April 4, 2008 at 8:11 am Tinggalkan komentar


LINUXMANDRAKE


Dunia Linux adalah dunia yang sangat menyenangkan. Memang linux belum dikenal oleh sebagian orang indonesia, akan tetapi di dunia usaha linux sudah menjadi makanan sehari-hari. Linux adalah SO yang baik, hal ini karena SO dari linux ini tahan akan yang namanya virus. Walaupun suatu folder yang telah kita copy mengandung atau terinfeksi oleh virus, maka virus tersebut tidak akan menyebar pada folder dan juga file yang lainnya yang ada di komputer tersebut. Hal inilah yang membuat para pengusaha membuat dan menggunakan linux dalam melakukan pekerjaannya. Selain itu juga linux adalah sistem yang keamanannya di jamin dan terjamin. Hanya pemilik dan yang diberi akses oleh pemiliknya lah yang bisa mengutak-atik isi dari komputer linux tersebut, dan yang tidak di berian akses/izin maka ia hanya bisa menggunakan linux sebagai User saja.Sejarah tentang linux sendiri berasal dari sebuah proyekhobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds. Ia memperoleh incpirasi dari minix yang merupakan swbuah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum. linux yang pertama dikerjakan sekitar bulan agustus 1991. Pada tanggal 5 Oktober 1991 linus mengumumkan versi resmi linux yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan Bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).sekarang linux sudah mengalami kemajuan, bisa digunakan untuk jaringan (networking) dan lainnya. Linux merupakan SO yang murah jika dibandingkan dengan SO/OS komersila lainnya dan dengan kemampuan linux yang setara atau bahkan lebih dari SO/OS yang lainnya. Linux dikembangkan di platform berikut ini:·       Intel 80386/486/586/686 Pentium (Pro, II, III, dan Pentium 64 bit), juga AMD dan Cyrix serta prosesor yang setara. ·       Sistem PC dengan multiprocessor simetris, laptop dan note book. ·       Digital Alpha. ·       Sun SPARC 64 bit. ·       Motorola 64k. ·       Macintosh, PowePC. ·       Amiga. ·       Atari. ·       MIPS, dan banyak lagi. Walaupun linux bukan sistem UNIX yang resmi, tetapi linux mempunyai dasar warisan , budaya,arsitektur dan pengalaman sistem operasi UNIX, sebuah sisem operasi yang telah berjalan selama 28 tahun lebih. Sejak munculnya Linux source code (tahun 1991) kernel Linux telah diteliti dan disempurnakan oleh puluhan ribu programer di seluruh dunia.Sistem Oerasi linux meliputi true-multitasking, virtual memory, shared libraries, demand-loading, proper-memory management, dan multiuser. Linux seperti layaknya UNIX, mendukung banyak software mulai dari TEX, X Window, GNU C/C++ sampai ke TCP/IP. Maka bagi yang sudah mengerti dengan linux dan juga tertarik, maka cobalah dan anda akan mendapatkan apa yang anda mau. Selamat mencobanya!!!!!!!!!…………..

Keunggulan Dan Kelemahan Linux

Maret 29, 2007 pada 1:06 pm (Uncategorized) Dalam hal OS/SO linux mempunyai beberapa keunggulan dan juga kelemahan. Keunggulan dari linux dapat anda lihat dibawah ini yang diantaranya adalah sebagai berikut:·       Linux adalah sistem yang Open Source ·        Freeware yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta ·       Minimal hardware yaitu tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya. ·       Skalabilitas. ·       Stabilitas yaitu stabil digunakan sebagai apa saja, baik Server maupun Client ·       Shared Libraries tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya. Sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya. ·       Non-fragmentasi (tanpa defrag dalam MS Windows) ·       Kebal virus  tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows ·       Bugfix ·       Dapat menggunakan TCP/IP·       Mendukung File System 32 Bit ·       Multi User ·       Multiconsole yaitu dapat menggunakan User yang sama berulang kali tanpa harus menutup sesi yang sebelumnya di buka. ·       Multitasking memungkinkan mengakses data secara bersamaan tanpa terjadinya hang pada komputer. ·       Pemanfaatan memory secara optimal dengan membuat virtual memory ·       Login User tanpa batas ·       Mendukung 34 madan Akses Sistem File yang berbeda ·       Menyediakan Emulator ·       Partition Mounting yaitu dapat membagi partisi seperti MS Windows ·       Linux dilengkapi juga dengan Proxy Server Local yang biasa digunakan oleh ISP  dan juga kampus-kampus di seluruh dunia ·       Dapat digunakan sebagai Web Server ·       Dapat digunakan sebagai FTP Server ·       Dapat diperbaiki secara Remote (jarak jauh) ·       Dilengkapi dengan Firewall ·       Shell Programmable  ·       menyediakan semua Program dan aplikasi networking yang di butuhkan dalan satu CD Diatas adalah beberapa keunggulan dari sebuah OS/SO linux. Akakn tetapi Linux juga mempunyai beberapa kelemahan yang mesti kita ketahui sebelum kita menggunakan Linux, diantaranya adalah sebagai berikut:·       Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya. ·        Penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlikan trik tersendiri untuk menggunakannya.


