tab yang baru. Kamu bisa memilih mana yang lebih sukai.

Scribefire akan menampilkan layar editor, sebelum kita mulai menggunakannya akan lebih baik jika kita lebih mengenal fungsi setiap tombol yang disediakan.

Title – untuk membuat judul, rasanya tak perlu dijelaskan.

Publishing Options – tombol ini berfungsi untuk menampilkan beberapa pilihan cara untuk mempublish, Scribefire akan menampilkan kotak Publishing Options yang berada di disebelah kanan.

pada kotak ini kita bisa mengatur artikel yang sedang diedit: Post as Draft – conteng pilihan ini jika artikel yang sedang di edit tidak ingin dipublish.

Technorati tags – menyertakan Technorati tags pada artikel yang sedang diedit, tags ini berguna saat ada yang mencari menggunakan kata yang kita masukkan ke dalam tag di Technorati. Klik tombol Add Tags to post, tags akan ditambahkan pada bagian bawah artikel.

Bookmark post at del.ico.us using same tags – klik pilihan ini jika mempunyai account di del.ico.us.

TrackBack URLs – alamat url dari halaman atau blog lain yang ingin di link. Enable pings – membolehkan atau tidak pings. Klik pada tombol Close Options untuk menutup kotak Publishing Options.

Ketiga tombol diatas (gambar 3) berfungsi: 1) untuk melihat tampilan artikel, 2) untuk melihat tampilan kode, 3) untuk melihat tampilan secara life (harus online).

Toolbar yang disediakan oleh Scibefire ini tidak banyak berbeda dengan toolbar pada blog editor lainnya, beberapa fungsi yang terdapat pada toolbar ini adalah: (dari kiri)

1) Cetak tebal, 2) Cetak miring, 3) Garis bawah, 4) Quote (indent), 5) memperbesar font, 6) mengecilkan font, 7) membuat link, 8) menambahkan gambar, 9) mengubah warna text, 10) membuat list secara berurutan (numbering), 11) Bullets, 12) rata kiri, 13) rata tengah, 14) rata kanan, 15) rata kiri dan kanan.

Pada bagian kiri kita melihat 5 buah tombol yang berfungsi seperti tab pada Firefox, tombol ini berfungsi:

Editor – menampilkan layar editor

Page Tools – menampilkan layar informasi halaman atau blog lain yang melink pada halaman aktif.

Bookmarks – jika mempunyai account del.ico.us.

Settings – menampilkan layar setting.

About – menampilkan layar about.

Pada layar bagian bawah kita melihat 4 buah tombol dan 1 buah link di tengah, masig-masing berfungsi untuk: Save as Note – untuk menyimpan artikel yang sedang diedit sebagai Note (catatan), Clear Content – menghapus atau membersihkan layar editor, View this Blogs - untuk melihat blog, Publish as Edit – menyimpan dan mempublish hasil editing, Publish to: – untuk mempublish ke blog.

Pada bagian kanan kita melihat 4 tab yang berfungsi untuk menampilkan: Blogs – daftar blog yang sudah kita setting, Categs – daftar kategori (WordPress) atau Label (Blogspot), History – menampilkan arsip-arsip yang terdapa di blog, Notes – menampilkan catatan yang pernah dibuat.

Setelah kita mengenal fungsi dari setiap tombol yang disediakan ini, kita bisa mulai mencoba untuk menggunakannya.

Setelah beberapa kali mencoba menggunakan Scribefire ini aku merasakan ada beberapa perbedaan dari editor lainnya. Apa saja perbedaan, kelebihan dan kekurangan Scibefire ini ? kita akan membahasnya di artikel terpisah.

Claim Blog Mu !!

| Label: Belajar WordPress, Tutorial Blogsot | 0 komentar |

Technorati adalah salah satu search engine yang mengkhususkan diri pada blog, saat ini sudah jutaan blog yang terdaftar di Technorati. Sebagai sebuah komunitas yang besar, Technorati bisa menjadi salah satu sumber untuk mendapatkan pengunjung.

Karena itu sangat berasalan bagi kita untuk ikut mendaftarkan blog yang kita buat pada Technorati. Disamping untuk menjaring pengunjung, Technorati juga bisa dijadikan alat untuk mencari link dari blog-blog lain yang mempunyai tema yang sama.

Cara Mengclaim Blog di Technorati

Mengingat pentingnya Technorati ini bagi kemajuan blog yang kita buat, kita perlu untuk mendaftarkan blog ke Technorati, berikut cara untuk mendaftarkan blog ke Technorati.

1) Klik pada link Technorati ini, isikanlah data-data yang diminta yaitu: Real name – nama asli kamu, Member name – nama alias atau nama user, Email – email yang kamu gunakan, New Password – password untuk login nantinya, Verify new password – ulangi password tadi.

2) Selanjutnya kita akan masuk ke account yang baru saja dibuat, pada layar account ini kita bisa mengubah data-data yang disediakan bila memang diperlukan. Tab Setting untuk mengedit data seperti pada saat mendaftar.

Bio untuk mengedit data Biografi, Photo untuk menampilkan photo diri, Blogs untuk mendaftarkan alamat blog, Extras untuk berlangganan Newsletter melalui email.

Sekarang kita akan mendaftarkan blog yang kita miliki ke Technorati, klik pada tab Blog. Isikan alamat URL blog yang kita miliki pada kotak yang disediakan, lalu klik tombol Begin Claim. Ini maksudnya untuk mengclaim bahwa alamat tersebut adalah blog milik kita.

Bergantung dari platform blog yang di claim, pihak Technorati akan menawarkan beberapa cara untuk mengclaim blog tersebut. Jika platform yang digunakan adalah Blogspot maka Technorati akan menawarkan tiga cara yaitu Quick Claim, Post Claim dan Embeded Claim.

Sedangkan yang menggunakan WordPress maka Technorati akan menawarkan 3 macam cara yaitu: OpenID, Quick CLaim dan Post Claim. Kita akan membahasnya satu persatu.

OpenId

Perlu diingat sekali lagi bahwa ini bagi yang meggunakan WordPress. Untuk mengclaim dengan OpenID, buka jendela baru atau tab baru pada browser, login ke blog yang kamu miliki di WordPress, kembali ke layar Technorati klik pada Use OpenID Clain.

Lalu pihak WordPress akan meminta konfirmasi bahwa kita menyetujui untuk memberikan kepercayaan pada pihak Technorati. Pilih Yes; just this time atau Yes; always untuk melanjutkan, dan selesai kita telah berhasil mengclaim alamat blog tersebut.

Quick Claim

Cara ini bisa digunakan baik yang menggunakan Blogspot maupun WordPress, cara ini juga yang paling mudah. Kita tinggal mengisikan nama user dan password untuk login ke blog yang kita miliki.

Post Claim

Cara ini juga bisa digunakan baik yang menggunakan platform Blogspot atau WordPress, berikut cara melakukannya.

1) Klik pada link Use Post Claim pada layar Technorati, Technorati akan menampilkan layar yang menjelaskan cara mengclaim dengan Pos Claim ini. Copy kode yang diberikan oleh pihak Technorati.

2) Login ke blog jika belum, buat artikel baru, buka layar kode pada editor blog dan pastekan kode yang tadi di copy dari Technorati ke editor code di Blogspot, terserah mau dikasih judul apa artikel tersebut lalu klik tombol PUBLISH untuk menyimpan dan menampilkannya di blog.

3) Klik tombol Release the Spider pada layar Technorati, Technorati akan melepaskan laba-laba (istilahnya aja) yang akan mencari artikel yang baru dibuat tadi, jika menemukannya maka selesailah proses pengclaiman blog.

