<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ILMU.BINPINTERKOMPUTER</title>
	<atom:link href="http://jafarbagus.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jafarbagus.wordpress.com</link>
	<description>jelajahi ilmu pengetahuan tanpa batas</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Apr 2008 08:11:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jafarbagus.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ILMU.BINPINTERKOMPUTER</title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jafarbagus.wordpress.com/osd.xml" title="ILMU.BINPINTERKOMPUTER" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jafarbagus.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/54/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/54/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 08:11:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/54/</guid>
		<description><![CDATA[LINUXMANDRAKE Dunia Linux adalah dunia yang sangat menyenangkan. Memang linux belum dikenal oleh sebagian orang indonesia, akan tetapi di dunia usaha linux sudah menjadi makanan sehari-hari. Linux adalah SO yang baik, hal ini karena SO dari linux ini tahan akan yang namanya virus. Walaupun suatu folder yang telah kita copy mengandung atau terinfeksi oleh virus, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=54&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="Section1"></div>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br /></span></p>
<div class="Section2"><b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">LINUXMANDRAKE</span></b></div>
<p><b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br /></span></b></p>
<div class="Section3"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dunia Linux adalah dunia yang sangat menyenangkan. Memang linux belum dikenal oleh sebagian orang </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">indonesia</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">, akan tetapi di dunia usaha linux sudah menjadi makanan sehari-hari. Linux adalah SO yang baik, hal ini karena SO dari linux ini tahan akan yang namanya virus. Walaupun suatu folder yang telah kita copy mengandung atau terinfeksi oleh virus, maka virus tersebut tidak akan menyebar pada folder dan juga file yang lainnya yang ada di komputer tersebut. Hal inilah yang membuat para pengusaha membuat dan menggunakan linux dalam melakukan pekerjaannya. Selain itu juga linux adalah sistem yang keamanannya di jamin dan terjamin. Hanya pemilik dan yang diberi akses oleh pemiliknya lah yang bisa mengutak-atik isi dari komputer linux tersebut, dan yang tidak di berian akses/izin maka ia hanya bisa menggunakan linux sebagai User saja.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sejarah tentang linux sendiri berasal dari sebuah proyekhobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds. Ia memperoleh incpirasi dari minix yang merupakan swbuah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum. linux yang pertama dikerjakan sekitar bulan agustus 1991. Pada tanggal 5 Oktober 1991 linus mengumumkan versi resmi linux yaitu 0.02 yang hanya dapat menjalankan Bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">sekarang linux sudah mengalami kemajuan, bisa digunakan untuk jaringan (networking) dan lainnya. Linux merupakan SO yang murah jika dibandingkan dengan SO/OS komersila lainnya dan dengan kemampuan linux yang setara atau bahkan lebih dari SO/OS yang lainnya. Linux dikembangkan di platform berikut ini:</span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Intel 80386/486/586/686 Pentium (Pro, II, III, dan Pentium 64 bit), juga AMD dan Cyrix serta prosesor yang setara. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sistem PC dengan multiprocessor simetris, laptop dan note book. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Digital Alpha. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sun SPARC 64 bit. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Motorola 64k. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Macintosh, PowePC. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Amiga. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Atari. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">MIPS, dan banyak lagi. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Walaupun linux bukan sistem UNIX yang resmi, tetapi linux mempunyai dasar warisan , budaya,arsitektur dan pengalaman sistem operasi UNIX, sebuah sisem operasi yang telah berjalan selama 28 tahun lebih. Sejak munculnya Linux source code (tahun 1991) <strong><span style="font-family:Arial;">kernel </span></strong>Linux telah diteliti dan disempurnakan oleh puluhan ribu programer di seluruh dunia.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sistem Oerasi linux meliputi <strong><span style="font-family:Arial;">true-multitasking, virtual memory, shared libraries, demand-loading, proper-memory management, </span></strong>dan <strong><span style="font-family:Arial;">multiuser. </span></strong>Linux seperti layaknya UNIX, mendukung banyak software mulai dari </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">TEX</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">, X Window, GNU C/C++ sampai ke TCP/IP. Maka bagi yang sudah mengerti dengan linux dan juga tertarik, maka cobalah dan anda akan mendapatkan apa yang anda mau. Selamat mencobanya!!!!!!!!!…………..</span></p>
<h2><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><a href="http://nurimanz.wordpress.com/2007/03/29/baru/"><font color="#000080">Keunggulan Dan Kelemahan Linux</font></a></span></h2>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Maret 29, 2007 pada 1:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">06 pm</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> (<a href="http://nurimanz.wordpress.com/category/uncategorized/"><font color="#000080">Uncategorized</font></a>) </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dalam hal OS/SO linux mempunyai beberapa keunggulan dan juga kelemahan. Keunggulan dari linux dapat anda lihat dibawah ini yang diantaranya adalah sebagai berikut:</span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Linux adalah sistem yang <strong><span style="font-family:Arial;">Open Source</span></strong> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> <strong><span style="font-family:Arial;">Freeware </span></strong>yaitu software yang bersifat free tanpa ada tuntutan dari hak cipta </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Minimal hardware</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> yaitu tidak begitu membutuhkan hardware yang terlalu besar kapasitasnya maupun biayanya. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Skalabilitas.</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Stabilitas </span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">yaitu stabil digunakan sebagai apa saja, baik Server maupun Client </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Shared Libraries</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> tidak merusak sistem lainnya jika di install dengan versi yang lainnya. Sistem yang digunakan dapat berjalan seperti biasanya. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Non-fragmentasi</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> (tanpa defrag dalam MS Windows) </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Kebal virus  </span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">tidak terserang virus apapun seperti yang terjadi pada Windows </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bugfix</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><strong><span style="font-weight:normal;font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dapat menggunakan <strong><span style="font-family:Arial;">TCP/IP</span></strong></span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Mendukung <strong><span style="font-family:Arial;">File System 32 Bit</span></strong> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Multi User</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Multiconsole </span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">yaitu dapat menggunakan User yang sama berulang kali tanpa harus menutup sesi yang sebelumnya di buka. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Multitasking</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> memungkinkan mengakses data secara bersamaan tanpa terjadinya hang pada komputer. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pemanfaatan memory secara optimal dengan membuat <strong><span style="font-family:Arial;">virtual memory</span></strong> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Login User</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> tanpa batas </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Mendukung 34 madan <strong><span style="font-family:Arial;">Akses Sistem File</span></strong> yang berbeda </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Menyediakan <strong><span style="font-family:Arial;">Emulator</span></strong> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Partition Mounting</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> yaitu dapat membagi partisi seperti MS Windows </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Linux dilengkapi juga dengan <strong><span style="font-family:Arial;">Proxy Server Local</span></strong> yang biasa digunakan oleh ISP  dan juga kampus-kampus di seluruh dunia </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dapat digunakan sebagai <strong><span style="font-family:Arial;">Web Server</span></strong> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dapat digunakan sebagai <strong><span style="font-family:Arial;">FTP Server</span></strong> </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dapat diperbaiki secara <strong><span style="font-family:Arial;">Remote</span></strong> (jarak jauh) </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Dilengkapi dengan <strong><span style="font-family:Arial;">Firewall</span></strong> </span><strong><span style="font-weight:normal;font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span></strong><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Shell Programmable  </span></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">menyediakan semua<strong><span style="font-family:Arial;"> Program </span></strong>dan aplikasi networking yang di butuhkan dalan satu CD </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Diatas adalah beberapa keunggulan dari sebuah OS/SO linux. Akakn tetapi Linux juga mempunyai beberapa kelemahan yang mesti kita ketahui sebelum kita menggunakan Linux, diantaranya adalah sebagai berikut:</span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sistem operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows sehingga perlu waktu dan tenaga untuk belajar menggunakannya. </span><span style="font-size:9pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">       </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> Penggunaan WYSYWYG (What You See is What You Get) belum bisa secara menyeluruh, sehingga diperlikan trik tersendiri untuk menggunakannya. </span></div>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br /></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Linux terinspirasi oleh sistem operasi Unix yang pertama kali muncul pada tahun 1969, dan terus digunakan dan dikembangkan sejak itu. Banyak dari konvensi disain untuk Unix juga ada pada Linux, dan adalah bagian penting untuk memahami dasar-dasar dari sistem Linux.</span></p>
<h3><a name="directories-file-systems"></a><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Direktori dan Sistem Berkas</span></h3>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sistem berkas Linux dan Unix diorganisir dalam struktur hirarki, seperti pohon. Level tertinggi dari sistem berkas adalah </span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> atau <em><span style="font-family:Arial;">direktori root</span></em>. Dalam filosofi disain Unix dan Linux, semua dianggap sebagai berkas, termasuk hard disks, partisi dan removable media. Ini berarti bahwa semua berkas dan direktori (termasuk cakram dan partisi lain) ada di bawah direktori root.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Sebagai contoh, </span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/home/jebediah/cheeses.odt</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> menampilkan alur (path) ke berkas </span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">cheeses.odt</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> yang ada di dalam direktori </span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">jebediah</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> yang mana ada di bawah direktori </span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">home</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">, yang berada di bawah direktori root (</span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">).</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Di bawah direktori root (</span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">), ada beberapa kumpulan direktori sistem penting yang umum digunakan oleh banyak distribusi Linux lainnya. Di bawah ini adalah daftar dari direktori umum yang berada tepat di bawah direktori root (</span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">) :</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/bin</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; aplikasi <em><span style="font-family:Arial;">bin</span></em>er penting</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/boot</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; lokasi berkas konfigurasi untuk <em><span style="font-family:Arial;">boot</span></em>.</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/dev</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; berkas peranti (<em><span style="font-family:Arial;">dev</span></em>ice)</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/etc</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; berkas konfigurasi, skrip startup, dll (<em><span style="font-family:Arial;">etc</span></em>)&#8230;</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/home</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; direktori pangkal (<em><span style="font-family:Arial;">home</span></em>) untuk pengguna</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/lib</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; <em><span style="font-family:Arial;">lib</span></em>raries yang diperlukan oleh sistem</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/lost+found</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; menyediakan sistem <em><span style="font-family:Arial;">lost+found</span></em> untuk berkas yang berada dibawah direktori root (</span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">)</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/media</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; mount (memuat) removable <em><span style="font-family:Arial;">media</span></em> seperti CD-ROM, kamera digital, dll&#8230;</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/mnt</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; untuk me-<em><span style="font-family:Arial;">m</span></em>ou<em><span style="font-family:Arial;">nt</span></em> sistem berkas</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/opt</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (<em><span style="font-family:Arial;">opt</span></em>ional)</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/proc</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (<em><span style="font-family:Arial;">proc</span></em>esses) yang sedang berjalan</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/root</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; direktori pangkal untuk <em><span style="font-family:Arial;">root</span></em>, diucapkan &#8216;slash-root&#8217;</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/sbin</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; <em><span style="font-family:Arial;">s</span></em>istem <em><span style="font-family:Arial;">bin</span></em>er penting</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/sys</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; mengandung informasi mengenai <em><span style="font-family:Arial;">sys</span></em>tem</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/tmp</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; berkas sementara (<em><span style="font-family:Arial;">t</span></em>e<em><span style="font-family:Arial;">mp</span></em>orary)</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/usr</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (<em><span style="font-family:Arial;">us</span></em>e<em><span style="font-family:Arial;">r</span></em>s)</span><span style="font-size:9pt;font-family:Wingdings;"><span>l<span style="font:7pt 'Times New Roman';">     </span></span></span><span class="SourceText"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/var</span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> &#8211; berkas <em><span style="font-family:Arial;">var</span></em>iabel seperti log dan database</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">instalasi linux</span></b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Bagi mereka yang tidak mampu untuk membeli sistem operasi Microsoft, maka Linux dapat menjadi alternatif sistem operasi yang digunakan di PC secara halal &amp; tidak membajak perangkat lunak sama sekali. Biasanya yang paling membuat pusing kepala adalah ketakutan / ketidak mampuan dalam menginstalasi sistem operasi Linux.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Saya sendiri menggunakan sistem operasi Linux Mandrake 8.0 di PC saya berdampingan dengan sistem operasi Windows (asli). Saya<span>  </span>harus akui sebagian sistem operasi Linux cukup sulit bagi orang biasa untuk menginstalasi-nya, akan tetapi Linux Mandrake sudah demikian mudah sekali &amp; kemungkinan gagal-nya rendah.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Secara umum ada beberapa pilihan cara instalasi yang dapat dilakukan, Linux dapat di instalasi dengan kondisi:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">PC sudah terinstalasi Windows dan seluruh harddisk terpakai oleh Windows. Biasanya kita menggunakan program partition magic untuk me-resize partisi Windows.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">PC sama sekali belum terinstalasi apa-apa, kita mulai dari nol. Seluruh harddisk masih kosong &amp; belum terformat sama sekali. Kita bisa menginstalasi Linux secara keseluruhan, atau membagi sebagian partisi untuk Windows.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pada kesempatan ini saya hanya memfokuskan teknik instalasi Linux Mandrake tanpa berdampingan dengan Windows sama sekali. Jika anda ingin dalam satu komputer ada Windows &amp; Linux sekaligus, install Windows terlebih dulu baru kemudian instalasi Linux.</span><span style="font-size:10pt;"><strong><em><font face="Arial">Sebelum instalasi Linux</font></em></strong></span><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Pastikan kita masih memiliki sisa harddisk minimal sebesar 1.5GB untuk Linux. Tidak apa-apa jika harddisk tsb. sudah terformat menggunakan Windows FAT32, kita bisa mengakali agar file system-nya nanti di ubah menjadi Linux.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Catat baik-baik semua data teknis periferal yang ada di komputer yang kita gunakan, seperti, ethernet card (LAN card), sound card, jenis harddisk, video card. Umumnya Linux Mandrake dapat secara otomatis mendeteksi card-card tersebut, hal ini hanya untuk berjaga-jaga kalau Mandrake gagal mendeteksi card periferal tsb. Cara paling sederhana &amp; gampang untuk men-check data teknis peralatan / card periferal yang digunakan adalah menggunakan Windows melalui Start à Settings à Control Panel à System à Device Manager. Klik device yang kita inginkan &amp; catat resources yang digunakan.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font:7pt 'Times New Roman';">         </span></span></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Setting BIOS diubah agar urutan booting menjadi FDD (floppy) à CDROM à HDD (harddisk). Untuk memasuki setting BIOS tekan ESC atau </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">DEL</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> pada saat booting pertama kali &amp; cari bagian untuk setting urutan booting.</span><b><i><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br /></span></i></b><span style="font-size:10pt;"><strong><em><font face="Arial">Siapkan Partisi Untuk Linux</font></em></strong></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br />
Bagian ini merupakan bagian yang paling seru, merupakan seni tersendiri &amp; sangat tergantung pada kebutuhan kita maupun kondisi awal harddisk yang akan kita instalasi. Minimal sekali Linux akan membutuhkan partisi:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<table border="0" cellPadding="0" cellSpacing="0" style="border-collapse:collapse;" class="MsoNormalTable">
<tr>
<td width="197" vAlign="top" style="width:147.6pt;background-color:transparent;border:black 1pt solid;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Directory / Mount</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:black 1pt solid;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">File System</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:black 1pt solid;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ukuran</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:black 1pt solid;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ext2</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">1 Gbyte</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:black 1pt solid;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">/home</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ext2</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">100Mbyte</span></td>
</tr>
<tr>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:black 1pt solid;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Swap</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Swap</span></td>
<td width="197" vAlign="top" style="border-right:black 1pt solid;border-top:#d4d0c8;border-left:#d4d0c8;width:147.6pt;border-bottom:black 1pt solid;background-color:transparent;padding:0 5.4pt;"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">64Mbyte</span></td>
</tr>