            Linux terinspirasi oleh sistem operasi Unix yang pertama kali muncul pada tahun 1969, dan terus digunakan dan dikembangkan sejak itu. Banyak dari konvensi disain untuk Unix juga ada pada Linux, dan adalah bagian penting untuk memahami dasar-dasar dari sistem Linux.

Direktori dan Sistem Berkas

Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah / atau direktori root. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root.Sebagai contoh, /home/jebediah/cheeses.odt menampilkan alur (path) ke berkas cheeses.odt yang ada di dalam direktori jebediah yang mana ada di bawah direktori home, yang berada di bawah direktori root (/).Di bawah direktori root (/), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (/) :l     /bin – aplikasi biner pentingl     /boot – lokasi berkas konfigurasi untuk boot.l     /dev – berkas peranti (device)l     /etc – berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)…l     /home – direktori pangkal (home) untuk penggunal     /liblibraries yang diperlukan oleh sisteml     /lost+found – menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)l     /media – mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll…l     /mnt – untuk me-mount sistem berkasl     /opt – tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)l     /proc – direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalanl     /root – direktori pangkal untuk root, diucapkan ‘slash-root’l     /sbinsistem biner pentingl     /sys – mengandung informasi mengenai systeml     /tmp – berkas sementara (temporary)l     /usr – tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)l     /var – berkas variabel seperti log dan database  instalasi linuxBagi mereka yang tidak mampu untuk membeli sistem operasi Microsoft, maka Linux dapat menjadi alternatif sistem operasi yang digunakan di PC secara halal & tidak membajak perangkat lunak sama sekali. Biasanya yang paling membuat pusing kepala adalah ketakutan / ketidak mampuan dalam menginstalasi sistem operasi Linux. Saya sendiri menggunakan sistem operasi Linux Mandrake 8.0 di PC saya berdampingan dengan sistem operasi Windows (asli). Saya  harus akui sebagian sistem operasi Linux cukup sulit bagi orang biasa untuk menginstalasi-nya, akan tetapi Linux Mandrake sudah demikian mudah sekali & kemungkinan gagal-nya rendah. Secara umum ada beberapa pilihan cara instalasi yang dapat dilakukan, Linux dapat di instalasi dengan kondisi: ·         PC sudah terinstalasi Windows dan seluruh harddisk terpakai oleh Windows. Biasanya kita menggunakan program partition magic untuk me-resize partisi Windows.·         PC sama sekali belum terinstalasi apa-apa, kita mulai dari nol. Seluruh harddisk masih kosong & belum terformat sama sekali. Kita bisa menginstalasi Linux secara keseluruhan, atau membagi sebagian partisi untuk Windows. Pada kesempatan ini saya hanya memfokuskan teknik instalasi Linux Mandrake tanpa berdampingan dengan Windows sama sekali. Jika anda ingin dalam satu komputer ada Windows & Linux sekaligus, install Windows terlebih dulu baru kemudian instalasi Linux.Sebelum instalasi Linux·         Pastikan kita masih memiliki sisa harddisk minimal sebesar 1.5GB untuk Linux. Tidak apa-apa jika harddisk tsb. sudah terformat menggunakan Windows FAT32, kita bisa mengakali agar file system-nya nanti di ubah menjadi Linux.·         Catat baik-baik semua data teknis periferal yang ada di komputer yang kita gunakan, seperti, ethernet card (LAN card), sound card, jenis harddisk, video card. Umumnya Linux Mandrake dapat secara otomatis mendeteksi card-card tersebut, hal ini hanya untuk berjaga-jaga kalau Mandrake gagal mendeteksi card periferal tsb. Cara paling sederhana & gampang untuk men-check data teknis peralatan / card periferal yang digunakan adalah menggunakan Windows melalui Start à Settings à Control Panel à System à Device Manager. Klik device yang kita inginkan & catat resources yang digunakan.·         Setting BIOS diubah agar urutan booting menjadi FDD (floppy) à CDROM à HDD (harddisk). Untuk memasuki setting BIOS tekan ESC atau DEL pada saat booting pertama kali & cari bagian untuk setting urutan booting.
Siapkan Partisi Untuk Linux
Bagian ini merupakan bagian yang paling seru, merupakan seni tersendiri & sangat tergantung pada kebutuhan kita maupun kondisi awal harddisk yang akan kita instalasi. Minimal sekali Linux akan membutuhkan partisi:
 

Directory / Mount File System Ukuran
/ Ext2 1 Gbyte
/home Ext2 100Mbyte
Swap Swap 64Mbyte