Embeded Claim

Cara ini hanya bisa digunakan oleh yang menggunakan platform Blogspot. Mengclaim dengan cara Embedded Claim yaitu menempatkan kode yang diberikan Tecnorati pada template menggunakan Page Element. Berikut cara melakukannya:

1) pada blog masuk ke layar Template > Page Element, 2) lalu klik pada Add a Page Element, pilih HTML/Java script 3) pastekan code yang diberikan oleh Technorati pada kotak element HTML/Java scipt. 4) klik SAVE CHANGER pada kotak page element. 5) klik pada tombol Release the Spiders! pada Technorati. 6) selesai.

Setelah berhasil mengclaim blog Technorati meminta kita untuk memberikan keterangan mengenai blog tersebut, yaitu dengan cara mengedit setting blog.

Description – penjelasan secara singkat mengenai blog, buatlah penjelasan yang bisa menggambarkan isi dari blog agar orang mengerti dan tertarik untuk mengunjungi. Languange – bahasa utama yang digunakan pada artikel di blog.

Tags – tags ini sama dengan keyword atau kata kunci, masukkan semua keyword atau inti dari setiap artikel yang sering ditulis. Tags ini sangat penting bagi orang lain untuk bisa menemukan blog kita, karena itu gunakanlah tags ini sebaik-baiknya.

Sampai disini proses pengclaiman blog kita selesai, lalu apa manfaat yang bisa kita dapat dari mengclaim blog di Technorati ini ? Apa yang membuat Technorati penting bagi para blogger ?

Bagaimana cara memanfaatkan Technorati untuk mendapatkan pengunjung ? pertanyaan-pertanyaan inilah yang harus kita jawab. Untuk menjawabnya kita harus sering-sering mencari informasi dan melakukan berbagai percobaan.

Mengenal WordPress Editor

5/22/2007 | Label: Belajar WordPress | 0 komentar |

Setelah kita selesai membuat blog dan mempelajari Global Dashboard dan Admin Panel, sekarang kita belajar WordPress lebih jauh lagi. Kita akan mempelajari cara menggunakan Editor di WordPress.

Bagi yang sudah terbiasa menggunakan editor di Blogspot, mungkin tidak terlalu mengalami kesulitan menggunakan editor di WordPress ini, tinggal menyesuaikan saja. Namun bagi yang baru pertama membuat blog, dan tidak pernah mengenal HTML sebelumnya mungkin akan mengalami sedikit kesulitan.

WordPress Editor

Karena itulah kita perlu mengenal setiap bagian dari editor WordPress ini, agar kita bisa memanfaatkannya secara lebih optimal dan maksimal serta abnormal, kalo perlu pake paranormal (ucak-ucak).

Baiklah kita mulai dari atas:

  • Title – Judul artikel, Tips: buatlah judul yang menarik, menjelaskan isi, singkat, dan mengandung keyword.
  • Post – Isi dari artikel.
  • Visual – menampilkan layar Wysiwyg, gunakan tampilan ini jika kita tidak ingin dipusingkan dengan kode-kode.
  • Code – jika kamu sudah akrab dengan kode-kode HTML kamu bisa menggunakan tampilan ini.

Selanjutnya kita melihat ada toolbar, untuk mengenal fungsi setiap tombolnya kita mulai dari kiri

  • Untuk mencetak tebal (Bold).
  • Untuk mencetak miring (Italic).
  • Untuk membuat tampilan huruf atau kata yang dicoret.
  • Untuk membuat List (Bullet)
  • Untuk membuat List yang berurutan (Numbering)
  • Rata kanan.
  • Rata tengah.
  • Rata kiri.
  • Untuk membuat link.
  • Untuk menghilangkan link.
  • Untuk mengedit atau menginsert gambar.
  • Untuk membuat tampilan yang hanya menampilkan ringkasan dari artikel. Biasanya menggunakan kata Read More .., jika kita mengklik kata tersebut barulah keseluruhan artikel akan ditampilkan.
  • Spell Checker (English Only).
  • Help …
  • Memunculkan atau menyembunyikan tombol tambahan.

Tombol tambahan tersebut adalah:

  • Dropdown menu untuk memformat text.
  • Membuat text yang digaris bawah.
  • Rata kanan dan kiri.
  • Untuk mengubah warna huruf.
  • Mempaste text tanpa mengikutkan format dari text yang dicopy.
  • Mempaste text yang dibuat pada MS Word.
  • Membuat semua format yang ada pada text yang disorot (Highlight)
  • Menghapus kode-kode yang kacau balau.
  • Untuk menginsertkan huruf-huruf yang khusus.
  • Mengembalikan ke keadaan sebelumnya.
  • Sebaliknya.

Selanjutnya kita melihat ada tiga buah tombol, tombol-tombol tersebut adalah :

  • Save and Continue Editing – klik tombol ini untuk menyimpan namun tidak menutup layar editing.
  • Save – klik tombol ini untuk menyimpan hasil editing.
  • Publish – klik tombol ini untuk menampilkan artikel di blog.

Categories

Selanjutnya kita melihat disebelah kiri ada kotak untuk membuat dan mengatur kategori, kategori ini penting untuk mengelompokkan dan mengatur artikel berdasarkan bidang tertentu. Kategori juga penting untuk navigasi yang memudahkan pengunjung memilih artikel yang diminati.

Kategori ini sama dengan label jika di Blogspot, cara membuat kategori di WordPress ini sangat mudah. Kita tinggal memasukkan kata pada kotak, dan klik pada tombol Add. Untuk menambahkan beberapa kategori sekaligus pisahkan dengan tanda koma (,).

Discussion

Dibawah kotak kategori kita melihat kotak Discussion, untuk melihat keseluruhan kotak klik pada tanda Plus (+). Kotak Discussion ini berfungsi untuk membolehkan atau tidak membolehkan komentar.

 

Post Password

Jika ingin memproteksi artikel yang kita buat, ini akan membuat artikel tersebut hanya bisa dibaca oleh orang yang kita beritahu passwordnya. Gunakan fasilitas ini untuk jika artikel yang kamu buat bersifat pribadi dan tidak ingin diketahui oleh orang lain. Misalnya surat cinta yang kamu ingin hanya bisa dibaca oleh orang yang kamu inginkan.

Post Slug

Post Slug ini fasilitas untuk mempersingkat judul yang panjang, misalnya judul artikel yang kamu buat adalah “Cara membuat blog dengan cepat dan mudah” maka WordPress akan membuatnya menjadi : http://namablog.wordpress.com/2007/05/22/Cara-membuat-blog-dengan-cepat-dan-mudah.html. kita bisa menyingkatnya menjadi http://namablog.wordpress.com/2007/05/22/membuat-blog.html, dengan cara menuliskan membuat blog pada Post Slug.

Post Status

Memperlihatkan status dari artikel yang sedang diedit, Pubished – artikel tersebut sudah bisa dilihat oleh pengunjung, Draft – artikel tersebut belum bisa dilihat oleh pengunjung, untuk membuatnya bisa dilihat oleh pengungjung klik tombol Publish, Private – artikel tersebut bersifat pribadi dan tidak ingin dilihat oleh orang lain.

PostTimestamps

Format dan penanggalan artikel yang kita buat, secara default adalah waktu sekarang jika artikel tersebut baru dibuat sekarang. Namun kita bisa mengubahnya untuk mengubah urutan artikel.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa blog akan menampilkan artikel berdasarkan tanggal pembuatan. Semakin baru maka posisinya semakin diatas.