</table>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Proses setting partisi dapat dilakukan secara automatis oleh Linux atau secara manual.</span><span style="font-size:10pt;"><strong><em><font face="Arial">Instalasi Linux</font></em></strong></span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Masukan CD Linux Mandrake (CD 1) ke CD drive &amp; booting komputer. Mohon di pastikan bahwa anda telah menset BIOS agar urutan booting adalah:</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>FDD (floppy) à CDROM à HDD (harddisk).</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Jika booting dari CDROM Linux dapat dilakukan dengan baik maka anda akan melihat logo Linux Mandrake pada layar. Anda dapat langsung menekan tombol ENTER untuk melanjutkan proses instalasi.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Perlu saya ingatkan disini bahwa proses instalasi Linux, terutama bagi yang menggunakan distribusi Mandrake 8.0 sudah demikian mudahnya karena sebagian besar parameter-nya tinggal di klik OK saja karena Mandrake telah mendeteksi &amp; menyiapkan yang terbaik. Di samping itu, sebagian parameter dapat di set ulang setelah Linux Mandrake terinstall menggunakan fasilitas </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Mandrake</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Control</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Center</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">. Oleh karenanya kita tidak perlu takut akan menderita kesulitan yang berarti untuk menginstalasi Linux.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Selanjutnya akan saya overview sedikit proses yang terjadi pada saat instalasi. Terus terang, sebagian besar yang harus kita lakukan hanya menekan OK, Accept. Kalaupun kita harus menset sesuatu biasanya semua tertera dengan jelas pada layar.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Layar pertama yang akan muncul adalah menanyakan bahasa apa yang ingin anda gunakan dalam operasi Linux. Sebagian orang akan memilih bahasa Indonesia yang kebetulan di sediakan juga di Linux Mandrake. Beberapa rekan, masih lebih menyukai untuk menggunakan bahasa Inggris karena terbiasa dengan bahasa Inggris. Tekan tombol OK untuk melanjutkan.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Seperti hal-nya proses instalasi software lainnya, anda akan diminta untuk menerima perjanjian lisensi penggunakan software. Anda dapat membaca-nya baik-baik jika dibutuhkan &amp; jika anda menerima perjanjian penggunaan software tersebut dapat menekan tombol ACCEPT.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Karena Linux mempunyai banyak sekali koleksi software, maka ada beberapa pilihan instalasi yang dapat dilakukan. Oleh karena itu Mandrake memberikan pilihan apakah kita akan menginstall software yang recommended saja, atau untuk expert (ahli). Pada pilihan recommended hanya software yang diperlukan saja yang akan di install. Pada pilihan expert maka banyak software lainnya yang akan di install yang biasanya hanya dibutuhkan oleh orang yang ahli Linux (bukan user biasa).<span>  </span>Bagi para pemula saya sarankan untuk memilih recommended agar sebagian besar proses akan di otomatisasi oleh Linux. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Mungkin yang paling penting hanya pemilihan paket program yang akan digunakan, karena Linux membawa banyak sekali paket program. Tentunya sebaiknya anda memilih paket program yang anda butuhkan saja untuk menghemat harddisk. Pada dasarnya pola fikir yang digunakan tidak terlalu rumit, secara sederhana kita biasanya memfokuskan pada penggunaan workstation, server atau development. Masing-masing akan membutuhkan software yang berbeda sekali satu sama lain.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Pada saat anda mencoba-coba Linux tidak ada salahnya sebanyak mungkin software di install agar dapat dicoba berbagai hal yang berkaitan dengan Linux. Biasanya cukup salah satu lingkungan grafik yang di install (saya biasanya memilih KDE) agar tidak menghabiskan banyak ruang di harddisk. Biasanya harddisk sebesar 1.5-1.9Gbyte cukup untuk menginstall cukup banyak software termasuk source code untuk development.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Waktu instalasi semua paket software akan sangat tergantung pada jenis CD drive &amp; komputer yang anda gunakan. Untuk komputer saya Pentium II 233MHz membutuhkan sekitar 45 menit s/d 1 jam untuk menginstall semua paket software yang saya inginkan. Pada beberapa kesempatan saya sempat menginstall di mesin Pentium III CD drive &gt; 40x, ternyata membutuhkan hanya sekitar 5-10 menit-an untuk menginstalasi semua software yang saya butuhkan.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Setelah semua software di instalasi, anda akan di tanyakan password untuk root (user tertinggi) di mesin anda. Jangan sampai lupa password root, karena dengan root anda dapat melakukan apa saja di komputer anda ini.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Kemudian secara bertahap kita dapat memasukan user untuk komputer yang akan kita gunakan. Informasi nama, username, password untuk masing-masing user harus dimasukan secara manual satu per satu. Sebaiknya untuk penggunaan sehari-hari gunakan user non-root untuk menjaga jangan sampai kita mengubah konfigurasi system secara tidak sengaja.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><span>            </span>Kita akan di sodorkan beberapa pilihan untuk menset layar monitor, resolusi, tingkat warna-nya dll. Biasanya semua sudah di set dengan baik oleh software DrakX. Sehingga kita hampir tidak perlu melakukan apa-apa kecuali menekan tombol OK.<span>  </span>Untuk aman-nya pengalaman saya dalam pemilihan monitor yang di Linux, saya biasanya menggunakan setting generic untuk non-interlace monitor jika ingin memperoleh resolusi di atas 800&#215;600.</span><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Ah lumayan sesudah menunggu sekitar satu jam-an maka Linux anda siap untuk di jajal. Selamat ber-Linux ria &amp; bebas dari membajak software.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=54&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/54/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/53/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/53/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:25:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[kemuslimahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/53/</guid>
		<description><![CDATA[LIHATLAH, SIAPA TEMANMU&#8230;!   Wanita adalah bagian dari kehidupan manusia, sehingga dia tak akan pernah lepas dari pola interaksi dengan sesama. Terlebih dominasi perasaan yang melekat pada dirinya, membuat dia butuh teman tempat mengadu, tempat bertukar pikiran dan bermusyawarah. Berbagai problem hidup yang dialami menjadikan dia berfikir bahwa, meminta pendapat, saran dan nasehat teman adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=53&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="width:100%;padding:0.75pt;" width="100%">
<p class="MsoNormal">LIHATLAH, SIAPA TEMANMU&#8230;!</p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="padding:0.75pt;" valign="top">
<p class="MsoNormal">Wanita adalah bagian dari kehidupan manusia, sehingga dia   tak akan pernah lepas dari pola interaksi dengan sesama. Terlebih dominasi   perasaan yang melekat pada dirinya, membuat dia butuh teman tempat mengadu,   tempat bertukar pikiran dan bermusyawarah. Berbagai problem hidup yang   dialami menjadikan dia berfikir bahwa, meminta pendapat, saran dan nasehat   teman adalah suatu hal yang perlu. Maka teman sangat vital bagi kehidupannya,   siapa sih yang tidak butuh teman dalam hidup ini..?.</p>
<p class="MsoNormal">&#8220;Apabila engkau berada di tengah-tengah suatu kaum   maka pililhlah orang-orang yang balk sebagai sahabat, dan janganlah engkau   bersahabat dengan orang-orang jahat sehingga engkau akan binasa   bersamanya&#8221;</p>
<p>Wanita adalah bagian dari kehidupan manusia, sehingga dia tak akan pernah   lepas dari pola interaksi dengan sesama. Terlebih dominasi perasaan yang   melekat pada dirinya, membuat dia butuh teman tempat mengadu, tempat bertukar   pikiran dan bermusyawarah. Berbagai problem hidup yang dialami menjadikan dia   berfikir bahwa, meminta pendapat, saran dan nasehat teman adalah suatu hal   yang perlu. Maka teman sangat vital bagi kehidupannya, siapa sih yang tidak   butuh teman dalam hidup ini..?.</p>
<p>Namun wanita muslimah adalah wanita yang dipupuk dengan keimanan dan dididik   dengan pola interaksi Islami. Maka pandangan Islam dalam memilih teman adalah   barometernya, karena dirinya sadar, teman yang baik (shalihah) memiliki   pengaruh besar dalam menjaga keistiqomahan agamanya. Selain itu teman   shalihah adalah sebenar-benar teman yang akan membawa mashlahat dan manfaat.   Maka dalam pergaulannya dia akan memilih teman yang baik dan shalihah, yang   benar-benar memberikan kecintaan yang tulus, selalu memberi nasihat, tidak   curang dan menunjukan kebaikan. Karena bergaul dengan wanita-wanita shalihah   dan menjadikannya sebagai teman selalu mendatangkan manfaat dan pahala yang   besar, juga akan membuka hati untuk menerima kebenaran. maka kebanyakan teman   akan jadi teladan bagi temannya yang lain dalam akhlak dan tingkah laku.   Seperti ungkapan &#8220;Janganlah kau tanyakan seseorang pada orangnya, tapi   tanyakan pada temannya. karena setiap orang mengikuti temannya&#8221;.</p>
<p>Bertolak dari sinilah maka wanita muslimah senantiasa dituntut untuk dapat   memilih teman, juga lingkungan pergaulan yang tak akan menambah dirinya   melainkan ketakwaan dan keluhuran jiwa. Sesungguhnya Rasulullah juga telah   menganjurkan untuk memilih teman yang baik (shalihah) dan berhati-hati dari   teman yang jelek.</p>
<p>Hal ini telah dimisalkan oleh Rasulullah melalui ungkapannya: &#8220;Sesungguhnya   perumpamaan teman yang baik (shalihah) dan teman yang jahat adalah seperti   pembawa minyak wangi dan peniup api pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin   akan mencipratkan minyak wanginya itu atau engkau menibeli darinya atau   engkau hanya akan mencium aroma harmznya itu. Sedangkan peniup api tukang   besi mungkin akan membakar bajumu atau engkau akan mencium darinya bau yang   tidak sedap&#8221;. (Riwayat Bukhari, kitab Buyuu&#8217;, Fathul Bari 4/323 dan   Muslim kitab Albir 4/2026)1</p>
<p>Dari petunjuk agamanya, wanita muslimah akan mengetahui bahwa teman itu ada   dua macam. Pertama, teman yang shalihah, dia laksana pembawa minyak wangi   yang menyebarkan aroma harum dan wewangian. Kedua teman yang jelek laksana   peniup api pandai besi, orang yang disisinya akan terkena asap, percikan api   atau sesak nafas, karena bau yang tak enak.</p>
<p>Maka alangkah bagusnya nasehat Bakr bin Abdullah Abu Zaid, ketika baliau   berkata,&#8221; Hati-¬hatilah dari teman yang jelek &#8230;!, karena sesungguhnya   tabiat itu suka meniru, dan manusia seperti serombongan burung yang mereka   diberi naluri untuk meniru dengan yang lainnya. Maka hati-hatilah bergaul   dengan orang yang seperti itu, karena dia akan celaka, hati- hatilah karena   usaha preventif lebih mudah dari pada mengobati &#8220;.</p>
<p>Maka pandai-pandailah dalam memilih teman, carilah orang yang bisa membantumu   untuk mencapai apa yang engkau cari . Dan bisa mendekatkan diri pada Rabbmu,   bisa memberikan saran dan petunjuk untuk mencapai tujuan muliamu.<br />
Maka perhatikanlah dengan detail teman-¬temanmu itu, karena teman ada   bermacam-macam</p>
<p class="MsoNormal">• ada teman yang bisa memberikan manfaat<br />
• ada teman yang bisa memberikan kesenangan (kelezatan)<br />
• dan ada yang bisa memberikan keutamaan. Adapun dua jenis yang pertama itu   rapuh dan mudah terputus karena terputus sebab-sebabnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">
Adapun jenis ketiga, maka itulah yang dimaksud persahabatan sejati. Adanya   interaksi timbal balik karena kokohnya keutamaan masing-masing keduanya.   Namun jenis ini pula yang sulit dicari. (Hilyah Tholabul &#8216;ilmi, Bakr Abdullah   Abu Zaid halarnan 47-48)</p>
<p>Memang tidak akan pernah lepas dari benak hati wanita muslimah yang   benar-benar sadar pada saat memilih teman, bahwa manusia itu seperti barang   tambang, ada kualitasnya bagus dan ada yang jelek. Demikian halnya manusia,   seperti dijelaskan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam :</p>
<p>&#8221; Manusia itu adalah barang tambang seperti emas dan perak, yang paling   baik diantara mereka pada zaman jahiliyyah adalah yang paling baik pada zaman   Islam jika mereka mengerti. Dan ruh-ruh itu seperti pasukan tentara yang   dikerahkan, yang saling kenal akan akrab dan yang tidak dikenal akan dijauhi   &#8221; (Riwayat Muslim)</p>
<p>Wanita muslimah yang jujur hanya akan sejalan dengan wanita-wanita shalihah,   bertakwa dan berakhlak mulia, sehingga tidak dengan setiap orang dan   sembarang orang dia berteman, tetapi dia memilih dan melihat siapa temannya.   Walaupun memang, jika kita mencari atau memilih teman yang benar-benar bersih   sama sekali dari aib, tentu kita tidak akan mendapatkannya. Namun, seandainya   kebaikannya itu lebih banyak daripada sifat jeleknya, itu sudah mencukupi.</p>
<p>Maka Syaikh Ahmad bin &#8216;Abdurrahman bin Qudamah al-Maqdisi atau terkenal   dengan nama Ibnu Qudamah AlMaqdisi memberikan nasehatnya juga dalam memilih   teman: &#8220;Ketahuilah, bahwasannya tidak dibenarkan seseorang mengambil setiap   orang jadi sahabatnya, tetapi dia harus mampu memilih kriteria¬-kriteria   orang yang dijadikannya teman, baik dari segi sifat-sifatnya,   perangai-perangainya atau lainnya yang bisa menimbulkan gairah berteman   sesuai pula dengan manfaat yang bisa diperoleh dari persahabatan tersebut   itu. Ada manusia yang berteman   karena tendensi dunia, seperti karena harta, kedudukan atau sekedar senang   melihat-lihat dan bisa ngobrol saja, tetapi itu bukan tujuan kita.</p>
<p>Ada pula orang yang berteman karena   kepentingan Dien (agama), dalarn hal inipun ada yang karena ingin mengambil   faidah dari ilmu dan amalnya, karena kemuliaannya atau karena mengharap   pertolongan dalam berbagai kepentingannya. Tapi, kesimpulan dari semua itu   orang yang diharapkan jadi teman hendaklah memenuhi lima   kriteria berikut; Dia cerdas (berakal), berakhlak baik, tidak fasiq, bukan   ahli bid&#8217;ah dan tidak rakus dunia. Mengapa harus demikian ?, karena   kecerdasan adalah sebagai modal utama, tak ada kabaikan jika berteman dengan   orang dungu, karena terkadang ia ingin menolongmu tapi malah mencelakakanmu.   Adapun orang yang berakhlak baik, itu harus. Karena terkadang orang yang   cerdaspun kalau sedang marah atau dikuasai emosi, dia akan menuruti hawa   nafsunya. Maka tak baik pula berteman dengan orang cerdas tetapi tidak   berahlak. Sedangkan orang fasiq, dia tidak punya rasa takut kepada Allah. Dan   barang siapa tidak takut pada Allah, maka kamu tidak akan aman dari tipu daya   dan kedengkiannya, Dia juga tidak dapat dipercaya. Kalau ahli bid&#8217;ah jika   kita bergaul dengannya dikhawatirkan kita akan terpengaruh dengan jeleknya   kebid&#8217;ahannya itu. (Mukhtasor Minhajul Qasidin, Ibnu Qudamah hal 99).</p>
<p>Maka wanita muslimah yang benar-benar sadar dan mendapat pancaran sinar   agama, tidak akan merasa terhina akibat bergaul dengan wanita-wanita shalihah   meskipun secara lahiriyah, status sosial clan tingkat materinya tidak   setingkat. Yang menjadi patokan adalah substansi kepribadiannya dan bukan   penampilan dan kekayaan atau lainnya. &#8220;Pergaulan anda dengan orang mulia   menjadikan anda termasuk golongan mereka, karenanya janganlah engkau mau   bersahabat dengan selain mereka&#8221;.</p>
<p>Oleh karena itu datang petunjuk Al Qur&#8217;an yang menyerukan hal itu : &#8220;Dan   bersabarlah kamu bersama dengan orang¬-orang yang menyeru Rabbnya dipagi dan   disenja hari dengan mengharap keridhoan-Nya. Dan janganlah kedua matamu   berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan   janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari   mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu   melewati batas&#8221; (Al-Kahfi:28)</p>
<p>Footnote: 1.Al Bid&#8217;ah, Dr. Ali bin M. Nashir</p>
<p>Maraji :<br />
• Hilyah tolabul &#8216;ilmi, Bakr Abdullah Abu Zaed<br />
• Mukhtasor Minhajul Qasidin, Ibnu Qudamah<br />
• Bid&#8217;ah dhowabituha wa atsaruhas Sayyisil Ummah, Dr. Ali Muhammad Nashir   AlFaqih<br />
• Sahsiyah Mar&#8217;ah, Dr M.Ali Al Hasyimi</p>
<p>Dikutip dari Buletin Dakwah Al-Atsari, Cileungsi Edisi X Sha’ban 1419</p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://darussalaf.or.id/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=289">http://darussalaf.or.id/index.php?name=News&amp;file=article&amp;sid=289</a></p>
<p class="MsoNormal">numpang tenar: <a href="http://jafarbagus.wordpress.com//">http://jafarbagus.wordpress.com/</a></p>
</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=53&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/53/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/52/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/52/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:14:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[kemuslimahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/52/</guid>
		<description><![CDATA[Anak Cerdas dan Bermutu Jika Diajarkan Al Qur&#8217;an Anak Cerdas dan Bermutu Jika Diajarkan Al Qur&#8217;an Penemu metode Assalam (pembelajaran Al Qur&#8217;an sejak bayi dalam kandungan),Ustazd Drs.Mustofa AY mengungkapkan, anak akan cerdas dan berkualitas serta mencintai membaca apabila sejak dini sudah diajarkan Al Qur&#8217;an. &#8220;Selain melahirkan anak yang cerdas dan berkualitas sebagai generasi mendatang, apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=52&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin:0 0 0.0001pt;"><b>Anak Cerdas dan Bermutu Jika Diajarkan Al Qur&#8217;an</b></p>
<p style="margin:5pt 7.5pt;"><b><u>Anak Cerdas dan Bermutu Jika Diajarkan Al Qur&#8217;an</u></b></p>
<p>Penemu metode Assalam (pembelajaran Al Qur&#8217;an sejak bayi dalam kandungan),<b>Ustazd Drs.Mustofa AY</b> mengungkapkan,<b><span style="color:blue;"> anak akan cerdas</span></b> dan berkualitas serta mencintai membaca apabila<b><span style="color:red;"> sejak dini sudah diajarkan Al Qur&#8217;an</span></b>.</p>
<p>&#8220;Selain melahirkan anak yang cerdas dan berkualitas sebagai generasi mendatang, apabila di dalam rumah dibaca ayat-ayat suci Al Qur&#8217;an, maka rumah tersebut ber berkah,&#8221;ujarnya pada pelatihan pembelajaran Al Qur&#8217;an bagi bayi dalam kandungan, di Banjarmasin, Minggu.</p>
<p>Dihadapan ratusan peserta yang sebagian besar wanita itu, Ustazd Mustofa yang didampingi isteri dan anaknya yang baru berusia 2,5 tahun itu, menyatakan, pembelajaran Al Qur&#8217;an sejak dini kepada anak-anak itu<b> akan sangat berpengaruh</b> terhadap perkembangan anak itu dimasa mendatang.</p>
<p><b>Pembelajaran Al Qur&#8217;an sejak dini</b> itu, kata Mustofa yang merintis sekolah bayi itu menyebutkan, pengaruhnya selain terhadap anak, <u>juga terhadap ibu, bapak dan seluruh lingkungan</u> tempat tinggalnya.Dia menjelaskan, ayat-ayat Al Qur&#8217;an yang diajarkan kepada anak sejak dini atau sejak bayi masih dalam kandungan itu akan mampu<br />
<b><i><span style="font-size:13.5pt;">merangsang syaraf otak</span></i></b>, telinga dan mata sehingga mereka akan mudah belajar Al Qur&#8217;an.</p>
<p>Adapun tujuan pembelajaran Al Qur&#8217;an sejak bayi dalam kandungan itu untuk menajamkan fitrah iman dan Islam pada anak sehingga mereka nantinya diharapkan menjadi anak yang shaleh dan shalehah dan mencintai Al Qur&#8217;an.Mustofa yang memiliki tiga anak dan dua orang sudah bisa mengkhatamkan Al Qur&#8217;an sejak Taman Kanak-kanak (TK) itu menjelaskan, anak yang sejak dini diajarkan membaca Al Qur&#8217;an itu, maka mereka akan mencintai membaca sehingga diharapkan akan<b>lahir generasi yang lebih</b> baik dimasa mendatang.</p>
<p>&#8220;Saya berharap sejak anak dalam kandungan itu hendaknya diajarkan orangtuanya pemikiran yang positif, mengingat sejak hamil ada rahasia<b><span style="color:blue;"> pembentukan karakter anak</span></b>,&#8221; katanya. Dia menyatakan, mendukung program pendidikan usia dini yang akan dilaksanakan pemerintah dan pendidikan usia dini yang akan dilakukan itu harus dilandasi nilai-nilai Al Qur&#8217;an agar mampu melahirkan<b><span style="color:blue;"> generasi Qur&#8217;ani</span></b> dimasa mendatang.<br />
Sumber:<br />
<a href="http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=233069&amp;kat_id=23" target="_blank"><span style="color:#006699;">http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=233069&amp;kat_id=23</span></a></p>
<p class="MsoNormal">
<p>Related: <b>Ayo Terapkan PERDA Pendidikan Al-Qur&#8217;an di seluruh PEMDA</b><br />
http://ccc.1asphost.com/assalam/detail.asp?Id=98&amp;Ttg=Ayo%20Terapkan%20PERDA%20Pendidikan%20Al-Quran</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/52/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/52/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=52&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/52/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/51/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/51/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/51/</guid>
		<description><![CDATA[Wahai Putriku&#8230;   Seorang ayah yang sangat peduli dengan kehormatan dan kesucian putri-putrinya juga kaum wanita muslimah umumnya. Menulis untaian nasehat yang sarat dengan makna, nasehat dari seorang ayah yang tulus yang tidak menginginkan keburukan terjadi pada setiap putri muslimah, inilah dia nasehatnya… Putriku tercinta! Aku seorang yang telah berusia hampir lima puluh tahun. Hilang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=51&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="width:100%;padding:0.75pt;" width="100%">
<p class="MsoNormal">Wahai Putriku&#8230;</p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="padding:0.75pt;" valign="top">
<p class="MsoNormal">Seorang ayah yang sangat peduli dengan kehormatan dan   kesucian putri-putrinya juga kaum wanita muslimah umumnya. Menulis untaian   nasehat yang sarat dengan makna, nasehat dari seorang ayah yang tulus yang   tidak menginginkan keburukan terjadi pada setiap putri muslimah, inilah dia   nasehatnya… Putriku tercinta! Aku seorang yang telah berusia hampir lima   puluh tahun. Hilang sudah masa remaja, impian dan khayalan. Aku telah   mengunjungi banyak negeri,dan berjumpa dengan banyak orang…Aku juga telah   merasakan pahit getirnya dunia.</p>
<p>Oleh karena itu dengarlah nasehat-nasehatku yang benar lagi jelas,   berdasarkan pengalaman-pengalamanku, dimana engkau belum pernah mendengarnya   dari orang lain. Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral, menghapus   kejahatan dan mengekang hawa nafsu, sampai pena tumpul, dan mulut letih, dan   kami tidak mengahasilkan apa-apa. Kemungkaran tidak dapat kami berantas,   bahkan semakin bertambah, kerusakan telah mewabah, para wanita keluar dengan   pakaian merangsang, terbuka bagian lengan, betis dan lehernya. Kami belum   menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum tahu jalannya.</p>
<p>Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu, putriku! Kuncinya berada di   tanganmu. Benar bahwa lelakilah yang memulai langkah pertama dalam lorong   dosa, tetapi bila engkau tidak setuju, laki-laki itu tidak akan berani, dan   andaikata bukan lantaran lemah gemulaimu, laki-laki tidak akan bertambah   parah. Engkaulah yang membuka pintu, kau katakan kepada si pencuri itu :   silakan masuk … ketika ia telah mencuri, engkau berteriak : maling …! Tolong   … tolong… saya kemalingan.</p>
<p>Demi Allah … dalam khayalan seorang pemuda tak melihat gadis kecuali gadis   itu telah ia telanjangi pakaiannya.<br />
Demi Allah … begitulah, jangan engkau percaya apa yang dikatakan laki-laki,   bahwa ia tidak akan melihat gadis kecuali akhlak dan budi bahasanya. Ia akan   berbicara kepadamu sebagai seorang sahabat.<br />
Demi Allah … ia telah bohong! Senyuman yang diberikan pemuda kepadamu,   kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu tidak lain hanyalah merupakan   perangkap rayuan ! setelah itu apa yang terjadi? Apa, wahai puteriku? Coba   kau pikirkan! Kalian berdua sesaat berada dalam kenikmatan, kemudian engkau   ditinggalkan, dan engkau selamanya tetap akan merasakan penderitaan akibat kenikmatan   itu.</p>
<p>Pemuda tersebut akan mencari mangsa lain untuk diterkam kehormatannya, dan   engkaulah yang menanggung beban kehamilan dalam perutmu. Jiwamu menangis,   keningmu tercoreng, selama hidupmu engkau akan tetap berkubang dalam kehinaan   dan keaiban, masyarakat tidak akan mengampunimu selamanya. Bila engkau   bertemu dengan pemuda, kau palingkan muka, dan menghindarinya. Apabila   pengganggumu berbuat lancang lewat perkataan atau tangan yang usil, kau   lepaskan sepatu dari kakimu lalu kau lemparkan ke kepalanya, bila semua ini   engkau lakukan, maka semua orang di jalan akan membelamu. Setelah itu   anak-anak nakal itu takkan mengganggu gadis-gadis lagi. Apabila anak   laki-laki itu menginginkan kebaikan maka ia akan mendatangi orang tuamu untuk   melamar. Cita-cita wanita tertinggi adalah perkawinan.</p>
<p>Wanita, bagaimanapun juga status sosial,kekayaan, popularitas, dan   prestasinya, sesuatu yang sangat didamba-dambakannya adalah menjadi isteri   yang baik serta ibu rumah tangga yang terhormat. Tak ada seorangpun yang mau   menikahi pelacur, sekalipun ia lelaki hidung belang, apabila akan menikah   tidak akan memilih wanita jalang (nakal), akan tetapi ia akan memilih wanita   yang baik karena ia tidak rela bila ibu rumah tangga dan ibu putera-puterinya   adalah seorang wanita amoral.</p>