 Proses setting partisi dapat dilakukan secara automatis oleh Linux atau secara manual.Instalasi LinuxMasukan CD Linux Mandrake (CD 1) ke CD drive & booting komputer. Mohon di pastikan bahwa anda telah menset BIOS agar urutan booting adalah:            FDD (floppy) à CDROM à HDD (harddisk). Jika booting dari CDROM Linux dapat dilakukan dengan baik maka anda akan melihat logo Linux Mandrake pada layar. Anda dapat langsung menekan tombol ENTER untuk melanjutkan proses instalasi.Perlu saya ingatkan disini bahwa proses instalasi Linux, terutama bagi yang menggunakan distribusi Mandrake 8.0 sudah demikian mudahnya karena sebagian besar parameter-nya tinggal di klik OK saja karena Mandrake telah mendeteksi & menyiapkan yang terbaik. Di samping itu, sebagian parameter dapat di set ulang setelah Linux Mandrake terinstall menggunakan fasilitas Mandrake Control Center. Oleh karenanya kita tidak perlu takut akan menderita kesulitan yang berarti untuk menginstalasi Linux.            Selanjutnya akan saya overview sedikit proses yang terjadi pada saat instalasi. Terus terang, sebagian besar yang harus kita lakukan hanya menekan OK, Accept. Kalaupun kita harus menset sesuatu biasanya semua tertera dengan jelas pada layar.            Layar pertama yang akan muncul adalah menanyakan bahasa apa yang ingin anda gunakan dalam operasi Linux. Sebagian orang akan memilih bahasa Indonesia yang kebetulan di sediakan juga di Linux Mandrake. Beberapa rekan, masih lebih menyukai untuk menggunakan bahasa Inggris karena terbiasa dengan bahasa Inggris. Tekan tombol OK untuk melanjutkan.            Seperti hal-nya proses instalasi software lainnya, anda akan diminta untuk menerima perjanjian lisensi penggunakan software. Anda dapat membaca-nya baik-baik jika dibutuhkan & jika anda menerima perjanjian penggunaan software tersebut dapat menekan tombol ACCEPT.            Karena Linux mempunyai banyak sekali koleksi software, maka ada beberapa pilihan instalasi yang dapat dilakukan. Oleh karena itu Mandrake memberikan pilihan apakah kita akan menginstall software yang recommended saja, atau untuk expert (ahli). Pada pilihan recommended hanya software yang diperlukan saja yang akan di install. Pada pilihan expert maka banyak software lainnya yang akan di install yang biasanya hanya dibutuhkan oleh orang yang ahli Linux (bukan user biasa).  Bagi para pemula saya sarankan untuk memilih recommended agar sebagian besar proses akan di otomatisasi oleh Linux.             Mungkin yang paling penting hanya pemilihan paket program yang akan digunakan, karena Linux membawa banyak sekali paket program. Tentunya sebaiknya anda memilih paket program yang anda butuhkan saja untuk menghemat harddisk. Pada dasarnya pola fikir yang digunakan tidak terlalu rumit, secara sederhana kita biasanya memfokuskan pada penggunaan workstation, server atau development. Masing-masing akan membutuhkan software yang berbeda sekali satu sama lain.             Pada saat anda mencoba-coba Linux tidak ada salahnya sebanyak mungkin software di install agar dapat dicoba berbagai hal yang berkaitan dengan Linux. Biasanya cukup salah satu lingkungan grafik yang di install (saya biasanya memilih KDE) agar tidak menghabiskan banyak ruang di harddisk. Biasanya harddisk sebesar 1.5-1.9Gbyte cukup untuk menginstall cukup banyak software termasuk source code untuk development.            Waktu instalasi semua paket software akan sangat tergantung pada jenis CD drive & komputer yang anda gunakan. Untuk komputer saya Pentium II 233MHz membutuhkan sekitar 45 menit s/d 1 jam untuk menginstall semua paket software yang saya inginkan. Pada beberapa kesempatan saya sempat menginstall di mesin Pentium III CD drive > 40x, ternyata membutuhkan hanya sekitar 5-10 menit-an untuk menginstalasi semua software yang saya butuhkan.            Setelah semua software di instalasi, anda akan di tanyakan password untuk root (user tertinggi) di mesin anda. Jangan sampai lupa password root, karena dengan root anda dapat melakukan apa saja di komputer anda ini.            Kemudian secara bertahap kita dapat memasukan user untuk komputer yang akan kita gunakan. Informasi nama, username, password untuk masing-masing user harus dimasukan secara manual satu per satu. Sebaiknya untuk penggunaan sehari-hari gunakan user non-root untuk menjaga jangan sampai kita mengubah konfigurasi system secara tidak sengaja.            Kita akan di sodorkan beberapa pilihan untuk menset layar monitor, resolusi, tingkat warna-nya dll. Biasanya semua sudah di set dengan baik oleh software DrakX. Sehingga kita hampir tidak perlu melakukan apa-apa kecuali menekan tombol OK.  Untuk aman-nya pengalaman saya dalam pemilihan monitor yang di Linux, saya biasanya menggunakan setting generic untuk non-interlace monitor jika ingin memperoleh resolusi di atas 800×600.Ah lumayan sesudah menunggu sekitar satu jam-an maka Linux anda siap untuk di jajal. Selamat ber-Linux ria & bebas dari membajak software.

Entry filed under: LINUX. Tags: .

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

April 2008
S S R K J S M
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Most Recent Posts


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.