 

 

Upload, Video, SlideShow

Upload untuk mengupload gambar ke blog, Video menampilkan cara untuk menambahkan video pada blog, Slideshow menampilkan cara untuk menampilkan slideshow pada blog.

Yang perlu diperhatikan bahwa WordPress hanya menginjinkan 50 mb untuk penyimpanan, ini juga yang membuat aku jadi agak sedih. Jadi kita harus berhemat, tapi bagaimana jika kita ingin banyak menggunakan gambar. Ada cara untuk ini Kita akan mempelajari nanti.

Trackbacks

Jika kita menemukan artikel dengan tema yang sama dan kita ingin melink artikel tersebut dengan artikel yang kita buat, maka isikanlah alamat artikel yang ingin di link tersebut pada kotak trackbacks ini.

Ini untuk membantu membuat hubungan dengan blogger lain, kalaupun sang blogger yang kita link tidak memberikan tanggapan kita tidak perlu kecewa. Mungkin kita akan mendapat hal lain yang tidak terduga sebelumnya.

Nah setelah kita mengenal WordPress Editor ini dengan lebih baik, kita tidak perlu takut lagi untuk menggunakannya. WordPress Editor ini bukan satu-satunya cara membuat artikel di WordPress, ada banyak tools yang bisa digunakan. Kita akan mempelajarinya nanti.

Mengenal WordPress Admin Panel

| Label: Belajar WordPress | 0 komentar |

Pada bagian sebelumnya kita sudah belajar mengenal Global Dashboard dari WordPress, pada bagian ini kita akan belajar mengenal panel admin dari blog kita di WordPress.com.

Panel ini mirip dengan panel di Global Dashboard jika dilihat secara sekilas, namun ada beberapa perbedaannya. Agar kita tidak bingung dan bisa membedakan antara WordPress Admin (wp-admin) dengan Global Dahsboard, mari kita perlajari WordPress Admin ini.

Cara untuk masuk ke layar wp-admin di WordPress adalah: jika kita berada pada layar Global Dashboard maka kita bisa mengarahkan mouse ke menu Global Dahsboard yang berada pada sudut kiri atas, lalu klik pada nama blog (tergantung nama blog yang dibuat), blog yang aku buat di WordPress ini aku beri nama betenih, seperti gambar dibawah ini:

Wordpress-Panel

Namun jika kita berada pada halaman paling depan setelah login, kita bisa ke wp-admin (admin panel) dengan cara mengklik pada link My Dashboard yang terletak diantara My Account dan New Post.

Seperti yang kita lihat, ada perbedaan antara Global Dashboard dan Wp-Admin ini. Disini kita melihat ada sembilan tab yaitu : Dashboard, Write, Manage, Comments, Blogroll, Presentation, Users, Options,Upgrades. Beberapa hal mungkin sama dengan yang telah dibahas pada Global Dashboard, yang akan kita bahas adalah fungsi yang tidak terdapat pada Global Dashboard.

Write

Pada Tab ini terbagi menjadi 2 sub tab yaitu Write Post dan Write Page. Write Post adalah fasilitas untuk membuat artikel atau posting, pada layar Write Post ini terdapat panel editor Wysiwyg (What You See Is What You Get). Kita bisa menggunakan layar ini untuk membuat atau mengedit artikel. Apa saja kegunaan dari setiap tombol dan menu yang disediakan, dan bagaimana cara menggunakannya akan kita bahas pada artikel yang khusus.

Manage

Manage ini adalah layar untuk mengatur hal-hal yang berhubungan dengan artikel dan postingan yang terdapat pada blog. Manage terbagi dalam 6 sub tab yaitu:

1.      Posts – untuk mengatur postingan (artikel), hal-hal yang bisa kita lakukan disini adalah melihat, mengedit, dan menghapus artikel yang ada. Kita juga bisa mengatur komentar yang terdapat pada artikel yang bersangkutan.

2.      Page – sama seperti pada tab post, hanya saja pada Page tidak terdapat komentar.

3.      Uploads – untuk melihat semua file yang kita upload (video, dll).

4.      Categories – untuk mengatur kategori.

5.      Import – jika kita mempunyai blog lain selain WordPress, kita bisa mengimport isi blog tersebut ke dalam blog di WordPress.

6.      Export – untuk mengeksport semua isi blog.

Blogroll

Blogroll adalah link yang terdapat pada sidebar, kita bisa bertukar link dengan blog atau website lain menggunakan Blogroll ini. Ini bermanfaat bukan hanya untuk menjalin hubungan tapi juga meningkatkan page rank di search engine.

Prsentation

Halaman ini mengatur segala hal yang berhubungan dengan tampilan dari blog, jika kita ingin mengubah hal-hal yang berhubungan dengan tampilan dari blog, carilah disini. Dilayar ini dibagi dalam 6 sub tab yaitu :

  • Themes - untuk mengubah atau memilih theme dari blog, theme ini mungkin sama dengan Template pada Blogspot.
  • Widgets – atau bisa juga disebut sidebar, ini mirip dengan page element pada Blogspot.
  • Extras – untuk mengatur feuture-feuture yang terdapat pada blog.
  • Custom Image Header – kita bisa mengubah gambar atas dari blog melalui layar ini.
  • Color Header – untuk mengubah warna dari header.
  • Edit CSS – untuk mengedit CSS blog.

User

Pada layar ini kita bisa mengatur semua user yang boleh menggunakan blog, jika blog kita adalah milik bersama. Kita bisa mengatur siapa saja yang diijinkan untuk mengisi blog tersebut.

Options

Layar ini untuk mengatur beberapa pilihan yang terdapat pada blog, terdapat 8 macam pilihan yang bisa kita akses yaitu:

  • General – memberikan pilihan untuk mengatur beberapa hal umum yang menyangkut blog, antara lain: Weblog title – judul dari blog, Tagline – keterangan singkat tentang isi blog, Language – bahasa yang digunakan, Membership – mengatur siapa yang boleh berkomentar, E-mail address – alamat email sang empunya blog.
  • Writing – mengatur: Size of the post box - jumlah artikel yang ditampilkan perhalaman, Formatting – format graphic, Default post category – kategori default pada saat membuat artikel baru, Default link category - default link.
  • Reading- mengatur hal-hal sebagai berikut : Front Page – halaman depan yang akan ditampilkan, Blog Pages – jumlah halaman yang ditampilkan, Syndication Feeds – cara menampilkan artikel bagi yang menggunakan feeds, Encoding for pages and feeds – tipe pengkodean.
  • Discussion – mengatur cara pengunjung berhubungan dengan artikel. Usual settings for an article – setting umum artikel, E-mail me whenever – mengatur apakah akan menerima email setiap ada komentar, Before a comment appears – mengatur komentar yang akan ditampilkan, Comment Moderation – mengatur komentar yang diperbolehkan, Comment Blacklist – mengatur kata-kata yang tidak boleh di gunakan dalam komentar.
  • Privacy – mengatur tingkat privacy blog.
  • Delete Blog – untuk menghapus blog.
  • OpenID – jika kita mempunyai website lain, atau website yang kita percaya dan mendukung OpenId Kita bisa login ke website tersebut melalui ini.
  • Domains – jika kamu mempunyai domain lain, kamu bisa mensetup disini.

Setelah kita belajar mengenal Admin Panel di WordPress ini, tampaknya WordPress memang memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh Blogspot. Jadi sangat masuk akal jika kita jadi lebih tertarik untuk belajar WordPress lebih jauh lagi, yok belajar WordPress lebih dalam lagi.