<p>Sesungguhnya krisis perkawinan terjadi disebabkan kalian kaum wanita! Krisis   perkawinan terjadi disebabkan perbuatan wanita-wanita asusila, sehingga para   pemuda tidak membutuhkan isteri, akibatnya banyak para gadis berusia cukup   untuk nikah tidak mendapatkan suami. Mengapa wanita-wanita yang baik belum   juga sadar? Mengapa kalian tidak berusaha memberantas malapetaka ini?   Kalianlah yang lebih patut dan lebih mampu daripada kaum laki-laki untuk   melakukan usaha itu karena kalian telah mengerti bahasa wanita dan cara   menyadarkan mereka, dan oleh karena yang menjadi korban kerusakan ini adalah   kalian, para wanita mulia dan beragama.</p>
<p>Maka hendaklah kalian mengajak mereka agar bertakwa kepada Allah, bila mereka   tidak mau bertaqwa, peringatkanlah mereka akan akibat yang buruk dari   perzinaan seperti terjangkitnya suatu penyakit. Bila mereka masih membangkang   maka beritahukan akan kenyataan yang ada, katakan kepada mereka : kalian   adalah gadis-gadis remaja putri yang cantik, oleh karena itu banyak pemuda mendatangi   kalian dan berebut di sekitar kalian, akan tetapi apakah keremajaan dan   kecantikan itu akan kekal? Semua makhluk di dunia ini tidak ada yang kekal.   Bagaimana kelanjutannya, bila kalian sudah menjadi nenek dengan punggung   bungkuk dan wajah keriput? Saat itu, siapakah yang akan memperhatikan? Siapa   yang akan simpati? Tahukah kalian, siapakah yang memperhatikan, menghormati   dan mencintai seorang nenek? Mereka adalah anak dan para cucunya, saat itulah   nenek tersebut menjadi seorang ratu ditengah rakyatnya. Duduk di atas   singgasana dengan memakai mahkota, tetapi bagaimana dengan nenek yang lain,   yang masih belum bersuami itu? Apakah kelezatan itu sebanding dengan   penderitaan di atas? Apakah akibat itu akan kita tukar dengan kelezatan   sementara? Dan berilah nasehat-nasehat yang serupa, saya yakin kalian tidak   perlu petunjuk orang lain serta tidak kehabisan cara untuk menasehati   saudari-saudari yang sesat dan patut di dikasihani.</p>
<p>Bila kalian tidak dapat mengatasi mereka, berusahalah untuk menjaga   wanita-wanita baik, gadis-gadis yang sedang tumbuh, agar mereka tidak   menempuh jalan yang salah. Saya tidak minta kalian untuk mengubah secara   drastis mengembalikan wanita kini menjadi kepribadian muslimah yang benar,   akan tetapi kembalilah ke jalan yang benar setapak demi setapak sebagaimana   kalian menerima kerusakan sedikit demi sedikit. Perbaikan tersebut tidak   dapat diatasi hanya dalam waktu sehari atau dalam waktu singkat, malainkan   dengan kembali ke jalan yang benar dari jalan yang semula kita lewati menuju   kejelekan walaupun jalan itu sekarang telah jauh, tidak menjadi soal, orang   yang tidak mau menempuh jalan panjang yang hanya satu-satunya ini, tidak akan   pernah sampai.</p>
<p>Kita mulai dengan memberantas pergaulan bebas, (kalaupun) seorang wanita   membuka wajahnya tidak berarti ia boleh bergaul dengan laki-laki yang bukan   mahramnya. Istri tanpa tutup wajah bukan berarti ia boleh menyambut kawan   suami dirumahnya, atau menyalaminya bila bertemu di kereta, bertemu di jalan,   atau seorang gadis menjabat tangan kawan pria di sekolah, berbincang-bincang,   berjalan seiring, belajar bersama untuk ujian, dia lupa bahwa Allah   menjadikannya sebagai wanita dan kawannya sebagai pria, satu dengan lain   dapat saling terangsang. Baik wanita, pria, atau seluruh penduduk dunia tidak   akan mampu mengubah ciptaan Allah, menyamakan dua jenis atau menghapus   rangsangan seks dari dalam jiwa mereka.</p>
<p>Mereka yang menggembor-gemborkan emansipasi dan pergaulan bebas atas kemajuan   adalah pembohong dilihat dari dua sebab :</p>
<p><b>Pertama :</b> karena itu semua mereka lakukan untuk kepuasan pada diri   mereka, memberikan kenikmatan-kenikmatan melihat angota badan yang terbuka   dan kenikmatan-kenikmatan lain yang mereka bayangkan. Akan tetapi mereka   tidak berani berterus terang, oleh karena itu mereka bertopeng dengan kalimat   yang mengagumkan yang sama sekali tidak ada artinya, kemajuan, modernisasi,   kehidupan kampus, dan ungkapan-ungkapan yang lain yang kosong tanpa makna   bagaikan gendang.<br />
<b>Kedua :</b> mereka bohong oleh karena mereka bermakmum pada Eropa,   menjadikan eropa bagaikan kiblat, dan mereka tidak dapat memahami kebenaran   kecuali apa-apa yang datang dari sana, dari Paris, London, Berlin dan New   york. Sekalipun berupa dansa, porno, pergaulan bebas di sekolah, buka aurat   di lapangan dan telanjang di pantai (atau di kolam renang). Kebatilan menurut   mereka adalah segala sesuatu yang datangnya dari timur, sekolah-sekolah Islam   dan masjid-masjid, walapun berupa kehormatan, kemuliaan,, kesucian dan   petunjuk. Kata mereka, pergaulan bebas itu dapat mengurangi nafsu birahi,   mendidik watak dan dapat menekan libido seksual, untuk menjawab ini saya   limpahkan pada mereka yang telah mencoba pergaulan bebas di sekolah-sekolah,   seperti Rusia yang tidak beragama, tidak pernah mendengar para ulama dan   pendeta. Bukankah mereka telah meninggalkan percobaan ini setelah melihat   bahwa hal ini amat merusak?</p>
<p>Saya tidak berbicara dengan para pemuda, saya tidak ingin mereka mendengar,   saya tahu, mungkin mereka menyanggah dan mencemoohkan saya karena saya telah   menghalangi mereka untuk memperoleh kenikmatan dan kelezatan, akan tetapi   saya berbicara kepada kalian, putri-putriku, wahai putriku yang beriman dan   beragama! Putriku yang terhormat dan terpelihara ketahuilah bahwa yang   menjadi korban semua ini bukan orang lain kecuali engkau.</p>
<p>Oleh karena itu jangan berikan diri kalian sebagai korban iblis, jangan   dengarkan ucapan mereka yang merayumu dengan pergaulan yang alasannya, hak   asasi, modernisme, emansipasi dan kehidupan kampus. Sungguh kebanyakan orang   yang terkutuk ini tidak beristri dan tidak memiliki anak, mereka sama sekali   tidak peduli dengan kalian selain untuk pemuas kelezatan sementara. Sedangkan   saya adalah seorang ayah dari empat gadis.</p>
<p>Bila saya membela kalian, berarti saya membela putri-putriku sendiri. Saya   ingin kalian bahagia seperti yang saya inginkan untuk putri-putriku.   Sesungguhnya tidak ada yang mereka inginkan salain memperkosa kehormatan   wanita, kemuliaan yang tercela tidak akan bisa kembali, begitu juga martabat   yang hilang tidak akan dapat diketemukan kembali.</p>
<p>Bila anak putri jatuh, tak seorangpun di antara mereka mau menyingsingkan   lengan untuk membangunkannya dari lembah kehinaan, yang engkau dapati mereka   hanya memperebutkan kecantikan si gadis, apabila telah berubah dan hilang,   mereka pun lalu pergi menelantarkan, persisnya seperti anjing meninggalkan   bangkai yang tidak tersisa daging sedikitpun. Inilah nasehatku padamu,   putriku. Inilah kebenaran. Selain ini jangan percaya.</p>
<p>Sadarlah bahwa di tanganmulah, bukan di tangan kami kaum laki-laki, kunci   pintu perbaikan.<br />
Bila mau perbaikilah diri kalian, dengan demikian umat pun akan menjadi baik.<i>(wallahul   musta’an</i>).</p>
<p>Disarikan dari buku : Ya ibnati oleh Ali Thanthawi</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=51&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/51/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/50/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/50/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:11:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[kemuslimahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/50/</guid>
		<description><![CDATA[HAK-HAK WANITA YANG SEMPURNA DALAM ISLAM DAN HIJAB YANG SYAR’I   Hak-hak ini semua tidak terdapat dalam faham yang menamakan dirinya &#8220;faham modern&#8221;, yang menyerukan &#8216;Emansipasi Wanita&#8217; itu. (Bahkan sebaliknya) mereka mengatakan bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan memenjarakannya di dalam rumah. Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang bisa dinikmati setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=50&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="width:100%;padding:0.75pt;" width="100%">
<p class="MsoNormal">HAK-HAK WANITA YANG SEMPURNA DALAM ISLAM DAN HIJAB YANG   SYAR’I</p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="padding:0.75pt;" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">Hak-hak ini semua tidak   terdapat dalam faham yang menamakan dirinya &#8220;faham modern&#8221;, yang   menyerukan &#8216;Emansipasi Wanita&#8217; itu. (Bahkan sebaliknya) mereka mengatakan   bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan memenjarakannya di dalam rumah.</p>
<p>Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang bisa   dinikmati setiap pandangan mata dan pemuas nafsu mereka yang bejat itu?</p>
<p>Inikah kebebasan yang mereka kumandangkan?</p>
<p>Dan inikah hak yang mereka tuntut? ISLAM MEMBERIKAN HAK-HAK WANITA DENGAN   SEMPURNA<br />
Sesungguhnya Islam menempatkan wanita di tempat yang sesuai pada tiga bidang   :</p>
<p>1. Bidang Kemanusiaan :<br />
Islam mengakui haknya sebagai manusia dengan sempurna sama dengan pria. Umat-umat   yang lampau mengingkari permasalahan ini.</p>
<p>2. Bidang Sosial :<br />
Telah terbuka lebar bagi mereka (terpisah dari kaum pria, pent) di segala   jenjang pendidikan, di antara mereka menempati jabatan-jabatan penting dan   terhormat dalam masyarakat sesuai dengan tingkatan usianya, masa kanak-kanak   sampai usia lanjut. Bahkan semakin bertambah usianya, semakin bertambah pula   hak-hak mereka, usia kanak-kanak; kemudian sebagai seorang isteri, sampai   menjadi seorang ibu yang menginjak lansia, yang lebih membutuhkan cinta,   kasih dan penghormatan.</p>
<p>3. Bidang Hukum :<br />
Islam memberikan pada wanita hak memiliki harta dengan sempurna dalam   mempergunakannya tatkala sudah mencapai usia dewasa dan tidak ada seorang pun   yang berkuasa atasnya baik ayah, suami, atau kepala keluarga.</p>
<p>Hak-hak ini semua tidak terdapat dalam faham yang menamakan dirinya   &#8220;faham modern&#8221;, yang menyerukan &#8216;Emansipasi Wanita&#8217; itu. (Bahkan   sebaliknya) mereka mengatakan bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan   memenjarakannya di dalam rumah.</p>
<p>Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang   bisa dinikmati setiap pandangan mata dan pemuas nafsu mereka yang bejat itu?</p>
<p>Inikah kebebasan yang mereka kumandangkan? Dan inikah hak yang mereka tuntut?   Apakah mereka menginginkan kita mengeluarkan puteri-puteri dan isteri-isteri   kita ke jalan raya dengan pakaian telanjang, bercampur baur dengan kaum pria?   Lalu di mana rasa cemburu terhadap kehormatan dan harga diri kita?</p>
<p>Benarlah apa yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam   terhadap mereka dan pendukung mereka, sebuah hadits yang diriwayatkan oleh   imam Ahmad dan Imam Bukhari, dari Ibnu Mas&#8217;ud Radhiallahu ‘anhu:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Tahoma;">إِنَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِمَّا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَدْرَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النَّاسُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَلاَمِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النُّبُوَّةِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">اْلأُوْلىَ</span> : <span style="font-family:Tahoma;">إِذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَسْتَحِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَاصْنَعْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">مَاشِعْتَ</span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><i>&#8220;Sesungguhnya   termasuk yang didapati manusia dari salah satu ucapan kenabian yang terdahulu   adalah : jika kamu tidak mempunyai perasaan malu, maka berbuatlah   semaumu&#8221;. </i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">
Demi Allah! Yang demikian itu berarti terjerumus ke dalam rayuan dan ajakan   Salibis yang dengki dan Zionis yang jahat.</p>
<p>Tidaklah mereka itu, melainkan corong-corong yang berbunyi menurut perintah   bos-nya dari Barat dan Timur, untuk menghancurkan kita dalam beragama Islam.</p>
<p>Dan saya mengatakan dengan tegas, sesungguhnya mereka itu tidak menyerukan   kebebasan dan hak-hak wanita, karena Allah Azza wa Jalla telah memberikan   hak-hak mereka dengan sempurna, tetapi mereka &#8211; demi Allah &#8211; menyerukan   kebebasan tubuh-tubuh wanita agar melanggar batas-batas akhlak yang utama dan   adat istiadat yang baik, sehingga tersebarlah kerusakan dan kebejatan moral   di muka bumi.</p>
<p>Alangkah jauhnya angan-angan mereka, sementara di sana   telah siap putera-putera yang telah bersumpah untuk menjadi tentara Allah   yang jujur di jalan agama, untuk mengorbankan segala apa yang ada pada diri   mereka.</p>
<p>GUNAKAN HIJABMU WAHAI SAUDARIKU…..</p>
<p>Di bawah ini keterangan bagaimana hijab yang syar&#8217;i, yang telah diperintahkan   oleh Allah Azza wa Jalla padamu. jangan biarkan hijab anda seperti apa yang   mereka kehendaki, dengan alasan cinta dan kasih sayang.</p>
<p>Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menghendaki jilbab itu sebagai penutup   tubuhmu dari pandangan matamata serigala, penjaga rasa malu, dan memelihara   kehormatanmu. Karena itu, jangan anda campakkan rasa malu itu dengan menjauhi   perintah-Nya, sebaliknya pegang teguhlah perintah itu, karena perasaan malu   selalu membawa kepada kebaikan.</p>
<p>Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari &#8211; Muslim dari &#8220;Imran bin   Hushain Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Tahoma;">الْحَيَاءُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لاَيَأْتِيْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">إِلاَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِخَيْرٍ</span>   <span style="font-family:Batang;"></p>
<p></span><i>&#8220;Tidaklah rasa malu itu ada, kecuali selalu mendatangkan   kebaikan&#8221;. </i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">
Demikian juga Imam Hakim dan yang lainnya mengeluarkan hadits dari Ibnu Umar   Radhiallahu anhuma, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"> <span style="font-family:Batang;"><br />
</span><span style="font-family:Tahoma;">الْحَيَـاءُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالإِيْمَانُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">قُرِنَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">جَمِيْعًا</span>, <span style="font-family:Tahoma;">فَإِذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">رُفِعَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَحَدُهُمَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">رُفِعَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اْلآخَرُ</span><span style="font-family:Batang;"></p>
<p></span><i> &#8221;Perasaan malu dan iman itu selalu berdampingan, bila   salah satunya hilang, hilanglah yang lainnya&#8221;. </i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">
Maka peganglah dengan teguh perkara yang dapat membawa kebaikan dan   mendekatkan diri anda kepada Allah Azza wa Jalla. Ketahuilah bahwa kehidupan   di dunia ini adalah sementara, sedang kehidupan akhirat adalah   kekal/selama-lamanya.jangan anda jual kenikmatan yang abadi itu dengan harta   dunia yang sirna ini. Allah Subhanahu wa ta’ala, berfirman:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Tahoma;">وَمَـا</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْحَيَاةُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">الدُّنْيَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِلاَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَعِبٌ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلَهْوٌ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلَلدَّارُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">اْلآخِرَةُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">خَيْرٌ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لِلَّذِيْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَتَقُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَفَلاَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">تَعْقِلُوْنَ</span> – <span style="font-family:Tahoma;">الأنعام</span> :<span style="font-family:Tahoma;">۳۲</span>   <span style="font-family:Batang;"></p>
<p></span><i>&#8220;Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan   sendau gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi   orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahami-nya?&#8221; (QS Al   An&#8217;am : 32). </i></p>
<p class="MsoNormal">
Berikut ini sifat hijab yang syar&#8217;i, saya mohon kepada Allah Azza wa Jalla   agar memberikan pertolongan kepada anda untuk memegang teguh padanya, dan   menjadikan anda termasuk orang-orang yang mendengarkan nasehat dan mengikuti   jalan yang baik.</p>
<p>1. Hijab itu hendaknya menutupi seluruh badan, dari atas kepala, sampai di   bawah mata kaki, kecuali bagian-bagian yang dikecualikan oleh syariat.</p>
<p>2. Hendaknya jilbab itu luas dan longgar, sehingga tidak nampak bentuk tubuh   dan anggota-anggota badan.</p>
<p>3. Kain jilbab itu harus tebal, sehingga tidak menampakkan warna kulit atau   yang lainnya.</p>
<p>4. Tidak bersifat menghias tubuh yang menarik pandangan pria, karena tujuan   jilbab itu sendiri adalah untuk menutupi keindahan tubuh.</p>
<p>5. Tidak menyerupai pakaian pria.</p>
<p>6. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir.</p>
<p>7. Tidak menyolok dan menarik pandangan orang.</p>
<p>8. Tidak memakai pewangi atau minyak wangi yang tercium baunya.</p>
<p>Demikianlah syarat-syarat jilbab yang Syar&#8217;i, yang masing-masing ada dalilnya   baik dari Al Qur&#8217;an maupun Sunnah, dan sengaja tidak saya cantumkan supaya   tidak terlalu panjang pembahasannya. Untuk lebih jelasnya, saya sarankan anda   membaca dengan teliti kitab &#8220;Hijabul Mar&#8217;atul Muslimah menurut Al Qur&#8217;an   dan As Sunnah&#8221; yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani,   semoga Allah memanjangkan umur beliau, karena banyak manfaatnya bagi kaum   muslimin. (Beliau rahimahullah sudah wafat, semoga ruhnya ditempatkan bersama   para syuhada dan shalihin, amin, pent).</p>
<p>Referensi: Buku “Membina Keharmonisan Berumah Tangga Menurut Al Qur’an dan   Sunnah dan Bahaya Emansipasi Wanita” Hal. 23-28 Penerbit Cahaya Tauhid Press,   Malang)</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/50/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/50/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=50&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/50/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/49/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/49/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[kemuslimahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/49/</guid>
		<description><![CDATA[Permisalan Wanita yang Baik Bagi Insan Beriman   Article Index Permisalan Wanita yang Baik Bagi Insan Beriman Page 2 Page 1 of 2 Al-Qur`an telah bertutur tentang dua wanita shalihah yang keimanannya telah menancap kokoh di relung kalbunya. Dialah Asiyah bintu Muzahim, istri Fir’aun, dan Maryam bintu ‘Imran. Dua wanita yang kisahnya terukir indah di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=49&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="width:100%;padding:0.75pt;" width="100%">
<p class="MsoNormal">Permisalan Wanita yang Baik Bagi Insan Beriman</p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="padding:0.75pt;" valign="top">
<table class="MsoNormalTable" align="right" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b>Article Index</b></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.skistttelkom.or.id/index.php/content/view/63/37/">Permisalan     Wanita yang Baik Bagi Insan Beriman</a></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><a href="http://www.skistttelkom.or.id/index.php/content/view/63/37/1/1/">Page     2</a></p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal">Page 1 of 2</p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">Al-Qur`an telah bertutur   tentang dua wanita shalihah yang keimanannya telah menancap kokoh di relung   kalbunya. Dialah Asiyah bintu Muzahim, istri Fir’aun, dan Maryam bintu   ‘Imran. Dua wanita yang kisahnya terukir indah di dalam Al-Qur`an itu   merupakan sosok yang perlu diteladani wanita muslimah saat ini. </span><span style="font-family:Arial;"></span></p>
<p> </p>
<p><span style="font-family:Tahoma;">وَضَرَبَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَثَلاً</span> <span style="font-family:Tahoma;">لِلَّذِيْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">آمَنُوا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">اِمْرَأَةَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِذْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">قَالَتْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَبِّ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">ابْنِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لِي</span>   <span style="font-family:Tahoma;">عِنْدَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بَيْتًا</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْجَنَّةِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَنَجِّنِي</span>   <span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَعَمَلِهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَنَجِّنِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِن</span><b>َ </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الْقَوْمِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الظَّالِمِيْنَ</span>. </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَمَرْيَمَ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">ابْنَتَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عِمْرَانَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الَّتِي</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">أَحْصَنَتْ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فَرْجَهَا</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فَنَفَخْنَا</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فِيْهِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">رُوْحِنَا</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَصَدَّقَتْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">بِكَلِمَاتِ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">رَبِّهَا</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَكُتُبِهِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَكَانَتْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> </b><span style="font-family:Tahoma;">الْقَانِتِيْنَ</span></p>
<p>Dan Allah membuat istri Fir’aun sebagai perumpamaan bagi orang-orang   yang beriman, ketika istri Fir’aun berkata: “Wahai Rabbku, bangunkanlah   untukku di sisi-Mu sebuah rumah dalam surga. Dan selamatkanlah aku dari   Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang dzalim.”   (Perumpamaan yang lain bagi orang-orang beriman adalah) Maryam putri Imran   yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian   dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat-kalimat Rabbnya dan   kitab-kitab-Nya, dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat. (At-Tahrim:   11-12)</p>
<p>Asiyah bintu Muzahim, istri Fir’aun, dan Maryam bintu ‘Imran adalah dua   wanita kisahnya terukir indah dalam Al-Qur`an. Ayat-ayat Rabb Yang Maha   Tinggi menuturkan keshalihan keduanya dan mempersaksikan keimanan yang   berakar kokoh dalam relung kalbu keduanya. Sehingga pantas sekali kita   katakan bahwa keduanya adalah wanita yang manis dalam sebutan dan indah dalam   ingatan.</p>