Mengenal Global Dashboard WordPress

5/21/2007 | Label: Belajar WordPress | 0 komentar |

Setelah berhasil membuat blog di WordPress, langkah selanjutnya adalah berusaha mengenal Global Dashboard WordPress. Sebab ada petatah bilang Tak kenal maka tak sayang, nah .. biar tambah sayang kita harus mengenal lebih dalam tentang WordPress ini.

Global Dashboard WordPress ini fungsinya sama dengan Dashboard di Blogspot (jika kamu sudah membuat blog di Blogspot). Apa saja yang bisa kita lakukan di Dashboard WordPress ini ? mari kita bahas.

Dari Global Dashboard ini di bagi menjadi 3 bagian Utama, yaitu Dashboard, Profile, dan Upgrades. Ketiga bagian ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda, kita akan mengenal bagian yang pertama yaitu Dashboard.

Pada Tab Dashboard ini kita bisa melihat sub-sub tab dibawahnya yaitu : Dashboard, Blog Stats, Feed Stats, Blog Surfer, My Comments, dan Tag Surfer. Berikut ini penjelasan dari masing-masing Sub Tab tersebut:

Dashboard

Pada layar ini kita bisa melihat beberapa informasi menarik seperti:

WordPress tip – ini adalah tips-tips yang diberikan oleh WordPress, isinya mungkin bergantung situasi dan kondisi blog kita nantinya. Karena pada saat ini blog kita masih baru dan kita belum mempunyai avatar (photo profile) maka WordPress menyarankan untuk mengupload avatar.

Your Stuff – berisi hal-hal terbaru yang terdapat pada blog kita, setiap blog yang baru dibuat secara otomatis WordPress akan membuat beberapa file sebagai berikut :

  • New Post: Hello World!.
  • New Page: About.
  • New Comment: Mr WordPress on Hello World.

What’s hot – berisi informasi-informasi terhangat saat ini, jika kamu suka yang hangat-hangat bisa mencarinya disini. Didalam waht;s hot ini kamu bisa melihat beberapa informasi antara lain:

  • WordPress.com News – berisi berita-berita terbaru dari WordPress.
  • Top WordPress.com blogs today – berisi blog-blog yang populer saat ini, blog-blog ini bisa kita jadikan contoh jika ingin populer juga.
  • Top Posts from around WordPress.com – berisi artikel-artikel yang sedang populer saat ini, ini bisa memberikan kita informasi topik apa yang sedang trend.
  • Fastest Growing WordPress.com blogs – informasi blog-blog yang berkembang dengan cepat, semoga blog kita bisa masuk salah satunya suatu hari nanti.
  • Latest Posts – informasi tentang artikel-artikel terbaru.

Blog Stats

Pada layar ini kita bisa melihat data statistik perkembangan blog yang kita buat. Informasi tersebut sangat berguna untuk menganalisa sudah sejauh mana perkembangan yang kita lakukan. Feuture ini tidak terdapat pada Blogspot, mungkin ini juga yang menjadi salah satu kelebihan dari WordPress. Mungkin suatu hari nanti Tim dari Blogspot akan menambahkan feuture seperti ini.

  • Referrers – menampilkan informasi dari mana pengunjung kita datang, misalnya blog lain, atau dari komunitas yang kita ikuti.
  • Top Posts – artikel kita yang paling banyak mendapat perhatian dari pengunjung. Ini bisa kita jadikan acuan untuk mencari topik yang paling disenangi oleh pengunjung.
  • Search Engine Terms – menampilkan data jumlah pengunjung yang datang dari searc engine.
  • Clicks – link yang paling banyak di klik oleh pengunjung.

Feed Stats

This page is beta, please use the feedback link in the top right to let us know what you think, berarti fasilitas ini masih relatif baru. Mungkin kita bisa melihat data yang menjadi pelanggan blog kita melalui fasilitas Feed.

Blog Surfer

Pada layar ini kita bisa mensetting Friend Surfer, yaitu fasilitas untuk melihat menampilkan posting atau artikel dari blog lain. Kita bisa mengatur blog-blog mana saja yang akan ditampilkan, dan umur artikel tersebut.

My Comments

Fasilitas ini untuk melacak komentar-komentar yang kita buat di blog-blog lain, selama blog-blog tersebut juga menggunakan platform WordPress.com. Fasilitas ini sangat bermanfaat, terutama jika komentar yang kita buat berupa pertanyaan. Jadi kita bisa tahu bila pertanyaan yang disampaikan ada yang memberi tanggapan

Tag Surfer

Fasilitas ini untuk memberikan kemudahan bagi kita mencari artikel-artikel yang mempunyai topik yang sama, cara menggunakannya adalah dengan cara memasukkan topik atau kata yang akan dicara pada kota Subscribed Tags, lalu klik tombol Add. WordPress akan menampilkan artikel-artikel dari blog lain yang juga mempunyai tag yang sama.

Tab yang kedua adalah tab:

Profile

Tab ini untuk mengatur profile kita, kita bisa mengubahnya kapanpun kita inginkan. Infrormasi yang bisa kita isikan pada form profile kita adalah :

  • My Picture – Picture ini juga sebagai Avatar atau wakil dari penampilan kita, untuk mengupload Avatar atau picture ikuti langkah-langkah berikut ini :1) klik pada tombol Browse untuk mencari dan memilih gambar yang akan di upload, 2) klik pada tombol Upload Image, tunggu beberapa saat. 3) pada layar Crop uploaded image tentukanlah area gambar yang ingin diambil lalu klik tombol Crop Image. 4) All done! selesai Avatar siap digunakan.
  • Personal Options – Use the visual rich editor when writing, klik pilihan ini agar pada waktu kita membuat artikel WordPress menampilkan layar edit Wysiwyg.
  • Interface language: – pilih bahasa yang akan digunakan pada tampilan interface, gunakan bahasa Indonesia jika lebih memudahkan.
  • Name – nama pemilik blog.
  • Contact Info – isilah informasi ini jika kamu ingin pengunjung tahu cara menghubungimu.
  • About Yourself – ceritakan secara singkat mengenai dirimu disini.
  • Update Your Password – untuk mengganti password yang lama.

Jangan lupa untuk mengklik tombol Update Profile untuk menyimpan perubahan yang telah kita buat.

Tab yang ketiga adalah tab:

Upgrades

Tab ini untuk yang berjiwa pemurah, berhati emas, dan berdompet tebal. Jika kamu tipe orang yang seperti itu, manfaatkan fasilitas ini, fasilitas ini untuk menyumbangkan sebagian kecil penghasilan yang kamu punya kepada orang yang kamu anggap pantas untuk menerimanya.

Jika dia sudah terdaftar sebagai member di WordPress dia bisa segera mengupgrade keanggotaannya. Seperti yang kamu ketahui (jika sudah), bahwa keanggotaan WordPress dibagi menjadi 2 macam, yaitu yang gratis dan yang bayar.

Nah .. setelah kita mengenal Global Dashboad dari WordPress ini, menurut kamu apa yang membuat WordPress begitu menarik ?

Membuat Alamat Blog di WordPress

| Label: Belajar WordPress | 0 komentar |

Artikel ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya, bacalah artikel sebelumnya yaitu : Cara Membuat Blog di WordPress agar bisa lebih mengerti maksud dari artikel lanjutan ini.

Jika kamu memilih Giveme a Blog maka kamu sudah mempunyai blog, dan alamat blog tersebut sama dengan nama user yang dimasukkan pada waktu membuat blog, untuk lebih jelasnya baca artikel sebelumnya.

Jika pada waktu membuat account di WordPress kita memilih Just a username, please maka pada saat ini kita sesungguhnya belum mempunyai blog. Maksudnya disini adalah kita belum menentukan alamat nama dan alamat blog, untuk itu terlebih dahulu kita harus menentukan alamat blog.

Cara Membuat Alamat Blog di WordPress

Jika pada waktu membuat account kamu memilih Giveme a Blog maka pada saat memasuki Global Dashboard > Blog Stats kamu akan melihat tampilan grafik yang kira-kira seperti ini :

ini merupakan laporan statistik perkembangan blog, kita akan membahasnya nanti. Dan kamu bisa melewatkan yang bagian yang dibahas dibawah ini.

Namun jika pada waktu membuat kita memilih Just a username, please maka pada saat kita memasuki Global Dashboard > Blog Stats kita akan tidak akan melihat grafik seperti diatas, WordPress hanya menampilkan informasi bahwa blog kita belum dibuat, lihat gambar dibawah ini :


Sekarang jika kamu sudah bisa memilih dan menentukan nama dan alamat blog, kita bisa mulai membuatnya dengan cara klik pada link Start one ?, seperti yang terlihat pada gambar diatas. Dan kita akan menuju form untuk membuat alamat blog, seperti gambar di bawah ini :

·         Blog Domain – ini akan menjadi alamat blog yang dibuat, Tips: carilah nama domain yang mudah di kenali dan diingat, jika bisa sertakan juga keyword.

·         Blog Title : Judul dari blog.

·         Languange : Bahasa yang akan dipakai pada blog, jika blog berbahasa Indonesia maka pilihlah Bahasa Indonesia. Hal ini a untuk mempermudah kita nantinya.

·         Privacy : apakah blog kita ingin ditampilkan pada search engine ? conteng bila iya.

Klik pada tombol Create Blog, dan blog kita sudah siap digunakan.

Cara Membuat Blog di WordPress

5/16/2007 | Label: Belajar WordPress | 0 komentar |

WordPress adalah salah satu blog platform yang banyak digunakan saat ini, WordPress memberikan banyak kemudahan dan kebebasan bagi blogger untuk memodifikasi dan menginstal pluggins. Mungkin ini yang menjadi salah satu faktor yang membuat WordPress banyak disukai oleh para blogger.

Hal ini juga yang membuat aku menjadi tertarik dan penasaran apa sebenarnya perbedaan antara WordPress dan Blogspot, dimana letak kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk mengetahuinya mari kita coba membuat blog di WordPress.

Membuat Blog di WordPress

Untuk mulai membuat blog di WordPress pertama kita harus membuat account di WordPress. Isikanlah data-data yang diminta pada form pendaftaran. Yang perlu diingat adalah alamat Email harus valid, karena melalui alamat email inilah password kita akan diberikan. Pilihan Giveme a Blog maksudnya adalah : jika kita memilih ini maka nama user yang kita gunakan akan menjadi bagian alamat URL blog kita nantinya.

Contoh jika nama user yang dimasukkan adalah namaku maka alamat URL kita nantinya menjadi namaku.wordpress.com. Jika kita memilih Just a username, please maksudnya : kita bisa mengkonfigurasi alamat URL blog secara manual nantinya.

Penting : WordPress tidak seperti Blogspot yang memberikan kesempatan bagi kita untuk mengubah alamat URL blog, sekali alamat tersebut dibuat maka kita tidak bisa mengubahnya lagi. Karena itu pikirkanlah baik-baik dalam menentukan alamat URL ini. Tips : carilah alamat URL blog yang mudah diingat dan sesuai dengan topik dari blog. Klik tombol Next >> jika sudah menetapkan pilihan.

Setelah kita mengklik tombol Next >> WordPress akan mengirimkan nama user dan password untuk login ke email yang kita inputkan sebelumnya. Bukalah email tersebut dan cari yang nama pengirimnya WordPress.com, jika belum ada email tersebut tunggu beberapa saat.

Sambil menunggu kita bisa memasukkan data diri pada form yang ditampilkan selanjutnya, klik tombol Save Profile jika sudah selesai.

Sekarang lihat lagi email kamu, biasanya email yang dikirim WordPress sudah sampai. Buka dan klik pada link yang diberikan untuk mengaktifkan account yang baru saja dibuat. Maka akan mucul tampilan yang berisi pemberitahuan bahwa account kita sudah diaktifkan.

Sekarang kita sudah bisa login menggunakan nama user dan password yang diberikan. Masukkan nama user dan password, klik tombol Login. Selanjutnya kita akan dibawa menuju halaman depan dari WordPress.

Untuk masuk ke Dashboard carilah menu dropdown yang bertuliskan My Account. Lalu pilih Global Dashboard. Dashboard merupakan panel utama kita untuk mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan blog.


Sekarang kita bisa mulai mengatur berbagai hal yang berhubungan dengan Blog melalui layar Dasboard ini. Dari sisi tampilan ternyata WordPress memang lebih menyenangkan dan nyaman untuk dilihat. Ini juga yang menjadi salah satu faktor yang membuat WordPress disukai.


Nah… menurut kamu mana yang lebih baik ? untuk menjawabnya mungkin sangat tergantung dari masing-masing pribadi. Agar lebih mengenal WordPress kita harus belajar lebih banyak tentang WordPress ini.

Posting Lebih Baru Posting Lama Home

Berlangganan: Posting (Atom)

Maret 24, 2008 at 3:15 pm Tinggalkan Komentar

Memilih Desain Blog

Desain atau template memang bukan segala-galanya bagi kesuksesan sebuah blog. Tetapi sembarang desain akan mengaburkan tujuan blog itu sendiri dan ujung-ujungnya berpengaruh terhadap kuantitas dan intensitas pengunjung yang dituju.

Tips dan pertimbangan dalam memilih desain blog adalah salah satu faktor yang membuat sebuah blog berhasil menciptakan komunitas pembacanya sendiri.

1. Identifikasi tujuan situs blog. Blog apa yang ingin Anda buat? Blog yang khusus tentang musik, film, kuliner, politik, gadget, travel, bisnis atau mode? Apapun tujuan Anda, yang penting rumuskan dulu dengan baik.

2. Identifikasi kebutuhan spesifik blog Anda. Jika tujuannya sudah dirumuskan, bisakah lebih Anda pertajam lagi? Misalnya, Anda ingin membuat blog tentang politik, fine, tapi apanya? Apakah jurnal tentang politik? Tokoh-tokoh politik – profilnya atau omongannya atau kutipannya? Referensi-referensi tentang ilmu politik? Semakin tajam, niche blog akan akan semakin kelihatan.

3. Identifikasi audiens Anda. Siapa pembaca yang Anda bidik? Mahasiswa? Akademisi? Umum? ABG? Ibu-ibu? Gamer?

4. Fokus tampilan blog. Apakah blog Anda akan lebih fokus pada teks atau gambar/foto/video? Jika yang akan dipilih adalah kombinasi, mana yang paling dominan?

Coba rumuskan kebutuhan visualnya.

  • Topik “beratâ€?. Blog dengan topik-topik serius seperti politik atau jurnal, desainnya bisa menggunakan tema-tema konservatif, elegan, simple dan seterusnya. Sebaiknya jangan memilih warna yang terlalu rame.
  • Topik “sedangâ€?. Misalnya untuk blog tentang travel atau kuliner, Anda bisa memilih desain-desain yang inspiratif plus warna-warna cerah. Pertimbangkan juga desain di mana foto-foto yang akan Anda pajang tetap “matchâ€? dengan karakter desainnya.
  • Topik “ringanâ€?. Blog tentang musik, game, anak muda dan seterusnya. Desain yang rame dan warna-warna ngejreng layak dipilih. Bisa menggunakan tema-tema ekstrem, unik atau “brutalâ€?.