<p>Asiyah dan Maryam adalah dua dari sekian qudwah (teladan) bagi   wanita-wanita yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan uswah hasanah   bagi para istri kaum mukminin. Al-Imam Ath-Thabari rahimahullahu berkata   dalam kitab tafsirnya: “Allah yang Maha Tinggi berfirman bahwasanya Dia   membuat permisalan bagi orang-orang yang membenarkan Allah dan mentauhidkan-Nya,   dengan istri Fir’aun yang beriman kepada Allah, mentauhidkan-Nya, dan   membenarkan Rasulullah Musa &#8216;alaihissalam. Sementara wanita ini di bawah   penguasaan suami yang kafir, satu dari sekian musuh Allah. Namun kekafiran   suaminya itu tidak memudharatkannya, karena ia tetap beriman kepada Allah.   Sementara, termasuk ketetapan Allah kepada makhluk-Nya adalah seseorang   tidaklah dibebani dosa orang lain (tapi masing-masing membawa dosanya   sendiri, -pent.1), dan setiap jiwa mendapatkan apa yang ia usahakan.” (Jami’ul   Bayan fi Ta`wilil Qur`an/ Tafsir Ath-Thabari, 12/162)</p>
<p>Pada diri Asiyah dan Maryam, ada permisalan yang indah bagi para   istri yang mengharapkan perjumpaan dengan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan hari   akhir. Keduanya dijadikan contoh untuk mendorong kaum mukminin dan mukminat   agar berpegang teguh dengan ketaatan dan kokoh di atas agama. (Al-Jami’ li   Ahkamil Qur`an/ Tafsir Al-Qurthubi, 9/132) Seorang istri yang shalihah, ia   akan bersabar dengan kekurangan yang ada pada suaminya dan sabar dengan   kesulitan hidup bersama suaminya. Tidaklah ia mudah berkeluh kesah di hadapan   suaminya atau mengeluhkan suaminya kepada orang lain, apalagi mengghibah   suami, menceritakan aib/ cacat dan kekurangan sang suami.</p>
<p>Bagaimana pun kekurangan suaminya dan kesempitan hidup bersamanya,   ia tetap bersyukur di sela-sela kekurangan dan kesempitan tersebut, karena   Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memilihkan lelaki muslim yang beriman kepada Allah   dan hari akhir sebagai pendamping hidupnya. Dan tidak memberinya suami   seperti suami Asiyah bintu Muzahim yang sangat kafir kepada Allah Subhanahu   wa Ta&#8217;ala dan berbuat aniaya terhadap istri karena ia beriman kepada Allah   dan Rasul-Nya. Tersebutlah, ketika sang durjana yang bergelar Fir’aun itu   mengetahui keimanan Asiyah istrinya, ia keluar menemui kaumnya lalu bertanya:   “Apa yang kalian ketahui tentang Asiyah bintu Muzahim?” Merekapun memujinya.   Fir’aun berkata: “Ia menyembah Tuhan selain aku.” Mereka berkata: “Kalau   begitu, bunuhlah dia.” Maka Fir’aun membuat pasak-pasak untuk istrinya,   kemudian mengikat kedua tangan dan kedua kaki istrinya, kemudian menyiksanya   di bawah terik matahari. Jika Fir’aun berlalu darinya, para malaikat menaungi   Asiyah dengan sayap-sayap mereka. Asiyah berdoa: “Wahai Rabbku, bangunkanlah   untukku di sisi-Mu sebuah rumah di dalam surga.” Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala   pun mengabulkan doa Asiyah dengan membangunkan sebuah rumah di surga   untuknya. Dan rumah itu diperlihatkan kepada Asiyah, maka ia pun tertawa.   Bertepatan dengan itu Fir’aun datang. Melihat Asiyah tertawa, Fir’aun berkata   keheranan: “Tidakkah kalian heran dengan kegilaan Asiyah? Kita siksa dia,   malah tertawa.” Menghadapi beratnya siksaan Fir’aun, hati Asiyah tidak lari   untuk berharap kepada makhluk. Ia hanya berharap belas kasih dan pertolongan   dari Penguasa makhluk, Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Ia berdoa agar diselamatkan   dari siksaan yang ditimpakan Fir’aun dan kaumnya serta tidak lupa memohon   agar diselamatkan dari melakukan kekufuran sebagaimana yang diperbuat Fir’aun   dan kaumnya.2 Akhir dari semua derita dunia itu, berujung dengan dicabutnya   ruh Asiyah untuk menemui janji Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala.3 Istri yang   shalihah akan menjaga dirinya dari perbuatan keji dan segala hal yang   mengarah ke sana. Sehingga ia tidak keluar rumah kecuali karena darurat,   dengan izin suaminya. Kalaupun keluar rumah, ia memperhatikan adab-adab   syar‘i. Dia menjaga diri dari bercampur baur apalagi khalwat (bersepi-sepi/   berdua-duaan) dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ia tidak berbicara   dengan lelaki ajnabi (non mahram) kecuali karena terpaksa dengan tidak   melembut-lembutkan suara. Dan ia tidak melepas pandangannya dengan melihat   apa yang diharamkan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Ia ingat bagaimana Allah   Subhanahu wa Ta&#8217;ala memuji Maryam yang sangat menjaga kesucian diri, sehingga   ketika<span>  </span>bahwa dia akan mengandung   seorang anak yang<span style="font-family:Symbol;"><span>u</span></span>dikabarkan   oleh Jibril<span>  </span>kelak menjadi rasul   pilihan Allah, Maryam berkata dengan heran:</p>
<p><span style="font-family:Tahoma;">أَ<b>نَّى</b></span><b> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">يَكُوْنُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">لِي</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">غُلاَمٌ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَلَمْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">يَمْسَسْنِي</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">بَشَرٌ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَلَمْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">أَكُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">بَغِيّ</span></b>ً<span style="font-family:Tahoma;">ا</span></p>
<p>“Bagaimana aku bisa memiliki seorang anak laki-laki sedangkan aku tidak   pernah disentuh oleh seorang manusia (laki-laki) pun dan aku bukan pula   seorang wanita pezina.” (Maryam: 20) Wanita shalihah akan mengingat<span>  </span>dan bagaimana ketekunannya<span style="font-family:Symbol;"><span>I</span></span>bagaimana   keimanan Maryam kepada Allah<span>  </span>dalam   beribadah, sehingga Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memilihnya dan mengutamakannya   di atas seluruh wanita</p>
<p><b>. </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَإِذْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">قَالَتِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الْمَلاَئِكَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">يَامَرْيَمُ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">إِنَّ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">اللهَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">اصْطَفَاكِ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَطَهَّرَكِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَاصْطَفَاكِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَلَى</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">نِسآء</span>ِ </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الْعَالَمِيْنَ</span> </b></p>
<p>Ingatlah ketika malaikat Jibril berkata: “Wahai Maryam, sesungguhnya Allah   telah memilihmu, mensucikan dan melebihkanmu di atas segenap wanita di alam   ini (yang hidup di masa itu).” (Ali ‘Imran: 42) Rasulullah Shallallahu   &#8216;alaihi wa sallam pernah bersabda:</p>
<p><b><span style="font-family:Tahoma;">حَسْبُكَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">نِسَاءِ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الْعَالَمِيْنَ</span>: </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مَرْيَمُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">ابْنَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عِمْرَانَ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَخَدِيْجَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">بِنْتَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">خُوَيْلِدٍ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَفَاطِمَةُ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">بِنْتُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مُحَمَّدٍ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَآسِيَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">امْرَأَةُ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span></b></p>
<p>“Cukup bagimu dari segenap wanita di alam ini (empat wanita, yaitu:)   Maryam putri Imran, Khadijah bintu Khuwailid, Fathimah bintu Muhammad, dan   Asiyah istri Fir’aun.”4 Yakni cukup bagimu untuk sampai kepada martabat   orang-orang yang sempurna dengan mencontoh keempat wanita ini, menyebut   kebaikan-kebaikan mereka, kezuhudan mereka terhadap kehidupan dunia, dan   tertujunya hati mereka kepada kehidupan akhirat. Kata Ath-Thibi, cukup bagimu   dengan mengetahui/ mengenal keutamaan mereka dari mengenal seluruh wanita.   (Tuhfatul Ahwadzi, kitab Al-Manaqib) Beliau Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam   juga bersabda memuji Asiyah dan Maryam5:</p>
<p><b><span style="font-family:Tahoma;">كَمُلَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الرِّجَالِ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">كَثِيْرٌ،</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَلَمْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">يَكْمُلْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">النِّسَاءِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">إِلاَّ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">آسِيَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">امْرَأُةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَمَرْيَمُ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">ابْتَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عِمْرَانَ،</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَإِنَّ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فَضْلَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَائِشَةَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَلى</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">النِّسَاءِ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">كَفَضْلِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الثَّرِيْدِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَلى</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">سَائِرِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الطَّعَام</span>ِ</b></p>
<p>“Orang yang sempurna dari kalangan laki-laki itu banyak, namun tidak ada   yang sempurna dari kalangan wanita kecuali Asiyah istri Fir’aun dan Maryam   putri Imran. Sungguh keutamaan ‘Aisyah bila dibanding para wanita selainnya   seperti kelebihan tsarid6 di atas seluruh makanan.”7 Di antara keutamaan   Asiyah adalah ia memilih dibunuh daripada mendapatkan (kenikmatan berupa)   kerajaan (karena suaminya seorang raja). Dan ia memilih azab/ siksaan di   dunia daripada mendapatkan kenikmatan yang tadinya ia reguk di<span>  </span>benar<span style="font-family:Symbol;"><span>u</span></span>istana sang suami yang   dzalim. Ternyata firasatnya tentang Musa<span>    </span>adanya ketika ia berkata kepada Fir’aun saat mengutarakan keinginannya   untuk menjadikan Musa &#8216;alaihissalam sebagai anak angkatnya:</p>
<p><b><span style="font-family:Tahoma;">قُرَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَيْنٍ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">لِي</span></b> (agar ia menjadi penyejuk mata bagiku).8 (Fathul Bari   6/544) Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata: “Ayat-ayat ini (surat   At-Tahrim ayat 10-12) mengandung tiga permisalan, satu untuk orang-orang   kafir dan dua permisalan lagi untuk kaum mukminin.” Setelah beliau   menyebutkan permisalan bagi orang kafir, selanjutnya beliau berkata: “Adapun   dua permisalan bagi orang-orang beriman, salah satunya adalah istri Fir’aun.   Sisi permisalannya: Hubungan seorang mukmin dengan seorang kafir tidaklah   bermudharat bagi si mukmin sedikitpun, apabila si mukmin memisahkan diri dari   orang kafir tersebut dalam kekafiran dan amalannya. Karena maksiat yang   diperbuat orang lain sama sekali tidak akan berbahaya bagi seorang mukmin   yang taat di akhiratnya kelak, walaupun mungkin ketika di dunia ia   mendapatkan kemudharatan dengan sebab hukuman yang dihalalkan bagi penduduk   bumi bila mereka menyia-nyiakan perintah Allah, lalu hukuman itu datang   secara umum (sehingga orang yang baik pun terkena). Istri Fir’aun tidaklah   mendapatkan mudharat karena hubungannya dengan Fir’aun, padahal Firaun itu   adalah manusia paling kafir. Sebagaimana istri Nabi Nuh dan Nabi Luth   &#8216;alaihimassalam tidak mendapatkan kemanfaatan karena hubungan keduanya dengan   dua utusan Rabb semesta alam. Permisalan yang kedua bagi kaum mukminin adalah   Maryam, seorang wanita yang tidak memiliki suami, baik dari kalangan orang   mukmin ataupun dari orang kafir. Dengan demikian, dalam ayat ini Allah   menyebutkan tiga macam wanita: Pertama: wanita kafir yang bersuamikan lelaki   yang shalih.9 Kedua: wanita shalihah yang bersuamikan lelaki yang kafir. Ketiga:   gadis perawan yang tidak punya suami dan tidak pernah berhubungan dengan   seorang lelakipun. Jenis yang pertama, ia tidak mendapatkan manfaat karena   hubungannya dengan suami tersebut. Jenis kedua, ia tidak mendapatkan mudharat   karena hubungannya dengan suami yang kafir. Jenis ketiga, ketiadaan suami   tidak bermudharat sedikitpun baginya. Kemudian, dalam permisalan-permisalan   ini ada rahasia-rahasia indah yang sesuai dengan konteks surat ini. Karena   surat ini diawali dengan menyebutkan istri-istri Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa   sallam dan peringatan kepada mereka dari saling membantu menyusahkan beliau   Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam10. Bila mereka (istri-istri Nabi) itu tidak mau   taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta tidak menginginkan hari akhirat,   niscaya tidak bermanfaat bagi mereka hubungan mereka dengan Rasulullah   Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, sebagaimana istri Nuh dan istri Luth tidak   mendapatkan manfaat dari hubungan keduanya dengan suami mereka. Karena itulah   di dalam surah ini dibuat permisalan dengan hubungan nikah11 bukan hubungan   kekerabatan. Yahya bin Salam berkata: “Allah membuat permisalan yang pertama   untuk memperingatkan ‘Aisyah dan Hafshah radhiallahu &#8216;anhuma. Kemudian   memberikan permisalan kedua bagi keduanya untuk menganjurkan keduanya agar berpegang   teguh dengan ketaatan. Adapula pelajaran lain yang bisa diambil dari   permisalan yang dibuat untuk kaum mukminin dengan Maryam. Yaitu, Maryam tidak   mendapatkan mudharat sedikit pun di sisi Allah dengan tuduhan keji yang   dilemparkan Yahudi dan musuh-musuh Allah terhadapnya. Begitu pula sebutan   jelek untuk putranya, sedangkan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mensucikan keduanya   dari tuduhan tersebut. Perlakuan jahat dan tuduhan keji itu ia dapatkan   padahal ia adalah seorang ash-shiddiqah al-kubra (wanita yang sangat benar   keimanannya, sempurna ilmu dan amalnya12), wanita pilihan di atas segenap   wanita di alam ini. Lelaki yang shalih (yakni Isa putra Maryam &#8216;alaihissalam)   pun tidak mendapatkan mudharat atas tuduhan orang-orang fajir dan fasik   terhadapnya. Dalam ayat ini juga ada hiburan bagi ‘Aisyah Ummul Mukminin   radhiallahu &#8216;anha (atas tuduhan keji yang ia terima dari orang-orang   munafik), jika surat ini turun setelah peristiwa Ifk13. Dan sebagai persiapan   bagi jiwanya untuk menghadapi apa yang dikatakan para pendusta, bila surat   ini turun sebelum peristiwa Ifk. Sebagaimana dalam permisalan dengan istri   Nuh dan Luth ada peringatan bagi ‘Aisyah dan juga Hafshah dengan apa yang   diperbuat keduanya terhadap Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.” (At-Tafsirul   Qayyim, hal. 396-498) Demikian, semoga menjadi teladan dan pelajaran berharga   bagi para istri shalihah… Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab. 1 Sebagaimana   Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman dalam Tanzil-Nya:</p>
<p><b><span style="font-family:Tahoma;">وَلاَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">تَكْسِبُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">كُلُّ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">نَفْسٍ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">إِلاَّ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهَا</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَلاَ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">تَزِرُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَازِرَةٌ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وِزْرَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">أُخْ</span></b><span style="font-family:Tahoma;">رَى</span></p>
<p>“Dan tidaklah seseorang melakukan suatu dosa melainkan kemudharatannya   kembali kepada dirinya sendiri, dan seseorang yang berdosa tidak akan memikul   dosa orang lain.” (Al-An’am: 164) 2 Faedah: Al-’Allamah Al-Alusi   rahimahullahu dalam tafsirnya mengatakan: “Dalam ayat ini terdapat dalil   bahwa beristi`adzah (minta perlindungan) kepada Allah dan mohon keselamatan   dari-Nya ketika terjadi ujian/ cobaan dan goncangan, merupakan kebiasaan yang   dilakukan orang-orang shalih dan sunnah para nabi. Dan ini banyak disebutkan   dalam Al-Qur`an.” (Ruhul Ma’ani fi Tafsir Al-Qur`anil ‘Azhim was Sab’il   Matsani, 13/791) 3 Jami’ul Bayan fi Ta‘wilil Qur`an 12/162, Al-Jami’ li   Ahkamil Qur`an/ Tafsir Al-Qurthubi 9/132, Ruhul Ma’ani 13/790, An-Nukat wal   ‘Uyun Tafsir Al-Mawardi 6/47. 4 HR. At-Tirmidzi no. 3878, kitab Manaqib ‘an   Rasulillah, bab Fadhlu Khadijah radhiallahu &#8216;anha, dari hadits Anas bin Malik   radhiallahu &#8216;anhu. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam   Shahih At-Tirmidzi dan Al-Misykat no. 6181. 5 Ada sebagian atsar yang   menyebutkan bahwa Maryam dan Asiyah diperistri Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa   sallam di surga, sebagaimana riwayat Ath-Thabrani dari Sa’ad bin Junadah, ia   berkata: Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p><b><span style="font-family:Tahoma;">إِنَّ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">اللهَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">زَوَّجَنِي</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فِي</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">الْجَنَّةِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مَرْيَمَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">بِنْتَ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عِمْرَانَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَامْرَأَةَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَأُخْتَ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">مُوْسى</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">السَّلاَم</span></b>ِ</p>
<p>“Sesungguhnya Allah menikahkan aku di surga dengan Maryam bintu Imran,   istri Fir’aun (Asiyah), dan dengan (Kultsum) saudara perempuannya Musa   &#8216;alaihissalam.” Namun hadits ini lemah, Asy-Syaikh Al-Albani dalam   Adh-Dha’ifah (no. 812) mengatakan hadits ini mungkar. Adapun pendapat yang   mengatakan Maryam dan Asiyah adalah nabi dari kalangan wanita sebagaimana   Hajar dan Sarah, tidaklah benar karena syarat nubuwwah (kenabian) adalah dari   kalangan laki-laki, menurut pendapat yang shahih. (Ruhul Ma’ani, 13/793)   Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman:</p>
<p><span style="font-family:Tahoma;">وَمَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَرْسَلْنَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">قَبْلِكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِلاَّ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">رِجَالاً</span> <span style="font-family:Tahoma;">نُو</span>ْ<span style="font-family:Tahoma;">حِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِلَيْهِمْ</span></p>
<p>“Tidaklah Kami mengutus rasul sebelummu kecuali dari kalangan laki-laki   yang Kami berikan wahyu kepada mereka.” (An-Nahl: 43) 6 Tsarid adalah makanan   istimewa berupa daging dicampur roti yang dilumatkan. 7 HR. Al-Bukhari no.   3411, kitab Ahaditsul Anbiya, bab Qaulillahi Ta’ala: Wa Dharaballahu Matsalan   lilladzina Amanu… . Diriwayatkan pula oleh Al-Imam Muslim no. 6222, kitab   Fadha`il Ash-Shahabah. 8 Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman:</p>
<p><span style="font-family:Tahoma;">فَلْتَقَطَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">آلُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">لِيَكُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَهُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَدُوًّا</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَحَزَنًا</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِنَّ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَهَامَانَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَجُنُوْد</span><b>َ</b><b><span style="font-family:Tahoma;">هُمَا</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">كَانُوْا</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">خَاطِئِيْنَ</span>. </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَقَالَتِ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">امْرَأَةُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">فِرْعَوْنَ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">قُرَّتُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَيْنٍ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">لِي</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَلَكَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">لاَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">تَقْتُلُوْهُ</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">عَسَى</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">أَنْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">يَنْفَعَنَا</span>   </b><b><span style="font-family:Tahoma;">أَوْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">نَتَّخِذَهُ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَلَدًا</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">وَهُمْ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">لاَ</span> </b><b><span style="font-family:Tahoma;">يَشْعُرُوْنَ</span>   </b></p>
<p>“Maka Musa dipungut oleh keluarga Fir’aun yang kemudian ia menjadi musuh   dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Fir’aun dan Haman beserta tentaranya   adalah orang-orang yang bersalah. Dan berkatalah istri Fir’aun kepada   suaminya: ‘Ia adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kalian   membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat bagi kita atau kita ambil ia menjadi   anak.’ Sedangkan mereka tiada menyadari.” (Al-Qashash: 8-9) 9 Yaitu istri   Nabi Nuh &#8216;alaihissalam dan istri Nabi Luth &#8216;alaihissalam 10 Lihat surat   At-Tahrim ayat 1 sampai 5. 11 Hubungan istri dengan suaminya; istri Nuh   dengan suaminya, istri Luth dengan suaminya, dan Asiyah dengan suaminya   Fir‘aun. 12 Taisir Al-Karimir Rahman, hal. 875 13 Kisah Ifk ini (tuduhan zina   terhadap ‘Aisyah) beserta pernyataan kesucian ‘Aisyah diabadikan dalam   Al-Qur`an, surah An-Nur ayat 11-26. Menumbuhkan Suasana Ibadah di dalam Rumah   Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah Bagi seorang muslim ataupun   muslimah, menjalani kehidupan rumah tangga adalah bagian dari ibadah kepada   Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Karena disadari, hidup berumah tangga merupakan   pelaksanaan dari sunnah1 Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, di mana   beliau mengancam orang yang membenci sunnah ini sebagai orang yang tidak   menyepakati jalan yang beliau lalui. Shahabat Nabi yang mulia Anas bin Malik   radhiallahu &#8216;anhu menuturkan:</p>
<p><span style="font-family:Tahoma;">جاَءَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">ثَلاَثَةُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَهْطٍ</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِلَى</span> <span style="font-family:Tahoma;">بُيُوْتِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَزْوَاجِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النَّبِيِّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَسْأَلُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عِبَادَةِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النَّبِيِّ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَلَمَّا</span> <span style="font-family:Tahoma;">أُخْبِرُوا</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَأَنَّهُم</span>ْ   <span style="font-family:Tahoma;">تَقَالُّوْهَا،</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَقَالُوْا</span>: <span style="font-family:Tahoma;">وَأَيْنَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">نَحْنُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">النَّبِيِّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ؟</span>   <span style="font-family:Tahoma;">قَدْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">غَفَرَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">مَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَقَدَّمَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">ذَنْبِهِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَمَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَأَخَّرَ</span>.   <span style="font-family:Tahoma;">قَالَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَحَدُهُمْ</span>:   <span style="font-family:Tahoma;">أَمَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَنَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">فَأَناَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أُصَلِّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللَّيْلَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَبَدًا</span>. <span style="font-family:Tahoma;">وَقَالَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">آخَرُ</span>: <span style="font-family:Tahoma;">أَنَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَصُوْم</span>ُ <span style="font-family:Tahoma;">الدَّهْرَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أُفْطِرُ</span>. <span style="font-family:Tahoma;">وَقاَلَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">آخَرُ</span>: <span style="font-family:Tahoma;">أَنَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَعْتَزِلُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النِّسَاءَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَلاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَتَزَوَّجُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أبَدًا</span>.   <span style="font-family:Tahoma;">فَجَاءَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَسُوْلُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَقَالَ</span>: <span style="font-family:Tahoma;">أَنْتُمُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الَّذِيْنَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">قُلْتُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَكَذَا؟</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَمَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَاللهِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">إِنِّي</span> <span style="font-family:Tahoma;">لأَخْشَاكُمْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">لِلَّهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَأَتْقَاكُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَهُ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَكِنِّي</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَصُوْمُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَأُفْطِرُ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَأُصَلِّي</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَأَرْقُدُ،</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَأَتَزَوَّجُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النِّسَاءَ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَمَنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَغِبَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَنْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">سُنَّتِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَلَيْسَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنِّي</span></p>
<p>Datang tiga orang shahabat ke rumah istri Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam   guna menanyakan tentang ibadah Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. Ketika   dikabarkan bagaimana ibadah beliau, seakan-akan mereka menganggapnya kecil.   Mereka berkata: ‘Di mana posisi kita dibanding Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa   sallam? Sementara Allah telah mengampuni dosa-dosa beliau yang telah lalu dan   yang akan datang’. Salah seorang dari mereka berkata: “Adapun aku, aku akan   shalat malam semalam suntuk’. Yang satu lagi berkata: “Aku akan puasa   sepanjang masa dan tidak pernah berbuka’. Yang lainnya mengatakan: “Aku akan   menjauhi wanita maka aku tidak akan menikah selama-lamanya”. Datanglah   Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam dan dikabarkan ucapan mereka itu   kepada beliau. Maka beliau pun bersabda: “Apakah kalian yang mengatakan ini   dan itu? Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di   antara kalian dan paling bertakwa kepada Allah. Akan tetapi aku puasa dan aku   juga berbuka, aku shalat dan aku juga tidur, dan aku menikahi para wanita.   Siapa yang membenci sunnahku2 maka ia bukan termasuk orang yang berjalan di   atas jalanku’.”3 Demikianlah, karena menikah adalah ibadah, hidup berumah   tangga adalah ibadah sehingga dalam perjalanan rumah tangganya sehari-hari   tak lepas dari nilai ibadah. Ia upayakan agar rumah tangganya selalu dipenuhi   dengan amalan ketaatan, perbuatan baik dan takwa yang dilakukan seluruh   penghuni rumah. Ia memerintahkan mereka, menganjurkan dan mendorong mereka   untuk beramal shalih, karena demikianlah yang diperintahkan Rabbnya Subhanahu   wa Ta&#8217;ala:</p>
<p><span style="font-family:Tahoma;">وَأْمُرْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَهْلَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِالصَّلاَةِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَاصْطَبِرْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">لاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">نَسْأَلُكَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">رِزْقًا</span> <span style="font-family:Tahoma;">نَحْنُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">نَرْزُقُكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالْعَاقِبَةُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لِلتَّقْوَ<b>ى</b></span></p>
<p>“Perintahkanlah keluargamu untuk mengerjakan shalat dan bersabarlah   atasnya. Kami tidak meminta rizki kepadamu bahkan Kamilah yang memberimu   rizki dan balasan yang baik itu bagi orang-orang yang bertakwa.” (Thaha: 132)   Al-’Allamah Asy-Syaikh Abu Abdillah Abdurrahman bin Nashir As-Sa‘di4   rahimahullahu berkata menafsirkan ayat <span style="font-family:Tahoma;">وَأْمُرْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَهْلَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِالصَّلاَةِ</span>: “Anjurkan keluargamu untuk menegakkan shalat,   dorong mereka untuk mengerjakannya baik shalat yang wajib maupun yang sunnah.   Perintah untuk melakukan sesuatu mencakup perintah untuk melakukan seluruh   perkara yang dibutuhkan guna menyempurnakan sesuatu tersebut. Sehingga   perintah shalat dalam ayat ini mencakup perintah untuk mengajari keluarga   tentang amalan shalat, apa yang bisa memperbaiki shalat, apa yang bisa   merusaknya, dan apa yang bisa menyempurnakannya. <span style="font-family:Tahoma;">وَاصْطَبِرْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهَا</span>   Yakni: bersabarlah dalam menegakkan shalat, dengan hukum, rukun, adab-adab,   dan khusyuknya. Karena hal itu berat bagi jiwa, akan tetapi sepantasnya jiwa   itu dipaksa dan dibuat bersungguh-sungguh untuk mengamalkan shalat. Sabar   bersama amalan shalat itu berlangsung terus menerus. Karena bila seorang   hamba mengerjakan shalat sesuai dengan apa yang diperintahkan, niscaya amalan   agama selain shalat akan lebih terjaga dan lebih lurus. Namun bila ia   menyia-nyiakan shalat, niscaya amalan lainnya lebih tersia-siakan.” (Taisir   Al-Karimir Rahman, hal. 517) Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memuji salah seorang   nabinya yang mulia, Nabi Ismail &#8216;alaihissalam, dengan firman-Nya:</p>
<p><span style="font-family:Tahoma;">وَاذْكُرْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْكِتَابِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِسْمَاعِيْلَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِنَّهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَانَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">صَادِقَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْوَعْدِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَكَانَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَسُوْلاً</span> <span style="font-family:Tahoma;">نَبِيًّا</span>. <span style="font-family:Tahoma;">وَكَانَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَأْمُرُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَهْلَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِالصَّلاَةِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالزَّكَاةِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَكَانَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عِنْدَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَبِّهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَرْضِيًّا</span></p>
<p>“Dan ceritakanlah (wahai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang   tersebut) di dalam Al-Qur`an. Sesungguhnya Ismail adalah seorang yang benar   janjinya dan dia adalah seorang rasul dan nabi. Dia menyuruh keluarganya   untuk mengerjakan shalat dan menunaikan zakat, dan dia adalah seorang yang   diridhai di sisi Rabbnya.” (Maryam: 54-55) Al-Allamah Abu Ats-Tsana`   Syihabuddin As-Sayyid Mahmud Al-Alusi Al-Baghdadi5 rahimahullahu berkata:   “Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman <span style="font-family:Tahoma;">وَكَانَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">يَأْمُرُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَهْلَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِالصَّلاَةِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالزَّكَاةِ</span> (Dia menyuruh keluarganya   untuk mengerjakan shalat dan menunaikan zakat) dalam rangka menyibukkan diri   dengan yang paling penting yaitu seorang lelaki (suami/ kepala rumah tangga)   setelah ia menyempurnakan dirinya ia mulai menyempurnakan orang yang paling   dekat dengannya. Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman: <span style="font-family:Tahoma;">وَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَنْذِرْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَشِيْرَتَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اْلأَقْرَبِيْنَ</span>   “Berilah peringatan kepada keluarga/ kerabatmu yang terdekat.” (Asy-Syu`ara’:   214) <span style="font-family:Tahoma;">وَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أْمُرْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَهْلَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِالصَّلاَةِ</span> “Perintahkanlah keluargamu   untuk mengerjakan shalat.” (Thaha: 132) <span style="font-family:Tahoma;">قُوْا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَنْفُسَكُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَأَهْلِيْكُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">نَارًا</span>   “Jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka.” (At-Tahrim: 6)   Atau ia bertujuan untuk menyempurnakan semua orang dengan terlebih dahulu   menyempurnakan mereka (anggota keluarganya/ orang yang terdekat dengannya)   karena mereka merupakan qudwah/ contoh teladan yang akan ditiru oleh   manusia.” (Ruhul Ma‘ani, 9/143) Sabda Nabi yang mulia pun turut menjadi   pendorongnya untuk menganjurkan keluarganya kepada kebajikan. Abu Hurairah   radhiallahu &#8216;anhu berkata: Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda:   <span style="font-family:Tahoma;">رَحِمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">رَجُلاً</span> <span style="font-family:Tahoma;">قَامَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الّليْلِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَصَلَّى</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَأَيْقَظَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">امْرَأَتَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَصَلَّتْ</span>,   <span style="font-family:Tahoma;">فَإِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَبَتْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">نَضَحَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِي</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَجْهِهَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْمَاءَ</span>. <span style="font-family:Tahoma;">وَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَحِمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">امْرَأَةً</span> <span style="font-family:Tahoma;">قَامَتْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الّليْلِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَصَلَّتْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَأَيْقَظَتْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">زَوْج</span>َ<span style="font-family:Tahoma;">هَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَصَلَّى</span>, <span style="font-family:Tahoma;">فَإِنْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَبَى</span> <span style="font-family:Tahoma;">نَضَحَت</span>   <span style="font-family:Tahoma;">فِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَجْهِهِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">الْمَاءَ</span> “Semoga Allah merahmati   seorang lelaki (suami) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan   ia membangunkan istrinya hingga istrinya pun shalat. Bila istrinya enggan, ia   percikkan air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita (istri)   yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan   suaminya hingga suaminya pun shalat. Bila suaminya enggan, ia percikkan air   ke wajahnya.”6 Al-Allamah Al-‘Azhim Abadi rahimahullahu menerangkan hadits di   atas dengan menyatakan bahwa Allah merahmati seorang lelaki yang shalat   tahajjud pada sebagian malam dan ia membangunkan istrinya ataupun wanita yang   merupakan mahramnya, baik dengan peringatan atau nasehat hingga si istri pun   mengerjakan shalat walau hanya satu raka‘at. Bila istrinya enggan untuk   bangun karena kantuk yang sangat atau perasaan malas yang lebih dominan, ia   memercikkan air ke wajah istrinya. Yang dimaukan di sini adalah ia berlaku   lembut kepada istrinya dan berusaha membangunkannya untuk mengerjakan amalan   ketaatan kepada Rabbnya selama memungkinkan, karena Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala   berfirman: <span style="font-family:Tahoma;">وَتَعَاوَنُوْا</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَى</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْبِرِّ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَالتَّقْوى</span> “Tolong menolonglah   kalian dalam perbuatan kebaikan dan ketakwaan.” Hadits ini menunjukkan   bolehnya bahkan disenangi memaksa seseorang untuk melakukan amal kebaikan.   Sebagaimana hadits ini menerangkan tentang pergaulan yang baik antara suami   dengan istrinya, kelembutan yang sempurna, kesesuaian, kecocokan dan   kesepakatan di antara keduanya. (Lihat Aunul Ma‘bud, kitab Ash-Shalah, bab   Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail) Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam juga   bersabda: <span style="font-family:Tahoma;">إِذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَيْقَظَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الرَّجُلُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَهْلَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللّيْلِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَصَلَّيَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَوْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَكْعَتَيْنِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">جَمِيْعًا،</span> <span style="font-family:Tahoma;">كُتِبَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">في</span> <span style="font-family:Tahoma;">الذَّاكِرِيْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالذَّاكِرَاتِ</span> “Apabila seorang lelaki (suami) membangunkan   keluarganya di waktu malam hingga keduanya mengerjakan shalat atau shalat dua   rakaat semuanya, maka keduanya dicatat termasuk golongan laki-laki dan   perempuan yang berzikir.”7 Dalam riwayat yang dikeluarkan An-Nasa`i   disebutkan dengan lafadz: <span style="font-family:Tahoma;">إِذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">اسْتَيْقَظَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الرَّجُلُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللّيْلِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَأَيْقَظَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">امْرَأَتَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَصَلَّيَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">رَكْعَتَيْنِ</span>, <span style="font-family:Tahoma;">كُتِبَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الذَّاكِرِيْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَثِيْرًا</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالذَّاكِرَاتِ</span> “Apabila seorang lelaki   (suami) bangun di waktu malam dan ia membangunkan istrinya lalu keduanya   mengerjakan shalat dua rakaat, maka keduanya dicatat termasuk golongan   laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat/ berdzikir kepada Allah.” Yang   dimaksud dengan keluarga dalam hadits di atas meliputi istri, anak-anak,   kerabat, budak laki-laki maupun perempuan. (Aunul Ma‘bud, kitab Ash-Shalah,   bab Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail). Dan hadits di atas tidaklah menunjukkan   syarat harus suami yang membangunkan istrinya namun yang dimaukan adalah bila   salah seorang dari keduanya terbangun di waktu malam maka ia membangunkan   yang lain (Syarhu Sunan Ibni Majah, Al-Imam As-Sindi, 1/401) Sungguh   beruntung pasangan suami istri atau keluarga yang mengamalkan hadits di atas   karena mereka akan tercatat sebagai orang-orang yang banyak berzikir kepada   Allah. Dan ganjarannya, mereka akan beroleh ampunan berikut pahala yang   besar, sebagaimana Rabbul ‘Izzah berfirman: <span style="font-family:Tahoma;">اَلذَّاكِرِيْنَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">اللهَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَثِيْرًا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَالذَّاكِرَاتِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَعَدَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">لَهُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَغْفِرَةً</span>   <span style="font-family:Tahoma;">وَأَجْرًا</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَظِيْمًا</span> “Kaum laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir   kepada Allah, Allah menyiapkan bagi mereka ampunan-Nya dan pahala yang   besar.” (Al-Ahzab: 35) Kasih sayang dan kelembutan seorang suami ataupun   seorang istri kepada keluarganya semestinya tidak menghalanginya untuk   menasehati dan menganjurkan mereka agar senantiasa meningkatkan ibadah kepada   Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Sebagaimana hal ini diperbuat qudwah shalihah dan   uswah hasanah kita, Rasul yang mulia Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam kepada   keluarganya. Di mana beliau Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam membangunkan mereka   untuk mengerjakan shalat malam. &#8216;Aisyah radhiallahu &#8216;anha mengabarkan: <span style="font-family:Tahoma;">كَانَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النَّبِيُّ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يُصَلِّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَأَنَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَاقِدَةٌ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">مُعْتَرِضَةً</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلى</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِرَاشِهِ</span>, <span style="font-family:Tahoma;">فَإِذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَرَادَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يُوْتِرَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَيْقَظَنِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَأَوْت</span>َ<span style="font-family:Tahoma;">رْتُ</span> “Adalah   Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam shalat malam sedangkan aku tidur dalam   keadaan melintang di atas tempat tidurnya. Bila beliau hendak shalat witir   beliau pun membangunkan aku, maka aku pun mengerjakan witir.” 8 Ummu Salamah   radhiallahu &#8216;anha, istri beliau yang lain juga berkisah: <span style="font-family:Tahoma;">أن</span> <span style="font-family:Tahoma;">النَّبِيُّ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اِسْتَيْقَطَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">لَيْلَةً</span>, <span style="font-family:Tahoma;">فَقَالَ</span>: <span style="font-family:Tahoma;">سُبْحَانَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَاذَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أُنْزِلَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْلَّيْلَةَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْفِتَنِ</span>, <span style="font-family:Tahoma;">مَاذَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أُنْزِلَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْخَزَائِنِ</span>, <span style="font-family:Tahoma;">مَنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يُوْقِظُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">صَوَاحِبَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْحُجرَاتِ؟</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">رُبَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَاسِيَةٍ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">فِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">الدُّنْيَا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">عَارِيَةٍ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">الآخِرَةِ</span> “Suatu   malam Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam terbangun. Beliau bersabda: “Maha   suci Allah, fitnah apakah yang diturunkan pada malam ini dan perbendaharaan   apakah yang diturunkan pada malam ini? Siapakah yang akan membangunkan para   penghuni kamar-kamar itu9. Berapa banyak orang yang berpakaian di dunia ini   namun di akhirat ia telanjang10.” Tidak sebatas istri-istrinya, bahkan   Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam juga</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal">Page 2 of 2</p>