Pembagian “berat�, “sedang� dan “ringan� ini hanya sekadar contoh saja. Ini penting menjadi pertembangan. Sebab, jangan sampai blog dengan topik “berat� menggunakan warna yang ngejreng, sedangkan blog “ringan� menggunakan tema konservetif.

5. Pilih desain yang tepat. Ada ratusan “kalau bukan ribuan� template-template desain gratisan yang bertebaran di blogosfer: tinggal pilih dan jangan lupa sesuaikan tujuan dan pertimbangan di atas.

referensi : http://www.thegadgetnet.com/2007/02/06/tips-ngeblog-buat-pemula-5-memilih-desain

Tags: design, themes, blog

Maret 24, 2008 at 3:11 pm Tinggalkan Komentar

Manajemen Artikel (1) : Menambah artikel dan gambar

Ini adalah kelanjutan rangkaian panduan nge-blog dengan WordPress. Kalo kamu masih pemula di bidang per-Wordpress-an, maka artikel ini wajib kamu baca dan kalo perlu di bookmark atau disimpen baik-baik. Ini adalah inti dari blogging. Yaitu manajemen artikel. Setiap blog selalu memiliki fasilitas ini. Fasilitas untuk menambah, mengurangi atau mengedit artikel yang ada di dalam blog. Insya Allah saya akan membuat artikel ini dalam beberapa bagian.

Add an Article

Untuk menambah artikel di WordPress caranya sangat mudah, selain dengan menggunakan software-software blogging yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya, kita juga bisa menggunakan Write Form dari Dashboard. Untuk mengaksesnya terlebih dahulu kita perlu login ke dashboard dengan mengunjungi http://domain-kamu.com/wp-login.php

WRITE1

Selanjutnya tinggal mengklik tulisan Write a post, maka sebuah form pengiriman artikel akan muncul. Namun, bagi kamu yang memakai 100webspace sebagai hostingnya, kamu hanya akan melihat dua buah kotak saja tanpa tombol sama sekali, sehingga bagi kamu yang kurang paham dengan HTML, cara ini kurang menyenangkan. Maka, bagi yang memakai 100webspace sebagai hostingnya, saya sangat menyarankan untuk menggunakan BlogJet ataupun wBloggar sebagai sarana pengiriman artikelnya.

Sedangkan bila kamu memakai hosting yang lain misalnya Awardspace, 110mb, ataupun ueuo, insya Allah tombol-tombol untuk editing format text akan muncul.

Saya kurang tahu kenapa bisa begini, tapi kemungkinan karena bertabrakan dengan script iklan yang ada di 100webspace. Jika tombolnya muncul, maka tampilannya akan seperti ini :

WRITE2

Sekarang saya akan coba jelasin masing-masing fungsi dari kolom-kolom diatas :

  1. Title – Isilah dengan judul artikelnya
  2. Post – Ada dua tab, yang satu Visual, menampilkan artikel dalam mode WYSIWYG editor, kamu bisa langsung melihat hasilnya saat mengedit format textnya. Tab yang kedua adalah Code, tempat kamu melihat kode HTML dari artikel yang hendak kamu publikasikan ini.
  3. Categories – Digunakan untuk mengatur penempatan artikel pada kategori tertentu. Anda dapat menempatkan sebuah artikel pada beberapa kategori sekaligus.
  4. Discussion – Mengatur apakah anda membuka komentar atas artikel anda. Juga mengatur apakah anda mengijinkan mesin agregator membaca artikel anda.
  5. Post Password – Memberi password pada artikel. Digunakan untuk artikel-artikel yang sifatnya rahasia.
  6. Post Slug – Adalah tampilan URL yang anda inginkan (digunakan bila kamu mengaktifkan opsi permalink). Misal anda isi artikel_satu maka jika artikel ini dibuka akan tampil dalam address bar http://domain-kamu.com/artikel_satu/
  7. Post Status – Digunakan untuk menampilkan status artikel. Ada 3 pilihan yaitu Published (sudah dipublikasikan), Draft (masih rancangan), Private (artikel pribadi/rahasia).
  8. Post Timestamp – Digunakan untuk mengatur tanggal penerbitan artikel. Secara default, tanggal sama dengan saat anda menulis artikel. Bila dibuat tanggal yang akan datang, maka artikel akan muncul saat tanggal yang ditentukan.
  9. Upload – Digunakan bila kamu ingin mengupload sebuah file (misalnya gambar) dan akan memasukkannya ke dalam artikel.

Setelah selesai mengetik artikel, kamu bisa langsung mengklik tombol Publish, namun bila kamu masih ingin menyimpannya dulu klik saja tombol Save and Continue Editing, sedang bila kamu cuma ingin menyimpannya untuk diedit di waktu yang lain klik tombol Save.

Add a Picture

Untuk menambah gambar/picture seperti udah dijelasin diatas, kamu bisa memanfaatkan fasilitas upload yang ada di kolom Upload. Secara default, gambar-gambar yang kamu kirimkan akan disimpan di folder wp-content/uploads dan dimasukkan ke dalam folder-folder dengan nomor tahun dan bulan. Jadi misalnya kamu mengupload tahun 2007 bulan Februari, maka gambarmu akan disimpan di wp-content/uploads/2007/02. Nah, jika kamu merasa kebingungan dengan aturan default ini, kamu bisa merubahnya di menu Options – Miscellaneous.

WRITE3

Disini saya merubah default uploads folder menjadi images. Sehingga bila kita menguploads dari sini, gambar akan langsung mengarah ke http://cafeblogger.web.id/images.

Kembali ke kolom Write, cobalah untuk mengupload sebuah gambar, klik tombol Browse dan carilah gambar yang ingin diupload. Setelah ketemu klik OK dan klik Upload. Maka sebuah tab baru akan muncul lengkap dengan tumbnail gambar yang barusan kamu upload seperti ini :

WRITE4

Sekarang kamu perlu memilih tampilan yang kamu inginkan. Misalnya bila gambarnya cukup besar, kamu bisa memilih Thumbnail yang nantinya dia akan menampilkan sebuah gambar kecil dan link menuju gambar sesungguhnya. Tapi bila gambarmu ndak terlalu besar dan kamu ingin segera bisa dinikmati oleh pengunjung, maka pilihlah Full size.

Pilihan berikutnya adalah apakah images akan di link ke file tersebut, ke halaman yang lain atau tidak sama sekali. Untuk memasukkannya ke artikel, cukup dengan mengklik Send to Editor.

Biar ndak terlalu bosen, artikel ini distop sampai sini dulu. Silahkan ikuti terus artikel-artikel berantai tentang Manajemen artikel ini, stay tune di gelombang dan URL yang sama. Merdeka !!

Tags: article, blog, wordpress, adding, tambah+artikel

Maret 24, 2008 at 3:08 pm Tinggalkan Komentar

Manajemen Artikel (2) : Mengedit dan Menghapus Artikel

Mengedit atau menghapus artikel memang jarang dilakukan, kecuali jika kamu hendak menjadikan blogmu benar-benar bermutu dan perfect! Terkadang pengunjung menyampaikan beberapa kritik terhadap artikel kita, bisa jadi karena data yang kurang tepat, ulasan yang perlu ditambah atau mungkin saran-saran untuk menyempurnakan sebuah artikel. WordPress sangat memudahkan kita untuk itu. Kita bisa mengedit artikel yang terlanjur dipublikasikan, kita juga bahkan bisa menghapusnya bila memang sudah tak relevan lagi.

Sekarang mari kita bahas satu per satu pengeditan artikel ini. Yang pertama kita mulai dari editing artikel dulu. Siapkan sabuk pengaman, siapkan teh hangat dan kalo perlu biskuit yang enak. )

Editing Article

Mengedit artikel ada beberapa cara, yang pertama melalui Dashboard sedang yang kedua langsung dari artikelnya (dengan catatan kamu menempatkan fungsi editing pada themes). Mari kita bahas cara yang pertama yaitu Mengedit Melalui Dashboard.

Seperti biasa, karena kita akan mengedit melalui Dashboard (dan juga manajemen lain) kita perlu login dulu. Selanjutnya klik menu Manage – Posts. Kamu akan mendapatkan daftar artikel yang ada di blogmu seperti ini :

EDIT

Cari artikel yang ingin diedit dengan menggunakan form Search Posts atau dari daftar yang ada. Setelah ketemu tinggal klik tulisan Edit. Selanjutnya kamu akan dibawa ke halaman editor artikel yang sama dengan halaman Write Post. Begitu selesai mengedit, kamu bisa langsung klik tombol Save. Pekerjaan telah selesai.

Cara yang kedua adalah melalui artikel langsung. Bila kamu sedang membaca artikelmu sendiri dan menemukan kekurangan, kamu bisa langsung mengeditnya. Caranya tentu aja kamu harus login dulu seperti biasa. Kemudian langsung menuju blogmu.

Bacalah beberapa artikel di blogmu sendiri dan bila ketemu yang janggal, langsung klik tulisan edit yang ada di artikel tersebut. Penempatan link edit berbeda-beda setiap themes. Jadi kamu harus mencarinya sendiri. Biasanya link edit ditempatkan bersamaan dengan link comment, category dan author name. Cobalah cari disana.

Berikut ini contoh link edit yang ada di blog ini :

EDIT2

Kamu tinggal mengklik link tersebut, maka halaman editor article akan muncul dan kamu bisa mengeditnya seperti sudah dijelaskan diatas. Selesai mengedit klik tombol Save dan kamu akan dibawa kembali ke halaman artikelmu.

Catatan : link edit ini biasanya hanya muncul kalo kamu sudah login ke WordPress. Jadi pastikan kamu login dulu saat mengunjungi blogmu.

Deleting Article

Untuk menghapus artikel yang sudah tak sesuai lagi, caranya sangat gampang. Cukup login ke Dashboard, klik menu Manage – Posts, kemudian klik tulisan Delete yang sejajar dengan judul artikel yang ingin dihapus. Sebuah peringatan konfirmasi akan muncul tekan OK jika setuju menghapusnya dan tekan Cancel untuk membatalkan.

Tags: article, editing, deleting, blog, wordpress

Maret 24, 2008 at 3:07 pm Tinggalkan Komentar

Manajemen Artikel (3) : Membuat Halaman Statis

Artikel yang biasa kita tulis, akan ditampilkan secara bergantian di halaman depan. Bila ada artikel baru yang kita publikasikan, maka artikel yang lama akan turun. Demikian seterusnya hingga artikel tersebut hilang dari halaman utama dan masuk ke halaman arsip (biasanya berdasarkan kategori dan bulan publikasinya).

Trus, gimana kalo kita ingin membuat artikel yang sifatnya menetap, linknya terus ada di halaman utama dan pengunjung bisa langsung mengaksesnya tanpa harus masuk ke halaman arsip atau mencarinya menggunakan fasilitas pencarian artikel? Jawabnya adalah dengan membuatkannya halaman statis. Dan WordPress mempunyai fungsi untuk itu. Namanya Pages. Dengannya kita bisa membuat halaman khusus berisi informasi yang ingin kita munculkan selalu di halaman utama atau di tiap halaman blog kita. Halaman statis ini biasanya berisi profil pemilik blog, tujuan pembuatan blog atau hal-hal lain yang ingin ditampilkan.

Untuk membuat halaman statis (pages) caranya sangatlah mudah. Pada prinsipnya pages adalah artikel juga, hanya saja penempatannya yang sedikit special. Pages juga bisa dibuat secara bercabang, misalnya dalam pages About kita juga memasukkan Photo Gallery, Family dan juga Tawaran Bisnis. Sekarang mari kita pelajari betapa mudahnya membuat halaman statis dengan menggunakan WordPress.

  1. Login ke Dashboard seperti biasa
  2. Klik menu Write – Write Page
    PAGE
  3. Sekarang kamu bisa mengetikkan artikel yang akan dijadikan halaman statis. Tampilan editor pages sama dengan editor artikel bukan?
  4. Bila kamu pengen membuat halaman ini berada di bawah halaman tertentu, misal kamu pengen membuat halaman tentang keluargamu di bawah halaman About Us, maka bukalah kolom Page Parent dengan mengklik tanda + di headernya. Kamu akan menemukan menu drop down berisi halaman-halaman statis yang pernah kamu buat.
    PAGE2
  5. Pilihlah di halaman mana artikel ini diletakkan.
  6. Bila selesai, klik tombol Publish untuk mempublikasikannya.

Pembuatan halaman statis ini harus menggunakan editor WordPress, sehingga kamu ndak bisa membuatnya dengan menggunakan BlogJet. Bila kamu tetap ingin membuat halaman statis menggunakan BlogJet, maka ketiklah dulu artikelmu, kemudian setelah selesai buka codenya (klik menu View – Code). Sekarang tinggal copy paste aja ke editor WordPressmu. )

Tags: pages, statis, tutorial

Maret 24, 2008 at 3:07 pm Tinggalkan Komentar

Cara Menggunakan RSS

1. Miliki dan install sebuah program RSS reader.
Mula-mula Anda harus memiliki sebuah program RSS reader. Ada berbagai program RSS reader yang dapat dipilih, di antaranya Feedreader, RSS Bandit, dan SharpReader. Masih banyak pilihan program lainnya yang dapat dilihat di Google. Download dan install-lah program yang Anda pilih.

2. Cari situs-situs yang menyediakan RSS feed.
Hanya situs-situs yang menyediakan RSS feed sajalah yang dapat dibaca oleh program RSS reader. Oleh karena itu Anda perlu memastikan apakah suatu situs menyediakan RSS feed atau tidak. Situs-situs yang menyediakan RSS feed umumnya menampilkan sebuah kotak kecil bertuliskan XML atau RSS pada halaman web-nya. Contoh situs yang menyediakan RSS feed dapat dilihat di sini.

3. Tambahkan feed dari situs tersebut ke program RSS reader.
Dalam program RSS reader pasti tersedia menu untuk menambahkan feed baru. Pilih menu tersebut lalu masukkan alamat feed dari situs yang ingin ditambahkan. Alamat feed ini dapat diperoleh dengan mengklik kanan kotak kecil bertuliskan XML atau RSS pada situs, dan memilih menu Copy Shortcut (pada Internet Explorer) atau Copy Link Location (pada Firefox). Selanjutnya alamat tersebut tinggal di-paste ke program RSS reader.

4. Update RSS feed yang ada.
Untuk mendapatkan berita terbaru dari situs-situs yang sudah ditambahkan, pilihlah menu Update pada program RSS reader. Program RSS reader akan mendownload berita terbaru dari semua situs tersebut. Selain itu, program RSS reader juga dapat diset untuk melakukan update secara otomatis pada periode waktu tertentu.

Sumber : Nyem.or.id

Maret 24, 2008 at 3:05 pm Tinggalkan Komentar

Links Management Tutorial

Kali ini kita akan coba mempelajari cara mengelola link di wordpress. Tak seperti blog yang lain, mengelola link di WordPress sangatlah mudah. Kamu bahkan tak perlu mengutak-atik themes sama sekali. Semua bisa dilakukan di Dashboard. Sekedar pengetahuan, link adalah tulisan atau gambar yang menghubungkan kita dengan halaman lain baik itu website, gambar, email atau aplikasi chat seperti YM dan Google Talk.