<p class="MsoNormal">membangunkan anak dan menantunya untuk mengerjakan shalat, sebagaimana dikisahkan Ali bin Abi Thalib radhiallahu &#8216;anhu: <span style="font-family:Tahoma;">أَنَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَسُوْلَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">طَرَقَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَفَاطِمَةَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِنْتَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النَّبِيِّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">صَلَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَسَلَّمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَيْلَةً</span>, <span style="font-family:Tahoma;">فَقَالَ</span>: <span style="font-family:Tahoma;">أَلاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">تُصَلِّيَانِ؟</span> Suatu malam Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam pernah mendatanginya dan Fathimah putri Nabi, seraya berkata: “Tidakkah kalian berdua bangun untuk mengerjakan shalat?”11 Ibnu Baththal rahimahullahu berkata: “Hadits ini menunjukkan keutamaan shalat malam (shalat lail/ tahajjud) dan membangunkan keluarga serta kerabat yang tidur agar mengerjakan shalat malam tersebut.” (Fathul Bari, 3/15-16) Ath-Thabari rahimahullahu menyatakan, seandainya Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam tidak mengetahui adanya keutamaan yang besar dalam shalat lail niscaya beliau tidak akan mengusik putrinya dan anak pamannya pada waktu yang memang Allah jadikan sebagai saat ketenangan/ istirahat bagi makhluk-Nya. Akan tetapi Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam memilih keduanya agar memperoleh keutamaan itu daripada merasakan lelapnya dan enaknya tidur. Beliau lakukan hal tersebut dalam rangka menjalankan firman Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala: <span style="font-family:Tahoma;">وَأْمُرْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَهْلَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِالصَّلاَةِ</span> (Perintahkanlah keluargamu untuk shalat). (Fathul Bari, 3/16) Demikianlah seharusnya hidup berumah tangga. Sepasang insan yang beriman kepada Allah dan hari akhir selalu dipenuhi dengan ibadah dan amal ketaatan kepada Allah, ajakan dan anjuran kepada anggota keluarga untuk mengerjakan kebaikan dan melarang dari kemungkaran. Sehingga kita dapatkan keluarga muslim adalah keluarga yang senantiasa berlomba-lomba kepada kebaikan, terdepan dalam menjalankan titah Ar-Rahman: <span style="font-family:Tahoma;">فَاسْتَبِقُوا</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْخَيْرَاتِ</span> “Berlomba-lombalah kalian kepada kebaikan.” (Al-Baqarah: 148) <span style="font-family:Tahoma;">سَابِقُوا</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِلَى</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَغْفِرَةٍ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">رَبِّكُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَجَنَّةٍ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَرْضُهَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَعَرْضِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">السَّمَاءِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَاْلأَرْضِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أُعِدَّتْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لِلَّذِيْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">آمَنُوا</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِاللهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَرُسُلِهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">ذَلِكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَضْلُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يُؤْتِيْهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَشَاءُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَاللهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">ذُو</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْفَضْلِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْعَظِيْمِ</span> “Bersegeralah kalian kepada ampunan dari Rabb kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Yang demikian itu adalah keutamaan Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah memiliki keutamaan yang besar.” (Al-Hadid: 21) Wallahu ta‘ala a‘lam bish-shawab. 1 Yang dimaksud dengan sunnah di sini adalah jalan/ cara bukan sunnah yang merupakan lawan dari wajib/ fardlu 2 Membenci sunnahku yakni meninggalkan jalanku dan mengambil selain jalanku (Fathul Bari, 9/133) 3 HR. Al-Bukhari no. 5063, kitab An-Nikah, bab At-Targhib fin Nikah dan Muslim no. 3389, kitab An-Nikah, bab Istihbabun Nikah …. 4 Lahir 12 Muharram 1307 H (1886 M) dan wafat 24 Jumadits Tsaniyah 1376 H (1955 M) 5 Wafat th. 1270 H 6 HR. Abu Dawud no. 1308 kitab Ash-Shalah, bab Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail, An-Nasa`i no. 1609 bab At-Targhib fi Qiyamil Lail dan Ibnu Majah no. 1336 bab Ma Ja`a Fiman Ayqazha Ahlahu Minal Laili, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain, 2/303 7 HR. Abu Dawud no. 1309 kitab Ash-Shalah, bab Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail, dan Ibnu Majah no. 1335 bab Ma Ja`a Fiman Aiqazha Ahlahu Minal Laili. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud, Shahih Ibni Majah, dan Al-Misykat no. 1238. 8 HR. Al-Bukhari no. 997 kitab Al-Witr,<span>  </span>Ahlahu bil Witr dan Muslim no. 1141, bab I‘tirad<span style="font-family:Symbol;"><span>r</span></span>bab Iqazhun Nabiyyi<span>  </span>baina Yadayil Mushalli 9 Yang beliau maksudkan adalah istri-istri beliau agar mereka bangun guna mengerjakan shalat (Fathul Bari 3/15) 10 <span style="font-family:Symbol;"><span>r</span></span>HR. Al-Bukhari no. 1126, kitab At-Tahajjud, bab Tahridlin Nabiyyi<span>  </span>‘ala Qiyamil Laili wan Nawafil min Ghairi Ijab… 11 HR. Al-Bukhari no. 1127 kitab At-Tahajjud, bab Tahridlin Nabiyyi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam ‘ala Qiyamil Laili wan Nawafil min Ghairi Ijab… dan Muslim no. 1815, kitab Shalatul Musafirin wa Qashruha, bab Ma Ruwiya Fiman Namal Laila Ajma‘ Hatta Ashbaha. Ada Saatnya… Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah Manusia tidak selamanya bisa menghadirkan hati untuk selalu mengingat akhirat. Dalam hidup berumah tangga, ada saat-saat bagi kita untuk bercanda dengan anak-anak, bermesraan dengan suami, dan kesenangan-kesenangan dunia lainnya. Bagaimana mengelola itu semua sehingga kehidupan kita senantiasa dalam naungan syariat? Mungkin pernah terlintas di benak kita bahwa hari-hari bersama suami dan anak-anak kadang dipenuhi dengan kelalaian. Kita disibukkan untuk melayani mereka, mengurusi dan mempersiapkan kebutuhan mereka. Belum lagi menyempatkan diri untuk duduk bermesraan dan bercengkerama dengan suami, ditambah dengan bermain dan bersenda gurau dengan anak-anak. Bersama mereka, kita selalu tertawa dan seakan lupa dengan kehidupan setelah kehidupan ini. Bersama mereka, seakan kita merasa kebersamaan ini akan kekal, tidak akan ada perpisahan. Yang ada hanyalah kebahagiaan demi kebahagiaan, kesenangan demi kesenangan. Bersama mereka seakan kita hidup hanya untuk dunia… Bersama mereka kita terbuai, lupa dan lalai… Namun saat duduk sendiri dalam keheningan malam, bersimpuh di hadapan Ar-Rahman, ketika orang-orang yang dikasihi sedang terlelap dalam mimpi-mimpi indah mereka, timbul ingatan dan kesadaran bahwa semua itu tidaklah kekal, bahwa ada saat perjumpaan dengan Ar-Rahman. Di sana ada kenikmatan yang menanti dan ada azab yang tak terperikan. Hati menjadi lunak hingga mata pun mudah meneteskan butiran beningnya, terasa tak ingin berpisah dengan perasaan seperti ini. Ingin selalu rasa ini menyertai, ingin selalu tangis ini mengalir membasahi pipi…. Ingin dan ingin selalu ingat dengan akhirat, berpikir tentang akhirat di sepanjang waktu tanpa lupa sedetik pun dan tanpa lalai sekerdip mata pun. Demikian pula ketika kita duduk di majelis dzikir, majelis ilmu yang haq, mendengar ceramah seorang ustadz tentang dunia dengan kefanaan dan kerendahannya, tentang akhirat dengan kemuliaannya, tentang targhib dan tarhib, tentang kenikmatan surga dan azab neraka… Kembali kita ingat bahwa tawa canda dan kegembiraan kita dalam rumah tangga, bersama suami dan anak-anak, adalah kefanaan. Ada kehidupan setelah kehidupan dunia yang hanya sementara ini. Pikiran seperti ini bisa saja suatu saat timbul di benak kita, sehingga terkadang membuat kita terusik, didera keresahan dan kebimbangan. Benarkah sikapku? Salahkah perbuatanku? Saudariku… Perasaan yang mungkin agak mirip dengan yang pernah engkau rasakan juga pernah dialami para shahabat Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam yang mulia. Hanzhalah Al-Asadi radhiallahu &#8216;anhu seorang shahabat yang terhitung dalam jajaran juru tulis Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bertutur: Suatu ketika, aku berjumpa dengan Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiallahu &#8216;anhu. “Ada apa denganmu, wahai Hanzhalah?” tanyanya1. “Hanzhalah ini telah berbuat nifaq,” jawabku. “Subhanallah, apa yang engkau ucapkan?” tanya Abu Bakr. “Bila kita berada di sisi Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, beliau mengingatkan kita tentang neraka dan surga hingga seakan-akan kita bisa melihatnya dengan mata kepala kita. Namun bila kita keluar meninggalkan majelis Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, istri, anak dan harta kita (sawah ladang ataupun pekerjaan, –pent.) menyibukkan kita2, hingga kita banyak lupa/ lalai,” kataku. “Demi Allah, kami juga menjumpai yang semisal itu3,” Abu Bakr menanggapi perasaan Hanzhalah. Aku pun pergi bersama Abu Bakar menemui Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam hingga kami dapat masuk ke tempat beliau Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. “Hanzhalah ini telah berbuat nifaq, wahai Rasulullah,” kataku. “Apa yang engkau katakan? Mengapa engkau bicara seperti itu?” tanya beliau Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam. “Wahai Rasulullah, bila kami berada di sisimu, engkau mengingatkan kami tentang neraka dan surga hingga seakan-akan kami dapat melihatnya dengan mata kepala kami. Namun bila kami keluar meninggalkan majelismu, istri, anak dan harta kami (sawah ladang ataupun pekerjaan, –pent.) melalaikan kami, hingga kami banyak lupa/ lalai4,” jawabku. Mendengar penuturan yang demikian itu, Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam bersabda: <span style="font-family:Tahoma;">وَالَّذِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">نَفْسِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِيَدِهِ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَوْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَدُوْمُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَى</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَكُوْنُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عِنْدِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَفِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">الذِّكْرِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَصَافَحَتْكُمُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْمَلائِكَةُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَى</span> <span style="font-family:Tahoma;">فُرُشِكُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَفِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">طُرُقِكُمْ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلَكِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">حَنْظَلَةُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">سَاعَةً</span> <span style="font-family:Tahoma;">سَاعَةً</span>. (<span style="font-family:Tahoma;">ثَلاَثَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَرَّاتٍ</span>) “Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, seandainya kalian tetap berada dalam perasaan sebagaimana yang kalian rasakan ketika berada di sisiku dan selalu ingat demikian, niscaya para malaikat akan menjabat tangan kalian di atas tempat tidur kalian dan di jalan-jalan kalian. Akan tetapi wahai Hanzhalah, ada saatnya begini dan ada saatnya begitu.” Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam mengucapkannya tiga kali. (HR. Muslim no. 6900, kitab At-Taubah, bab Fadhlu Dawamidz Dzikr wal Fikr fi Umuril Akhirah wal Muraqabah, wa Jawazu Tarki Dzalik fi Ba’dhil Auqat wal Isytighal bid Dunya) Dalam riwayat lain disebutkan sabda Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam di atas dengan lafadz: <span style="font-family:Tahoma;">يَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">حَنْظَلَةُ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">سَاعَةً</span> <span style="font-family:Tahoma;">سَاعَةً،</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلَوْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَانَتْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَكُوْنُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">قُلُوْبُكُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَمَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَكُوْنُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عِنْدَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">الذِّكْرِ،</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَصَافَحَتْكُمُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">ال</span>ْ<span style="font-family:Tahoma;">مَلائِكَةُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">حَتَّى</span> <span style="font-family:Tahoma;">تُسَلِّمَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَيْكُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فِي</span> <span style="font-family:Tahoma;">الطُُّرُقِ</span> “Wahai Hanzhalah, ada saatnya begini, ada saatnya begitu. Seandainya hati-hati kalian senantiasa keadaannya sebagaimana keadaan ketika ingat akan akhirat, niscaya para malaikat akan menjabat tangan kalian, hingga mereka mengucapkan salam kepada kalian di jalan-jalan.” (HR. Muslim no. 6901) Hanzhalah radhiallahu &#8216;anhu dengan kemuliaan dirinya sebagai salah seorang shahabat Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, tidaklah membuatnya merasa aman dari makar Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Bahkan ia merasa khawatir bila ia termasuk orang munafik, karena saat berada di majelis Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam rasa khauf (takut kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan azab-Nya yang pedih) terus menyertainya, dibarengi muraqabah (merasa terus dalam pengawasan Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala), berpikir dan menghadapkan diri kepada akhirat. Namun ketika keluar meninggalkan majelis Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, ia disibukkan dengan istri, anak-anak dan penghidupan dunia. Hanzhalah khawatir hal itu merupakan kemunafikan, maka Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam pun mengajari Hanzhalah dan para shahabat yang lain bahwa keadaan seperti itu bukanlah kemunafikan. Karena mereka tidaklah dibebani untuk terus menerus harus memikirkan dan menghadapkan diri hanya pada kehidupan akhirat. Ada waktunya begini dan ada waktunya begitu. Ada saatnya memikirkan akhirat dan ada saatnya mengurusi penghidupan di dunia. (Al-Minhaj Syarhu Shahih Muslim, 17/70) Ketika Hanzhalah radhiallahu &#8216;anhu mengeluhkan perasaan dan keadaan dirinya yang demikian itu, Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam menyatakan bila keadaannya sama dengan keadaannya ketika bersama beliau, merasa hatinya itu lunak dan takut kepada Allah. Terus keadaannya demikian di mana pun ia berada, niscaya para malaikat dengan terang-terangan akan menyalaminya di majelisnya, di atas tempat tidurnya dan di jalan-jalannya. Namun yang namanya manusia tidaklah bisa demikian. Ada waktunya ia bisa menghadirkan hatinya untuk mengingat akhirat, dan ada saatnya ia lemah dari ingatan akan akhirat. Ketika waktunya ingat akan akhirat, ia bisa menunaikan hak-hak Rabbnya dan mengatur perkara agamanya. Saat waktunya lemah, ia mengurusi bagian dari kehidupan dunianya ini. Dan tidaklah seseorang dianggap munafik bila demikian keadaannya, karena masing-masingnya merupakan rahmah atas para hamba. (Tuhfatul Ahwadzi, kitab Shifatul Qiyamah war Raqa`iq wal Wara’, bab ke 59, Syarhu Sunan Ibni Majah, 2/560) Al-Imam As-Sindi rahimahullahu menjelaskan sabda Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam (<span style="font-family:Tahoma;">لَوْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَدُوْمُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَلَى</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَكُوْنُوْنَ</span>) : “Nabi Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam memperingatkan mereka bahwa biasanya hati itu tidak selamanya dapat dihadirkan untuk selalu ingat akhirat. Namun hal itu tidaklah memudharatkan bagi keberadaan iman di dalam hati, karena kelalaian/ saat hati itu lupa tidaklah melazimkan (mengharuskan) hilangnya keimanan.” (Syarhu Sunan Ibni Majah, 2/559-560) Demikianlah ajaran yang diberikan Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam kepada umatnya, kepada para suami dan tentunya juga untuk para istri. Kesibukan dalam rumah tangga, bersenda gurau dengan suami dan bermain-main dengan anak-anak hingga kadang membuat lupa dan lalai, bukanlah suatu dosa yang dapat menghilangkan keimanan dalam hati. Ada saatnya memang manusia itu lupa dan lalai karena memang demikian tabiat mereka yang Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala ciptakan. Yang dicela hanyalah bila ia terus tenggelam dalam kelalaian, ridha terlena dengan keadaan yang demikian, dan memang enggan untuk bangkit memperbaiki diri. Pikirannya hanya dunia dan dunia, tanpa mengingat akhirat. Namun bila terkadang lupa kemudian ingat, ia bersemangat kembali. Demikianlah sifat manusia, manusia bukanlah malaikat yang mereka memang diciptakan semata untuk taat dan selalu beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala, selalu mengerjakan dengan sempurna apa yang diperintahkan, tanpa lalai sedikitpun. <span style="font-family:Tahoma;">وَمَنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عِنْدَهُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَسْتَكْبِرُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عَنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">عِبَادَتِهِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَسْتَحْسِرُوْنَ</span>. <span style="font-family:Tahoma;">يُسَبِّحُونَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللَّيْلَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالنَّهَارَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَفْتُرُوْنَ</span> “Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk beribadah kepada-Nya dan tidak pula mereka merasa letih. Mereka selalu bertasbih kepada Allah siang dan malam tiada hentinya-hentinya.” (Al-Anbiya`: 19-20) Para malaikat itu tidak pernah lelah, tidak pernah bosan dan jenuh karena kuatnya raghbah (harapan) mereka (kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala), sempurnanya mahabbah (cinta) mereka, dan kuatnya tubuh mereka. Mereka tenggelam dalam ibadah dan bertasbih di seluruh waktu mereka. Sehingga tidak ada waktu mereka yang terbuang sia-sia dan tidak ada waktu mereka yang luput dari ketaatan. Tujuan mereka selalu lurus, sebagaimana lurusnya amalan mereka. Dan mereka diberi kemampuan untuk melakukan semua itu, sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman: <span style="font-family:Tahoma;">لاَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَعْصُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اللهَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَمَرَهُمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَيَفْعَلُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">يُؤْمَرُوْنَ</span> “Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6) [Al-Mishbahul Munir fi Tahdzib Tafsir Ibni Katsir hal. 862, Taisir Al-Karimir Rahman hal. 520-521] Itulah sifat-sifat malaikat Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala yang mulia. Dan manusia, sekali lagi bukanlah malaikat. Pada diri manusia ada kelalaian dan sifat lupa. Kadang semangat dalam menjalankan ketaatan, kadang pula futur (lemah semangat). Kadang hatinya tersibukkan mengingat kematian dan kampung akhirat, kadang pula ia sibuk mengurus dunianya. Begitulah sifat manusia, ada saatnya begini, ada saatnya begitu. Dan orang yang demikian keadaannya tidaklah bisa dicap munafik, sebagaimana Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam menolak cap seperti itu ketika diucapkan oleh Hanzhalah radhiallahu &#8216;anhu. Dengan penjelasan di atas, kita berharap dapat mengambil pelajaran bahwa kita tidaklah dituntut untuk menjadi seorang yang ghuluw (berlebihan melampaui batas). Sehingga karena tak ingin dilalaikan dengan kesibukan rumah tangga, dengan suami dan anak, kita pun memilih hidup membujang agar bisa sepenuhnya beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala. Atau jika kita sudah berumah tangga, lalu kita terapkan sikap ekstrim; tidak boleh ada canda tawa dengan suami, tak boleh ada gurauan karena dianggap sia-sia, harus diam berzikir. Tidak ada berkasih mesra karena membuang waktu dan itu hanyalah perbuatan ahlud dunya, orang-orang yang cinta dunia, sementara kita orientasinya akhirat. Tidak perlu mengajak anak-anak bermain. Rumah tidak perlu terlalu diurusi dan ditata, masak sekedarnya tidak usah enak-enak, tidak perlu ada perawatan tubuh dan kecantikan, tidak perlu repot dengan dandanan dan penampilan di depan suami, tidak mengapa pakai baju yang sudah sobek, semuanya sekedarnya… Toh ini cuma kehidupan dunia, toh semua ini melalaikan dan buang waktu… Benarkah? Tentunya tidak! Bila ada seorang istri yang melakukannya atau berpikir seperti itu, maka benar-benar hal itu bersumber dari kebodohannya. Tapi kita katakan, urusilah rumah tanggamu dengan baik. Perhatikan suami dan anak-anakmu. Usahakan untuk memberikan yang terbaik dan ternyaman untuk mereka, baik dari sisi pelayanan, penyediaan makanan, penataan rumah dan sebagainya sesuai dengan kemampuan yang ada dengan tiada memberatkan. Kalau dikatakan hal itu melalaikan dari akhirat maka jawabannya hadits Hanzhalah radhiallahu &#8216;anhu di atas. Dan tengok pula rumah tangga nabawiyyah yang kerap kami singgung kisahnya dalam rubrik ini. Bagaimana Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam berumah tangga dan bagaimana istri-istri beliau, demikian pula istri-istri para shahabat radhiallahu &#8216;anhum. Merekalah sebaik-baik contoh. Demikianlah, semoga Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala memberi taufik kepada kita semua. Amin!!! Wallahul musta’an, wallahu ta’ala a’lam bish-shawab. 1 Karena saat itu Hanzhalah melewati Abu Bakr dalam keadaan Hanzhalah menangis. (Sebagaimana disebutkan dalam riwayat At-Tirmidzi dalam Sunannya no. 2514) 2 Karena kita harus memperbaiki penghidupan/mata pencaharian kita dan mengurusi mereka. (Al-Minhaj Syarhu Shahih Muslim, 17/70) Dalam riwayat lain, Hanzhalah radhiallahu &#8216;anhu berkata mengeluhkan keadaan dirinya: “Kemudian aku pulang ke rumah lalu tertawa ceria bersama anak-anakku dan bermesraan dengan istriku.” (HR. Muslim no. 6901) 3 Dalam riwayat lain, Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiallahu &#8216;anhu berkata: “Aku juga melakukan seperti apa yang engkau sebutkan.” 4 Seakan-akan kami belum pernah mendengar sesuatu pun darimu.</p>
<p><b>(Tuhfatul Ahwadzi, kitab Shifatul Qiyamah war Raqaiq wal Wara’, bab ke 59) http://asysyariah.com/print.php?id_online=347 [Printer-friendly page]</b></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=49&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/49/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/48/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/48/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/48/</guid>
		<description><![CDATA[Jilbab Wanita Muslimah   Oleh: Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albany Penelitian kami terhadap ayat-ayat Al-Quran, As-Sunnah dan atsar-atsar Salaf dalam masalah yang penting ini, memberikan jawaban kepada kami bahwa jika seorang wanita keluar dari rumahnya, maka ia wajib menutup seluruh anggota badannya dan tidak menampakkan sedikitpun perhiasannya, kecuali wajah dan dua telapak tangannya, maka ia harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=48&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0" width="186">
<tr>
<td style="width:100%;padding:0.75pt;" width="100%">
<p class="MsoNormal"><b>Jilbab Wanita Muslimah </b></p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="padding:0.75pt;" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh: Asy-Syaikh Muhammad   Nashiruddin Al-Albany</p>
<p>Penelitian kami terhadap ayat-ayat Al-Quran, As-Sunnah dan atsar-atsar Salaf   dalam masalah yang penting ini, memberikan jawaban kepada kami bahwa jika   seorang wanita keluar dari rumahnya, maka ia wajib menutup seluruh anggota   badannya dan tidak menampakkan sedikitpun perhiasannya, kecuali wajah dan dua   telapak tangannya, maka ia harus menggunakan pakaian (jilbab) yang memenuhi   syarat-syarat sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;"><b>1. MELIPUTI SELURUH BADAN SELAIN YANG   DIKECUALIKAN</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Syarat ini terdapat dalam firman Allah dalam surat   <b>An-Nuur : 31</b> berbunyi : <b>&#8220;Katakanlah kepada wanita yang beriman   : &#8220;Hendaklah mereka menahan pandangan mereka dan memelihara kemaluan   mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa)   nampak dari mereka. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada   mereka, dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali kepada suami   mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka (mertua) atau putra-putra mereka   atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudar mereka (kakak dan adiknya)   atau putra-putra saudara laki-laki mereka atau putra-putra saudara perempuan   mereka (=keponakan) atau wanita-wanita Islam atau budak-budak yang mereka   miliki atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan   (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan   janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka   sembunyikan. Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman   supaya kamu beruntung.&#8221;</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Juga firman Allah dalam surat   <b>Al-Ahzab : 59</b> berbunyi : <b>&#8220;Hai Nabi katakanlah kepada   istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mumin :   &#8220;Hendaklah mereka mengulurkann jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.&#8221;</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah   dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun   lagi Maha Penyayang.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam Tafsirnya :   &#8220;Janganlah kaum wanita menampakkan sedikitpun dari perhiasan mereka   kepada pria-pria ajnabi, kecuali yang tidak mungkin disembunyikan.&#8221; Ibnu   Masud berkata : Misalnya selendang dan kain lainnya. &#8220;Maksudnya adalah   kain kudung yang biasa dikenakan oleh wanita Arab di atas pakaiannya serat   bagian bawah pakiannya yang tampak, maka itu bukan dosa baginya, karena tidak   mungkin disembunyikan.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Al-Qurthubi berkata : Pengecualian itu adalah   pada wajah dan telapak tangan. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang   diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui   Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling   darinya dan berkata kepadanya : &#8220;Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang   wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang   terlihat, kecuali ini.&#8221; Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak   tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><b>2. BUKAN BERFUNGSI SEBAGAI PERHIASAN</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Ini berdasarkan firman Allah dalam surat   <b>An-Nuur ayat 31</b> berbunyi : <b>&#8220;Dan janganlah kaum wanita itu   menampakkan perhiasan mereka.&#8221; </b>Secara umum kandungan ayat ini juga   mencakup pakaian biasa jika dihiasi dengan sesuatu, yang menyebabkan kaum   laki-laki melirikkan pandangan kepadanya. Hal ini dikuatkan oleh firman Allah   dalam surat <b>Al-Ahzab ayat 33</b>   : <b>&#8220;Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan   bertingkah laku seperti oang-orang jahiliyah.&#8221;</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Juga berdasarkan sabda Nabi : &#8220;Ada tida   golongan yang tidak akan ditanya yaitu, seorang laki-laki yang meninggalkan   jamaah dan mendurhakai imamnya serta meninggal dalam keadaan durhaka, seorang   budak wanita atau laki-laki yang melarikan diri (dari tuannya) lalu ia mati,   serta seorang wanita yang ditinggal oleh suaminya, padahal suaminya telah   mencukupi keperluan duniawinya, namun setelah itu ia bertabarruj. Ketiganya   itu tidak akan ditanya.&#8221; <i>(Dikeluarkan Al-Hakim 1/119 dan disepakati   Adz-Dzahabi; Ahmad VI/19; Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad; At-Thabrani   dalam Al-Kabir; Al-Baihaqi dalam As-Syuaib).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Tabarruj adalah perilaku wanita yang   menampakkan perhiasan dan kecantikannya serta segala sesuatu yang wajib   ditutup karena dapat membangkitkan syahwat laki-laki. <i>(Fathul Bayan   VII/19).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><b>3. KAINNYA HARUS TEBAL (TIDAK TIPIS)</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Sebab yang namanya menutup itu tidak akan   terwujud kecuali harus tebal. Jika tipis, maka hanya akan semakin memancing   fitnah (godaan) dan berarti menampakkan perhiasan. Dalam hal ini Rasulullah   telah bersabda : &#8220;Pada akhir umatku nanti akan ada wanita-wanita yang   berpakain namun (hakekatnya) telanjang. Di atas kepala mereka seperti terdapat   bongkol (punuk) unta. Kutuklah mereka karena sebenarnya mereka adalah kaum   wanita yang terkutuk.&#8221; Di dalam hadits lain terdapat tambahan :   &#8220;Mereka tidak akan masuk surga dan juga tidak akan mencium baunya,   padahal baunya surga itu dapat dicium dari perjalanan sekian dan   sekian.&#8221; <i>(At-Thabrani dalam Al-Mujam As-Shaghir hal. 232; Hadits lain   tersebut dikeluarkan oleh Muslim dari riwayat Abu Hurairah. Lihat Al-HAdits   As-Shahihah no. 1326).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Ibnu Abdil Barr berkata : Yang dimaksud oleh   Nabi adalah kaum wanita yang mengenakan pakaian yang tipis, yang dapat   mensifati (menggambarkan) bentuk tubuhnya dan tidak dapat menutup atau   menyembunyikannya. Mereka itu tetap berpakaian namanya, akan tetapi   hakekatnya telanjang. <i>(dikutip oleh As-Suyuthi dalam Tanwirul Hawalik   III/103).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah bin Abu Salamah, bahawsannya Umar   bin Al-Khattab pernah memakai baju Qubthiyah (jenis pakaian dari Mesir yang   tipis dan berwarna putih) kemudian Umar berkata : Jangan kamu pakaikan baju   ini untuk istri-istrimu !. Seseorang kemudian bertanya : Wahai Amirul   Muminin, Telah saya pakaikan itu kepada istriku dan telah aku lihat di rumah   dari arah depan maupun belakang, namun aku tidk melihatnya sebagai pakaian   yang tipis ! Maka Umar menjawab : Sekalipun tidak tipis, namun ia mensifati   (menggambarkan lekuk tubuh). <i>(Riwayat Al-Baihaqi II/234-235; Muslim   binAl-Bitthin dari Ani Shalih dari Umar).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Atsar di atas menunjukkan bahwa pakaian yang   tipis atau yang mensifati dan menggambarkan lekuk-lekuk tubuh adalah   dilarang. Yang tipis (transparan) itu lebih parah daripada yang menggambarkan   lekuk tubuh (tapi tebal). Oleh karena itu Aisyah pernah berkata : &#8220;Yang   namanya khimar adalah yang dapat menyembunyikan kulit dan rambut.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><b>4. HARUS LONGGAR (TIDAK KETAT) SEHINGGA   TIDAK DAPAT MENGGAMBARKAN SESUATU DARI TUBUHNYA</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Usamah bin Zaid pernah berkata : Rasulullah   pernah memberiku baju Quthbiyah yang tebal yang merupakan baju yang   dihadiahkan oleh Dihyah Al-Kalbi kepada beliau. Baju itu pun aku pakaikan   pada istriku. Nabi bertanya kepadaku : &#8220;Mengapa kamu tidak mengenakan   baju Quthbiyah ?&#8221; Aku menjawab : Aku pakaiakan baju itu pada istriku.   Nabi lalu bersabda : &#8220;Perintahkan ia agar mengenakan baju dalam di balik   Quthbiyah itu, karena saya khawatir baju itu masih bisa menggambarkan bentuk   tulangnya.&#8221; (Ad-Dhiya Al-Maqdisi dalam Al-Hadits Al-Mukhtarah I/441;   Ahmad dan Al-Baihaqi dengan sanad Hasan). Aisyah pernah berkata : Seorang   wanita dalam shalat harus mengenakan tiga pakaian : Baju, jilbab dan khimar.   Adalah Aisyah pernah mengulurkan izar-nya (pakaian sejenis jubah) dan   berjilbab dengannya. <i>(Ibnu Sad VIII/71).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Pendapat yang senada juga dikatakan oleh Ibnu   Umar : Jika seorang wanita menunaikan shalat, maka ia harus mengenakan   seluruh pakainnya : Baju, khimar dan milhafah (mantel). <i>(Ibnu Abi Syaibah   dalam Al-Mushannaf II:26/1).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Ini semua juga menguatkan pendapat yang kami   pegangi mengenai wajibnya menyatukan antara khimar dan jilbab bagi kaum   wanita jika keluar rumah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><b>5. TIDAK DIBERI WEWANGIAN ATAU PARFUM</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Musa Al-Asyari bahwasannya ia berkata   : Rasulullah bersabda : &#8220;Siapapun wanita yang memakai wewangian, lalu ia   melewati kaum laki-laki agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah   pezina.&#8221; <i>(An-Nasai II/283; Abu Daud II/192; At-Tirmidzi IV/17; Ahmad   IV/100, Ibnu Khuzaimah III/91; Ibnu Hibban 1474; Al-Hakim II/396 dan   disepakati oleh Adz-Dzahabi).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Zainab Ats-Tsaqafiyah bahwasannya Nabi   bersabda : &#8220;Jika salah seorang diantara kalian (kaum wanita) keluar   menuju masjid, maka jangan sekali-kali mendekatinya dengan (memakai)   wewangian.&#8221; <i>(Muslim dan Abu Awanah dalam kedua kitab Shahih-nya;   Ash-Shabus Sunan dn lainnya).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah bahwa ia berkata : Rasulullah   bersabda : &#8220;Siapapun wanita yang memakai bakhur (wewangian yang berasal   dari pengasapan), maka janganlah ia menyertai kami dalam menunaikan shalat   Isya yang akhir.&#8221; <i>(ibid)</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Musa bin Yasar dari Abu Hurairah : Bahwa   seorang wanita berpapasan dengannya dan bau wewangian menerpanya. Maka Abu   Hurairah berkata : Wahai hamba Allah ! Apakah kamu hendak ke masjid ? Ia   menjawab : Ya. Abu Hurairah kemudian berkata : Pulanglah saja, lalu mandilah   ! karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah bersabda : &#8220;Jika   seorang wanita keluar menuju masjid sedangkan bau wewangian menghembus maka   Allah tidak menerima shalatnya, sehingga ia pulang lagi menuju rumahnya lalu   mandi.&#8221; <i>(Al-Baihaqi III/133; Al-Mundziri III/94).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Alasan pelarangannya sudah jelas, yaitu bahwa   hal itu akan membangkitkan nafsu birahi. Ibnu Daqiq Al-Id berkata : Hadits   tersebut menunjukkan haramnya memakai wewangian bagi wanita yang hendak   keluar menuju masjid, karena hal itu akan dapat membangkitkan nafsu birahi   kaum laki-laki <i>(Al-Munawi dalam Fidhul Qadhir dalam mensyarahkan hadits   dari Abu Hurairah).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Saya (Al-Albany) katakan : Jika hal itu saja   diharamkan bagi wanita yang hendak keluar menuju masjid, lalu apa hukumnya   bagi yang hendak menuju pasar, atau tempat keramaian lainnya ? Tidak   diragukan lagi bahwa hal itu jauh lebih haram dan lebih besar dosanya.   Al-Haitsami dalam kitab AZ-Zawajir II/37 menyebutkan bahwa keluarnya seorang   wanita dari rumahnya dengan memakai wewangian dn berhias adalah termasuk   perbuatan kabair (dosa besar) meskipun suaminya mengizinkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><b>6. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN LAKI-LAKI</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Karena ada beberapa hadits shahih yang melaknat   wanita yang menyrupakan diri dengan kaum pria, baik dalam hal pakaian maupun   lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abu Hurairah berkata : Rasulullah melaknat   pria yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian pria <i>(Abu   Daud II/182; Ibnu Majah I/588; Ahmad II/325; Al-Hakim IV/19 disepakati oleh   Adz-Dzahabi).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah bin Amru yang berkata : Saya   mendengar Rasulullah bersabda : &#8220;Tidak termasuk golongan kami para   wanita yang menyerupakan diri dengan kaum pria dan kaum pria yang   menyerupakan diri dengan kaum wanita.&#8221; <i>(Ahmad II/199-200; Abu Nuaim   dalam Al-Hilyah III/321)</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ibnu Abbas yang berkata : Nabi melaknat   kaum pria yang bertingkah kewanita-wanitaan dan kaum wanita yang bertingkah   kelaki-lakian. Beliau bersabda : &#8220;Keluarkan mereka dari rumah kalian.   Nabi pun mengeluarkan si fulan dan Umar juga mengeluarkan si fulan.&#8221;   Dalam lafadz lain : &#8220;Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupakan   diri dengan kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupakan diri dengan kaum   pria.&#8221; <i>(Al-Bukhari X/273-274; Abu Daud II/182,305; Ad-Darimy II/280-281;   Ahmad no. 1982,2066,2123,2263,3391,3060,3151 dan 4358; At-Tirmidzi IV/16-17;   Ibnu Majah V/189; At-Thayalisi no. 2679).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah bin Umar yang berkata :   Rasulullah bersabda : &#8220;Tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan   Allah tidak akan memandang mereka pada hari kiamat; Orang yang durhaka kepada   kedua orang tuanya, wanita yang bertingkah kelaki-lakian dan menyerupakan   diri dengan laki-laki dan dayyuts (orang yang tidak memiliki rasa   cemburu).&#8221; <i>(An-Nasai !/357; Al-Hakim I/72 dan IV/146-147 disepakati   Adz-Dzahabi; Al-Baihaqi X/226 dan Ahmad II/182).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam haits-hadits ini terkandung petunjuk yang   jelas mengenai diharamkannya tindakan wanita menyerupai kaum pria, begitu   pula sebaiknya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Ini bersifat umum, meliputi masalah pakaian dan   lainnya, kecuali hadits yang pertama yang hanya menyebutkan hukum dalam   masalah pakaian saja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><b>7. TIDAK MENYERUPAI PAKAIAN WANITA-WANITA   KAFIR</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Syariat Islam telah menetapkan bahwa kaum   muslimin (laki-laki maupun perempuan) tidak boleh bertasyabuh (menyerupai)   kepada orang-orang kafir, baik dalam ibadah, ikut merayakan hari raya, dan   berpakain khas mereka. Dalilnya : Firman Allah surat <b>Al-Hadid : 16</b>,   berbunyi : <b>&#8220;Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman,   untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah   turun (kepada mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang yang   sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang   panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara   mereka adalah orang-orang yang fasik.&#8221;</b> Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah   berkata dalam Al-Iqtidha hal. 43 : Firman Allah &#8220;Janganlah mereka   seperti&#8230;&#8221; merupakan larangan mutlak dari tindakan menyerupai mereka,   di samping merupakan larangan khusus dari tindakan menyerupai mereka dalam   hal membatunya hati akibat kemaksiatan. Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat   ini (IV/310) berkata : Karena itu Allah melarang orang-orang beriman   menyerupai mereka dalam perkara-perkara pokok maupun cabang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Allah berfirman : <b>&#8220;Hai orang-orang yang   beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad) : &#8220;Raaina&#8221; tetapi   katakanlah &#8220;Unzhurna&#8221; dan dengarlah. Dan bagi orang-orang yang   kafir siksaan yang pedih.&#8221;</b> Ibnu Katsir I/148 berkata : Allah   melarang hamba-hamba-Nya yang beriman untuk mnyerupai ucapan-ucapan dan   tindakan-tindakan orang-orang kafir. Sebab, orang-orang Yahudi suka   menggunakan plesetan kata dengan tujuan mengejek. Jika mereka ingin   mengatakan &#8220;Denagrlah kami&#8221; mereka mengatakan &#8220;Raaina&#8221;   sebagai plesetan kata &#8220;ruunah&#8221; (artinya ketotolan) sebagaimana   firman Allah dalam surat <b>An-Nisa ayat 46.</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Allah telah memberi tahukan (dalm surat   Al-Mujadalah : 22) bahwa tidak ada seorang mumin yang mencintai orang-orang   kafir. Barangsiapa yang mencintai orang-orang kafir, maka ia bukan orang   mumin, sedangkan tindakan menyerupakan diri secara lahiriah merupakan hal   yang dicurigai sebagai wujud kecintaan, oleh karena itu diharamkan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><b>8. BUKAN PAKAIAN UNTUK MENCARI POPULARITAS   (PAKAIAN KEBESARAN)</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Berdasarkan hadits Ibnu Umar yang berkata :   Rasulullah bersabda : &#8220;Barangsiapa mengenakan pakaian (libas) syuhrah di   dunia, niscaya Allah mengenakan pakaian kehinaan kepadanya pada hari kiamat,   kemudian membakarnya dengan api neraka.&#8221; <i>(Abu Daud II/172; Ibnu Majah   II/278-279).</i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Libas Syuhrah adalah setiap pakaian yang   dipakai dengan tujuan untuk meraih popularitas di tengah-tengah orang banyak,   baik pakain tersebut mahal, yang dipakai oleh seseorang untuk berbangga   dengan dunia dan perhiasannya, maupun pakaian yang bernilai rendah, yang   dipakai oleh seseorang untuk menampakkan kezuhudannya dan dengan tujuan riya   (Asy-Syaukani dalam Nailul Authar II/94). Ibnul Atsir berkata : &#8220;Syuhrah   artinya terlihatnya sesuatu. Maksud dari Libas Syuhrah adalah pakaiannya   terkenal di kalangan orang-orang yang mengangkat pandangannya mereka   kepadanya. Ia berbangga terhadap orang lain dengan sikap angkuh dan   sombong.&#8221;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;">Kesimpulannya adalah :<br />
Hendaklah menutup seluruh badannya, kecuali wajah dan dua telapak dengan   perincian sebagaimana yang telah dikemukakan, jilbab bukan merupakan perhiasan,   tidak tipis, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot   parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir   dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:justify;"><i>Dikutip dari Kitab Jilbab Al-Marah Al-Muslimah   fil Kitabi was Sunnah (Syaikh Al-Albany)</i></p>
</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/48/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/48/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=48&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/48/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/47/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/47/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:06:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[kemuslimahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/47/</guid>
		<description><![CDATA[HAK-HAK WANITA YANG SEMPURNA DALAM ISLAM DAN HIJAB YANG SYAR’I   Hak-hak ini semua tidak terdapat dalam faham yang menamakan dirinya &#8220;faham modern&#8221;, yang menyerukan &#8216;Emansipasi Wanita&#8217; itu. (Bahkan sebaliknya) mereka mengatakan bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan memenjarakannya di dalam rumah. Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang bisa dinikmati setiap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=47&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="width:100%;padding:0.75pt;" width="100%">
<p class="MsoNormal"><b>HAK-HAK WANITA YANG SEMPURNA DALAM ISLAM DAN HIJAB YANG   SYAR’I</b></p>
</td>
</tr>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="display:none;"> </span></p>
<table class="MsoNormalTable" border="0" cellpadding="0">
<tr>
<td style="padding:0.75pt;" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">Hak-hak ini semua tidak   terdapat dalam faham yang menamakan dirinya &#8220;faham modern&#8221;, yang   menyerukan &#8216;Emansipasi Wanita&#8217; itu. (Bahkan sebaliknya) mereka mengatakan   bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan memenjarakannya di dalam rumah.</p>
<p>Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang bisa   dinikmati setiap pandangan mata dan pemuas nafsu mereka yang bejat itu?</p>
<p>Inikah kebebasan yang mereka kumandangkan?</p>
<p>Dan inikah hak yang mereka tuntut? ISLAM MEMBERIKAN HAK-HAK WANITA DENGAN   SEMPURNA<br />
Sesungguhnya Islam menempatkan wanita di tempat yang sesuai pada tiga bidang   :</p>
<p>1. Bidang Kemanusiaan :<br />
Islam mengakui haknya sebagai manusia dengan sempurna sama dengan pria. Umat-umat   yang lampau mengingkari permasalahan ini.</p>
<p>2. Bidang Sosial :<br />
Telah terbuka lebar bagi mereka (terpisah dari kaum pria, pent) di segala   jenjang pendidikan, di antara mereka menempati jabatan-jabatan penting dan   terhormat dalam masyarakat sesuai dengan tingkatan usianya, masa kanak-kanak   sampai usia lanjut. Bahkan semakin bertambah usianya, semakin bertambah pula   hak-hak mereka, usia kanak-kanak; kemudian sebagai seorang isteri, sampai   menjadi seorang ibu yang menginjak lansia, yang lebih membutuhkan cinta,   kasih dan penghormatan.</p>
<p>3. Bidang Hukum :<br />
Islam memberikan pada wanita hak memiliki harta dengan sempurna dalam   mempergunakannya tatkala sudah mencapai usia dewasa dan tidak ada seorang pun   yang berkuasa atasnya baik ayah, suami, atau kepala keluarga.</p>
<p>Hak-hak ini semua tidak terdapat dalam faham yang menamakan dirinya   &#8220;faham modern&#8221;, yang menyerukan &#8216;Emansipasi Wanita&#8217; itu. (Bahkan   sebaliknya) mereka mengatakan bahwa Islam menghilangkan hak-hak wanita dan   memenjarakannya di dalam rumah.</p>
<p>Apakah karena Islam tidak menjadikan wanita sebagai dagangan murah yang   bisa dinikmati setiap pandangan mata dan pemuas nafsu mereka yang bejat itu?</p>
<p>Inikah kebebasan yang mereka kumandangkan? Dan inikah hak yang mereka tuntut?   Apakah mereka menginginkan kita mengeluarkan puteri-puteri dan isteri-isteri   kita ke jalan raya dengan pakaian telanjang, bercampur baur dengan kaum pria?   Lalu di mana rasa cemburu terhadap kehormatan dan harga diri kita?</p>
<p>Benarlah apa yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam   terhadap mereka dan pendukung mereka, sebuah hadits yang diriwayatkan oleh   imam Ahmad dan Imam Bukhari, dari Ibnu Mas&#8217;ud Radhiallahu ‘anhu:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Tahoma;">إِنَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِمَّا</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَدْرَكَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النَّاسُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">مِنْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">كَلاَمِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">النُّبُوَّةِ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">اْلأُوْلىَ</span> : <span style="font-family:Tahoma;">إِذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَمْ</span> <span style="font-family:Tahoma;">تَسْتَحِ</span> <span style="font-family:Tahoma;">فَاصْنَعْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">مَاشِعْتَ</span></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><i>&#8220;Sesungguhnya   termasuk yang didapati manusia dari salah satu ucapan kenabian yang terdahulu   adalah : jika kamu tidak mempunyai perasaan malu, maka berbuatlah   semaumu&#8221;. </i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">
Demi Allah! Yang demikian itu berarti terjerumus ke dalam rayuan dan ajakan   Salibis yang dengki dan Zionis yang jahat.</p>
<p>Tidaklah mereka itu, melainkan corong-corong yang berbunyi menurut perintah   bos-nya dari Barat dan Timur, untuk menghancurkan kita dalam beragama Islam.</p>
<p>Dan saya mengatakan dengan tegas, sesungguhnya mereka itu tidak menyerukan   kebebasan dan hak-hak wanita, karena Allah Azza wa Jalla telah memberikan   hak-hak mereka dengan sempurna, tetapi mereka &#8211; demi Allah &#8211; menyerukan   kebebasan tubuh-tubuh wanita agar melanggar batas-batas akhlak yang utama dan   adat istiadat yang baik, sehingga tersebarlah kerusakan dan kebejatan moral   di muka bumi.</p>
<p>Alangkah jauhnya angan-angan mereka, sementara di sana   telah siap putera-putera yang telah bersumpah untuk menjadi tentara Allah   yang jujur di jalan agama, untuk mengorbankan segala apa yang ada pada diri   mereka.</p>
<p>GUNAKAN HIJABMU WAHAI SAUDARIKU…..</p>
<p>Di bawah ini keterangan bagaimana hijab yang syar&#8217;i, yang telah diperintahkan   oleh Allah Azza wa Jalla padamu. jangan biarkan hijab anda seperti apa yang   mereka kehendaki, dengan alasan cinta dan kasih sayang.</p>
<p>Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menghendaki jilbab itu sebagai penutup   tubuhmu dari pandangan matamata serigala, penjaga rasa malu, dan memelihara   kehormatanmu. Karena itu, jangan anda campakkan rasa malu itu dengan menjauhi   perintah-Nya, sebaliknya pegang teguhlah perintah itu, karena perasaan malu   selalu membawa kepada kebaikan.</p>
<p>Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari &#8211; Muslim dari &#8220;Imran bin   Hushain Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Tahoma;">الْحَيَاءُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لاَيَأْتِيْ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">إِلاَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">بِخَيْرٍ</span>   <span style="font-family:Batang;"></p>
<p></span><i>&#8220;Tidaklah rasa malu itu ada, kecuali selalu mendatangkan   kebaikan&#8221;. </i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">
Demikian juga Imam Hakim dan yang lainnya mengeluarkan hadits dari Ibnu Umar   Radhiallahu anhuma, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"> <span style="font-family:Batang;"><br />
</span><span style="font-family:Tahoma;">الْحَيَـاءُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَالإِيْمَانُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">قُرِنَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">جَمِيْعًا</span>, <span style="font-family:Tahoma;">فَإِذَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">رُفِعَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">أَحَدُهُمَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">رُفِعَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">اْلآخَرُ</span><span style="font-family:Batang;"></p>