Add Link

Pertama, siapkan dulu kategori link tempat menampung daftar link kamu. Di wordpress 2.1 kategori link dan artikel dijadikan dalam satu pengelolaan. Hanya saja, bila suatu kategori udah dipakai untuk artikel, maka dia tak dapat dipakai untuk link, demikian sebaliknya. Silahkan membaca artikel sebelumnya tentang Manajemen Category untuk lebih memahami cara membuat dan mengelola kategori.

Bila kategori link sudah tersedia, kamu sudah bisa mulai membuat daftar link. Misalnya kamu ingin memasukkan blog ini di daftar linkmu, maka mulailah dengan login ke Dashboard.

  1. Klik menu Blogroll – Add Link
    Link
  2. Isikan text yang akan ditampilkan sebagai link di Name dan alamat websitenya di Address.
  3. Kamu juga bisa menambahkan diskripsi linknya, tapi biasanya tak muncul di themes (kecuali kamu ingin memunculkannya).
  4. Tentukan category linknya. Secara default category link adalah Blogroll, silahkan tentukan sendiri category linkmu.
  5. Tentukan target link, apakah jendela baru (_blank), atau tetap di jendela asal (none).
  6. Setelah selesai klik Add Link.

Edit and Delete Link

Untuk mengedit link atau menghapusnya, kamu bisa langsung menuju halaman Blogroll – Manage Link. Klik edit untuk mengedit link, dan delete untuk menghapusnya. Gampang dan mudah bukan?

Tags: tutorial, link, manage

Maret 24, 2008 at 3:03 pm Tinggalkan Komentar

Blogspot Page Element

5/13/2007 | Label: Tutorial Blogsot | |

Bagi yang baru membuat blog (seperti aku) mungkin merasa takjub dan terpesona ketika mengunjungi blog lain yang mempunyai begitu banyak element pada blognya. Begitu banyaknya sampai aku sering bingung, apa fungsi dari setiap element ini ? dan bagaimana cara membuatnya.

Dengan sedikit keberanian dan kenekatan aku coba melihat-lihat page element di blog ini, dan mencoba untuk memahami fungsi dan kegunaan masing-masing element tersebut, serta cara membuatnya tentunya. Nyoba yok …

Mengenal Page Element di Blogspot

Bagi yang belum tahu cara untuk melihat page element ini begini caranya : Jika kamu berada pada layar Dashboard cari Link yang bertuliskan Layaout. Lalu kita akan dibawa menuju layar Template, layar Template ini mempunyai beberapa Tab yaitu : Page Elements, Fonts and Colors, Edit HTML, Pick New Template.

Masing-masing tab ini mempuyai fungsi yang berbeda, mungkin kita bisa membahasnya nanti. Yang akan kita bahas sekaran adalah Page Elements. Begini kira-kira tampilan dari tab Page element, jangan bingung, marah, kecewa, atau sedih jika tidak sama. Ini berarti Template yang kita pakai berbeda, dan itu tidak menjadi masalah.

Untuk melihat apa saja page element yang bisa kita tambahkan pada blog, klik pada link Add a Page Element, lalu akan muncul jendela baru yang menampilkan menu untuk memilih element yang akan ditambahkan.

Sebelum menambahkan kita coba dulu memahami apa maksud dan tujuan dari setiap element ini, mari kita bahas bersama.

Newsreel (New!) - element ini berfungsi untuk menampilkan Headlines berita-berita terbaru dari Google pada blog kita. Bagus juga untuk menambah pengetahuan bagi pengunjung yang tertarik dengan berita-berita dari Om Google. Dan tentunya harus sesuai dengan tema dari blog yang kita buat.

List - element ini untuk membuat daftar pada blog, terserah mau buat daftar apa. Daftar belanja, daftar mantan, daftar buku, daftar film, daftar hadir, daftar website. Yang penting bermanfaat.

Picture – element ini untuk menambahkan gambar pada blog, namun tidak sama seperti ketika kita menambahkan gambar pada artikel. Gambar yang dimasukkan lewat element ini akan selalu terlihat, jika menambahkan gambar pada artikel hanya akan terlihat jika ada yang melihat artikel tersebut. Bagus juga nih buat nampanging photo-photo pribadi (jika anda cukup pede).

HTML/JavaScript – element ini banyak sekali gunanya, karena element ini sifatnya cukup flexibel. Kita bisa menggunakannya untuk berbagai hal, seperti menampilkan banner, menempatkan utility atau tools-tools (contoh: tools untuk melakukan pencarian di Google). Element ini penting untuk dipelajari lebih jauh.

Feed – jika kamu atau kita berlangganan feed pada suatu situs atau blog lain, kita bisa menampilkannya di blog kita menggunakan element ini. Apa itu Feed ? sementara ini cari sendiri dulu, ntar kalo aku sudah mengerti, atau kalau kamu lebih mengerti bisa dijelaskan di blog ini, itung-itung amal.

Logo – element ini untuk menampilkan logo Blogger, kita bisa memilih mana yang disuka. Bagus juga nih untuk ngerame’in blog. Juga untuk mempercantik blog, dan untuk memperindah blog. (kayak anak kecil nih ngomongnya).

Blog Archive – element ini untuk menampilkan semua artikel yang pernah kita buat. Ini berguna untuk memudahkan pengunjung melihat semua artikel yang ada. Jika artikel di blog sudah cukup banyak, mungkin ada baiknya kita menggunakan element ini.

Video Bar (New !) - element ini untuk menampilkan video clip dari YouTube, apa itu YouTube ? banyak blog yang lebih berkompeten menjelaskannya. Bagus nih bagi yang hobi nonton klip, biar blognya bisa klap-klip.

Link List – element ini untuk menampilkan link-link dari blog atau website lain, jika kamu punya temen, sodara, tetangga, sanak-keluarga yang ngeblog juga, bisa saling tukar link pake element ini. Biar pengunjung yang lewat bisa tahu kalo kamu punya banyak tetangga.

Text – element ini untuk menambahkan beberapa patah kata yang sudah kamu patahkan sebelumnya. Bisa kata-kata mutiara, intan, atau berlian. Sebaiknya jangan kata makian, nggak enak diliat orang.

Adsense – element ini untuk menampilkan iklan-iklan dari adsense, itu jika kamu sudah punya account adsense tentunya. Kamu bisa menambahkan element ini jika ingin mencari penghasilan dari blog, jika tidak juga tidak jadi masalah, suka-sukalah.

Labels – eleement ini punya peranan yang cukup penting, labels bisa juga diartikan sebagai kategori dari artikel yang kita buat. Ini untuk memudahkan kita pada khususnya, dan pengunjung pada umumnya. Dengan mengelompokkan artikel menggunakan kategori, pengunjung jadi bisa memilih sesuai dengan bidang yang diminati.

Profile – element ini untuk menampilkan profil dari si pembuat blog. Aku belum berani membuatnya karena aku orangnya Low Profile. Jika kamu atau kalian mempunyai profile yang cukup tinggi, manfaatkan element ini.

Page Header – element ini untuk menampilkan Judul dan desciption blog. Secara default element ini sudah ditambahkan, jadi tidak ada yang bisa kita perbuat terhadapnya.

Maret 24, 2008 at 2:47 pm Tinggalkan Komentar

Tulisan Lebih Lama


Kalender

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pos Berdasarkan Bulan

Posts by Category


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.