<p></span><i> &#8221;Perasaan malu dan iman itu selalu berdampingan, bila   salah satunya hilang, hilanglah yang lainnya&#8221;. </i></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:12pt;">
Maka peganglah dengan teguh perkara yang dapat membawa kebaikan dan   mendekatkan diri anda kepada Allah Azza wa Jalla. Ketahuilah bahwa kehidupan   di dunia ini adalah sementara, sedang kehidupan akhirat adalah kekal/selama-lamanya.jangan   anda jual kenikmatan yang abadi itu dengan harta dunia yang sirna ini. Allah   Subhanahu wa ta’ala, berfirman:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:Tahoma;">وَمَـا</span> <span style="font-family:Tahoma;">الْحَيَاةُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">الدُّنْيَا</span> <span style="font-family:Tahoma;">إِلاَّ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لَعِبٌ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلَهْوٌ</span> <span style="font-family:Tahoma;">وَلَلدَّارُ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">اْلآخِرَةُ</span> <span style="font-family:Tahoma;">خَيْرٌ</span> <span style="font-family:Tahoma;">لِلَّذِيْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">يَتَقُوْنَ</span> <span style="font-family:Tahoma;">أَفَلاَ</span>   <span style="font-family:Tahoma;">تَعْقِلُوْنَ</span> – <span style="font-family:Tahoma;">الأنعام</span> :<span style="font-family:Tahoma;">۳۲</span>   <span style="font-family:Batang;"></p>
<p></span><i>&#8220;Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan   sendau gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi   orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahami-nya?&#8221; (QS Al   An&#8217;am : 32). </i></p>
<p class="MsoNormal">
Berikut ini sifat hijab yang syar&#8217;i, saya mohon kepada Allah Azza wa Jalla   agar memberikan pertolongan kepada anda untuk memegang teguh padanya, dan   menjadikan anda termasuk orang-orang yang mendengarkan nasehat dan mengikuti   jalan yang baik.</p>
<p>1. Hijab itu hendaknya menutupi seluruh badan, dari atas kepala, sampai di   bawah mata kaki, kecuali bagian-bagian yang dikecualikan oleh syariat.</p>
<p>2. Hendaknya jilbab itu luas dan longgar, sehingga tidak nampak bentuk tubuh   dan anggota-anggota badan.</p>
<p>3. Kain jilbab itu harus tebal, sehingga tidak menampakkan warna kulit atau   yang lainnya.</p>
<p>4. Tidak bersifat menghias tubuh yang menarik pandangan pria, karena tujuan   jilbab itu sendiri adalah untuk menutupi keindahan tubuh.</p>
<p>5. Tidak menyerupai pakaian pria.</p>
<p>6. Tidak menyerupai pakaian wanita kafir.</p>
<p>7. Tidak menyolok dan menarik pandangan orang.</p>
<p>8. Tidak memakai pewangi atau minyak wangi yang tercium baunya.</p>
<p>Demikianlah syarat-syarat jilbab yang Syar&#8217;i, yang masing-masing ada dalilnya   baik dari Al Qur&#8217;an maupun Sunnah, dan sengaja tidak saya cantumkan supaya   tidak terlalu panjang pembahasannya. Untuk lebih jelasnya, saya sarankan anda   membaca dengan teliti kitab &#8220;Hijabul Mar&#8217;atul Muslimah menurut Al Qur&#8217;an   dan As Sunnah&#8221; yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani,   semoga Allah memanjangkan umur beliau, karena banyak manfaatnya bagi kaum   muslimin. (Beliau rahimahullah sudah wafat, semoga ruhnya ditempatkan bersama   para syuhada dan shalihin, amin, pent).</p>
<p>Referensi: Buku “Membina Keharmonisan Berumah Tangga Menurut Al Qur’an dan   Sunnah dan Bahaya Emansipasi Wanita” Hal. 23-28 Penerbit Cahaya Tauhid Press,   Malang)</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=47&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/47/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/46/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/46/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 01:05:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[kemuslimahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/46/</guid>
		<description><![CDATA[Siapa Saja Mahram itu? Ada beberapa pertanyaan yang masuk seputar permasalahan muhrim, demikian para penanya menyebutnya, padahal yang mereka maksud adalah mahram. Perlu diluruskan bahwa muhrim dalam bahasa Arab adalah muhrimun, mimnya di-dhammah yang maknanya adalah orang yang berihram dalam pelaksanaan ibadah haji sebelum tahallul. Sedangkan mahram bahasa Arabnya adalah mahramun, mimnya di-fathah. Mahram ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=46&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-size:14pt;">Siapa Saja Mahram itu?</span></b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ada beberapa pertanyaan yang masuk seputar permasalahan muhrim, demikian para penanya menyebutnya, padahal yang mereka maksud adalah mahram. Perlu diluruskan bahwa <b><u>muhrim</u></b><u> dalam bahasa Arab adalah muhrimun, mimnya di-dhammah yang maknanya adalah orang yang berihram dalam pelaksanaan ibadah haji sebelum tahallul.</u> Sedangkan <b>mahram</b> bahasa Arabnya adalah <i>mahramun,</i> mimnya di-fathah.</p>
<p class="MsoNormal">
<b>Mahram</b> ini berasal dari kalangan wanita, yaitu orang-orang yang haram dinikahi oleh seorang lelaki selamanya (tanpa batas). (Di sisi lain lelaki ini) boleh melakukan safar (perjalanan) bersamanya, boleh berboncengan dengannya, boleh melihat wajahnya, tangannya, boleh berjabat tangan dengannya dan seterusnya dari hukum-hukum mahram.</p>
<p>Mahram sendiri terbagi menjadi tiga kelompok, yakni mahram karena nasab (keturunan), mahram karena penyusuan, dan mahram mushaharah (kekeluargaan kerena pernikahan).</p>
<p><b>Kelompok pertama</b>, yakni mahram karena keturunan, ada tujuh golongan:</p>
<p>1. Ibu, nenek dan seterusnya ke atas baik dari jalur laki-laki maupun wanita<br />
2. Anak perempuan (putri), cucu perempuan dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun wanita<br />
3. Saudara perempuan sekandung, seayah atau seibu<br />
4. Saudara perempuan bapak (bibi), saudara perempuan kakek (bibi orang tua) dan seterusnya ke atas baik sekandung, seayah atau seibu<br />
5. Saudara perempuan ibu (bibi), saudara perempuan nenek (bibi orang tua) dan seterusnya ke atas baik sekandung, seayah atau seibu<br />
6. Putri saudara perempuan (keponakan) sekandung, seayah atau seibu, cucu perempuannya dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun wanita<br />
7. Putri saudara laki-laki sekandung, seayah atau seibu (keponakan), cucu perempuannya dan seterusnya ke bawah baik dari jalur laki-laki maupun wanita</p>
<p>Mereka inilah yang dimaksudkan Allah subhanahu wa ta’ala:</p>
<p>ÍõÑøöãóÊú Úóáóíúßõãú ÃõãøóåóÇÊõßõãú æóÈóäóÇÊõßõãú æóÃóÎóæóÇÊõßõãú æóÚóãøóÇÊõßõãú æóÎóÇáÇóÊõßõãú æóÈóäóÇÊõ ÇúáÃóÎö æóÈóäóÇÊõ ÇúáÃõÎúÊö</p>
<p><i>“Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan…” </i><b>(An-Nisa: 23)</b></p>
<p><b>Kelompok kedua,</b> juga berjumlah tujuh golongan, sama dengan mahram yang telah disebutkan pada nasab, hanya saja di sini sebabnya adalah penyusuan. Dua di antaranya telah disebutkan Allah subhanahu wa ta’ala:</p>
<p>æóÃõãøóåóÇÊõßõãõ ÇáÇøóÊöí ÃóÑúÖóÚúäóßõãú æóÃóÎóæóÇÊõßõã ãøöäó ÇáÑøóÖóÇÚóÉö</p>
<p><i>“Dan (diharamkan atas kalian) ibu-ibu kalian yang telah menyusukan kalian dan saudara-saudara perempuan kalian dari penyusuan.” </i><b>(An-Nisa 23)<br />
</b><br />
Ayat ini menunjukkan bahwa seorang wanita yang menyusui seorang anak menjadi mahram bagi anak susuannya, padahal air susu itu bukan miliknya melainkan milik suami yang telah menggaulinya sehingga memproduksi air susu. Ini menunjukkan secara tanbih bahwa suaminya menjadi mahram bagi anak susuan tersebut . Kemudian penyebutan saudara susuan secara mutlak, berarti termasuk anak kandung dari ibu susu, anak kandung dari ayah susu, serta dua anak yang disusui oleh wanita yang sama. Maka ayat ini dan hadits yang marfu’:</p>
<p>íóÍúÑõãõ ãöäó ÇáÑøóÖóÇÚö ãóÇ íóÍúÑõãõ ãöäó ÇáäøóÓóÈö</p>
<p><i>“Apa yang haram karena nasab maka itupun haram karena punyusuan.” </i><b>(Muttafaqun ‘alaihi dari Ibnu ‘Abbas), </b><br />
keduanya menunjukkan tersebarnya hubungan mahram dari pihak ibu dan ayah susu sebagaimana tersebarnya pada kerabat (nasab). Maka ibu dari ibu dan bapak (orang tua) susu misalnya, adalah mahram sebagai nenek karena susuan dan seterusnya ke atas sebagaimana pada nasab. Anak dari orang tua susu adalah mahram sebagai saudara karena susuan, kemudian cucu dari orang tua susu adalah mahram sebagai anak saudara (keponakan) karena susuan, dan seterusnya ke bawah.</p>
<p>Saudara dari orang tua susu adalah mahram sebagai bibi karena susuan, saudara ayah/ ibu dari orang tua susu adalah mahram sebagai bibi orang tua susu dan seterusnya ke atas. Adapun dari pihak anak yang menyusu, maka hubungan mahram itu terbatas pada jalur anak keturunannya saja. Maka seluruh anak keturunan dia, berupa anak, cucu dan seterusnya ke bawah adalah mahram bagi ayah dan ibu susunya.</p>
<p>Hanya saja, berdasar pendapat yang paling kuat (rajih), yaitu pendapat jumhur dan dipilih oleh Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di, Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin dan Syaikhuna (Muqbil) rahimahumullahu, bahwa penyusuan yang mengharamkan adalah yang berlangsung pada masa kecil sebelum melewati usia 2 tahun, berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala:</p>
<p>æóÇáúæóÇáöÏóÇÊõ íõÑúÖöÚúäó ÃóæúáÇóÏóåõäøó Íóæúáóíúäö ßóÇãöáóíúäö áöãóäú ÃóÑóÇÏó Ãóäú íõÊöãøó ÇáÑøóÖóÇÚóÉó</p>
<p><i>“Para ibu hendaklah menyusukan anaknya selama 2 tahun penuh bagi siapa yang hendak menyempurnakan penyusuannya.” </i><b>(Al-Baqarah: 233)<br />
</b><br />
Dan Hadits ‘Aisyah radhiallahu ‘anha muttafaqun ‘alaihi bahwa penyusuan yang mengharamkan adalah penyusuan yang berlangsung karena rasa lapar dan hadits Ummu Salamah yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Al-Irwa (no. hadits 2150) bahwa tidak mengharamkan suatu penyusuan kecuali yang membelah (mengisi) usus dan berlangsung sebelum penyapihan.</p>
<p>Dan yang diperhitungkan adalah minimal 5 kali penyusuan. Setiap penyusuan bentuknya adalah: bayi menyusu sampai kenyang (puas) lalu berhenti dan tidak mau lagi untuk disusukan meskipun diselingi dengan tarikan nafas bayi atau dia mencopot puting susu sesaat lalu dihisap kembali.</p>
<p><b>Adapun kelompok ketiga</b>, jumlahnya 4 golongan, sebagai berikut:<br />
1. Istri bapak (ibu tiri), istri kakek dan seterusnya ke atas berdasarkan surat An-Nisa ayat 23.<br />
2. Istri anak, istri cucu dan seterusnya ke bawah berdasarkan An-Nisa: 23.<br />
3. Ibu mertua, ibunya dan seterusnya ke atas berdasarkan An-Nisa: 23.<br />
4. Anak perempuan istri dari suami lain (rabibah) , cucu perempuan istri baik dari keturunan rabibah maupun dari keturunan rabib, dan seterusnya ke bawah berdasarkan An-Nisa: 23.</p>
<p>Nomor 1, 2 dan 3 hanya menjadi mahram dengan akad yang sah meskipun belum melakukan jima’ (hubungan suami istri). Adapun yang keempat maka dipersyaratkan bersama dengan akad yang sah dan harus terjadi jima’, dan tidak dipersyaratkan rabibah itu harus dalam asuhannya menurut pendapat yang paling rajih yaitu pendapat jumhur dan dipilih oleh Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu.</p>
<p>Dan mereka tetap sebagai mahram meskipun terjadi perceraian atau ditinggal mati, maka istri bapak misalnya tetap sebagai mahram meskipun dicerai atau ditinggal mati. Dan Rabibah tetap merupakan mahram meskipun ibunya telah meninggal atau diceraikan, dan seterusnya.</p>
<p>Selain yang disebutkan di atas, maka bukan mahram. Jadi boleh seseorang misalnya menikahi rabibah bapaknya atau menikahi saudara perempuan dari istri bapaknya dan seterusnya.</p>
<p>Begitu pula saudara perempuan istri (ipar) atau bibi istri, baik karena nasab maupun karena penyusuan maka bukan mahram, tidak boleh safar berdua dengannya, berboncengan sepeda motor dengannya, tidak boleh melihat wajahnya, berjabat tangan, dan seterusnya dari hukum-hukum mahram tidak berlaku padanya. Akan tetapi tidak boleh menikahinya selama saudaranya atau keponakannya itu masih sebagai istri hingga dicerai atau meninggal. Hal ini berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’ala:</p>
<p>æóÃóäú ÊóÌúãóÚõæúÇ Èóíúäó ÇúáÃõÎúÊóíúäö</p>
<p>“<i>Dan (haram atasmu) mengumpulkan dua wanita bersaudara sebagai istri (secara bersama-sama).”</i> <b>(An-Nisa: 23</b>)</p>
<p>Dan hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu muttafaqun ‘alihi bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mengumpulkan seorang wanita dengan bibinya sebagai istri secara bersama-sama. Wallahu a’lam bish-shawab.<br />
(Lihat Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir As-Sa’di, Syarhul Mumti’, 5/168-210)</p>
<p>Sumber : www.asysyariah.com,<br />
Penulis: Al Ustadz Abu Abdillah Muhammad Sarbini Al Makassar</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=46&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/46/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/45/</link>
		<comments>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/45/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Apr 2008 00:51:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jafarbagus</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/45/</guid>
		<description><![CDATA[Panduan Belajar PHP Bermula dari pertanyaan seseorang mengenai bagaimana belajar PHP, maka saya tuliskan beberapa langkah dibawah ini sebagai panduan untuk mempelajari PHP. Semoga bermanfaat. Catatan: database yang digunakan adalah MySQL. PHP sebagai server side scripting secara umum digunakan untuk membuat situs dinamis atau aplikasi berbasis web. Jadi langkah awal untuk mempelajari PHP adalah menguasai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=45&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte vml 1]&gt;                                                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--><b><span style="font-size:14pt;">Panduan Belajar PHP</span></b></p>
<p style="text-align:justify;">Bermula dari pertanyaan seseorang mengenai bagaimana belajar PHP, maka saya tuliskan beberapa langkah dibawah ini sebagai panduan untuk mempelajari PHP. Semoga bermanfaat.</p>
<p style="text-align:justify;"><i>Catatan: database yang digunakan adalah MySQL.</i></p>
<ol start="1" type="1">
<li class="MsoNormal">PHP sebagai server side      scripting secara umum digunakan untuk membuat situs dinamis atau aplikasi      berbasis web. Jadi langkah awal untuk mempelajari PHP adalah menguasai      HTML terlebih dahulu. Tanpa penguasaan HTML dasar, rasanya PHP kurang      bermanfaat untuk dipelajari.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Links untuk belajar HTML</p>
<ol start="1" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.w3schools.com/html/default.asp" target="_blank">http://www.w3schools.com/html/default.asp</a></li>
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.html.net/tutorials/html/" target="_blank">http://www.html.net/tutorials/html/</a></li>
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.w3.org/TR/1998/REC-html40-19980424/" target="_blank">http://www.w3.org/TR/1998/REC-html40-19980424/</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">PHP adalah bahasa      pemrograman, artinya untuk menguasai PHP haruslah mengerti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Algoritma">algoritma</a>. Minimal yang      harus diketahui untuk hal ini adalah apa dan bagaimana menggunakan      variable, kondisi atau pencabangan, perulangan dan sub-rutin untuk      menyelesaikan suatu masalah. Saat ini sudah banyak buku yang membahas      mengenai algoritma dan pemrograman, silakan cari dan pilih sendiri.</li>
<li class="MsoNormal">Install <a href="http://www.apache.org/" target="_blank">Apache</a>, <a href="http://www.php.net/" target="_blank">PHP</a> dan <a href="http://www.mysql.com/" target="_blank">MySQL</a> pada PC Anda. Saya      menyarankan untuk tidak menggunakan installer yang instant (seperti <a href="http://sourceforge.net/projects/phptriad" target="_blank">PHPTriad</a>,      <a href="http://www.wampserver.com/en/download.php" target="_blank">Wampserver</a>,      <a href="http://www.e-novative.info/software/wamp.php" target="_blank">e-novative</a>      dsb), tetapi lebih baik belajar dan mencoba menginstallnya satu demi satu      diawali dari Apache, lalu PHP dan MySQL.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Link panduan menginstal Apache, PHP dan MySQL</p>
<ol start="3" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal">PHP4 <a href="http://www.php-mysql-tutorial.com/install-apache-php-mysql.php" target="_blank">http://www.php-mysql-tutorial.com/install-apache-php-mysql.php</a></li>
<li class="MsoNormal">PHP5 <a href="http://www.webmasterstop.com/86.html" target="_blank">http://www.webmasterstop.com/86.html</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Setelah langkah 1 &amp; 2      sudah dipelajari dan sudah dimengerti (meskipun hanya sedikit) dan langkah      3 sudah bisa Anda lalui. Langkah berikutnya adalah mempelajari      sintaks-sintaks dari PHP dan Anda wajib memiliki atau mendownload <a href="http://www.php.net/download-docs.php" target="_blank">file Help PHP</a>.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Link untuk belajar PHP</p>
<ol start="4" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.w3schools.com/php/default.asp" target="_blank">http://www.w3schools.com/php/default.asp</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Coba untuk membuat form      isian sederhana menggunakan PHP beserta HTML yang telah dikuasai. Lalu,      tambahkan fitur validasi untuk beberapa atau semua data sehingga tidak      boleh kosong saat submit ditekan.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Links Tutorial membuat form</p>
<ol start="5" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.tizag.com/phpT/forms.php" target="_blank">http://www.tizag.com/phpT/forms.php</a></li>
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.htmlcenter.com/tutorials/tutorials.cfm/149/PHP/" target="_blank">http://www.htmlcenter.com/tutorials/tutorials.cfm/149/PHP/</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Pelajari juga teknik      session dan atau cookies. Ini penting dan sangat sering digunakan dalam      pembuatan situs dinamis atau aplikasi berbasi web. Pada langkah ini,      minimal Anda bisa membuat halaman login dengan user dan password yang      masih ditulis secara hardcode dalam script.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Links tutorial session dan cookies</p>
<ol start="6" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.phptutorial.info/learn/session.php" target="_blank">http://www.phptutorial.info/learn/session.php</a></li>
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.freewebmasterhelp.com/tutorials/cookies" target="_blank">http://www.freewebmasterhelp.com/tutorials/cookies</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Langkah berikutnya adalah      mempelajar seluk beluk mengenai database seperti apa itu <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Database" target="_blank">database</a>,      table, record, field dsb. Download dan pergunakan <a href="http://www.phpmyadmin.net/" target="_blank">phpMyAdmin</a> untuk      mencoba membuat database, table dan field-fieldnya.</li>
<li class="MsoNormal">Pelajari SQL khusus untuk      empat perintah dasar yaitu SELECT, INSERT, UPDATE dan DELETE. Perintah      SELECT adalah perintah SQL yang paling kompleks karena meliputi klausa      JOIN (INNER/OUTER), WHERE, GROUP BY, HAVING, ORDER BY dan LIMIT (limit      adalah klausa yang diperkenalkan MySQL).</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Link tutorial SQL</p>
<ol start="8" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.w3schools.com/sql/default.asp" target="_blank">http://www.w3schools.com/sql/default.asp</a></li>
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.webdevelopersnotes.com/tutorials/sql/index.php3" target="_blank">http://www.webdevelopersnotes.com/tutorials/sql/index.php3</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Setelah perintah SQL bisa      Anda mengerti (syukur-syukur menguasai), maka pelajari bagaimana PHP      berinteraksi dengan MySQL. Pada langkah ini, Anda diharuskan menguasai      fungsi-fungsi wajib sehubungan dengan MySQL, yaitu mysql_connect_db,      mysql_select_db, mysql_query dan mysql_fetch_object / mysql_fetch_array.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;"><a href="http://dev.mysql.com/doc/" target="_blank">Download Help MySQL</a>.</p>
<ol start="10" type="1">
<li class="MsoNormal">Sampai disini, coba untuk      membuat script sederhana untuk input data menggunakan form. Data yang      diinput melalui form disimpan dalam database (INSERT). Lalu buat juga      script untuk menampilkan data-data yang telah tersimpan dalam database      (SELECT). Selanjutnya, buat fasilitas untuk mmenghapus (DELETE) dan      mengedit data (UPDATE).</li>
<li class="MsoNormal">Coba membuat halaman login      dimana user dan passwordnya dibaca dari database</li>
<li class="MsoNormal">Coba gabungkan karya nomor      10 dan 11 sehingga hanya mereka yang login saja yang bisa      menghapus/mengedit data.</li>
<li class="MsoNormal">Sampai disini, Anda bisa      dikatakan sudah sampai pada tahap <span style="color:blue;">beginner</span>.      Selanjutnya banyak-banyaklah bereksperimen dengan membuat proyek-proyek      kecil minimal untuk kesenangan Anda sendiri. Saat Anda mengerjakan proyek,      disanalah pelajaran demi pelajaran bisa Anda dapat dari berbagai masalah      yang muncul.</li>
<li class="MsoNormal">Selanjutnya, Anda harus      mulai mempelajari masalah security seperti masalah <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Code_injection">Code</a>/<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sql_injection" target="_blank">SQL      Injection</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Session_hijacking" target="_blank">session hijacking</a>, <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Session_fixation" target="_blank">session      fixation</a>, teknik enkripsi dsb.</li>
<li class="MsoNormal">Sempatkan untuk belajar      Javascript saat Anda merasa kemampuan PHP yang dimiliki sudah lumayan.      Kelemahan dari script PHP adalah tidak dimungkinkannya interaksi pengguna      secara on the fly. Nah, kekurangannya inilah yang di “tambal” menggunakan      Javascript. Syukur-syukur Anda bisa menguasai AJAX.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Link tutorial Javascript</p>
<ol start="15" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.w3schools.com/js/default.asp" target="_blank">http://www.w3schools.com/js/default.asp</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Sempatkan pula untuk      mempelajari CSS. Ini penting untuk membuat tampilan/interface situs atau      web-based application secara lebih baik.</li>
</ol>
<p style="margin-left:36pt;">Link tutorial CSS:</p>
<ol start="16" type="1">
<li>
<ul type="circle">
<li class="MsoNormal"><a href="http://www.w3schools.com/css/default.asp" target="_blank">http://www.w3schools.com/css/default.asp</a></li>
</ul>
</li>
<li class="MsoNormal">Terakhir. Karena PHP lebih      banyak hidup di OS Linux, pelajari juga linux barang sedikit.      Syukur-syukur kalo Anda ternyata sejak awal belajar di linux</li>
</ol>
<p>TIPS:</p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal">Jangan terlalu memaksakan      untuk menghapalkan fungsi, sintaks dari PHP atau MySQL. Manfaatkan file      HELP dalam praktek dan latihan. Semakin Anda sering praktek dan melatih      diri, maka fungsi dan sintaks yang sering dipakai akan bisa Anda hapal      dengan sendirinya.</li>
<li class="MsoNormal">Jangan terlalu cepat untuk      mengambil keputusan untuk bertanya terhadap masalah atau kesulitan yang      timbul. Bertanyalah setelah Anda mencoba terlebih dahulu.</li>
<li class="MsoNormal">Rajin-rajin mengikuti milis      atau forum dan selalu ingat, diatas langit ada langit <!--[if gte vml 1]&gt;             &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME%7E1/Intra/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" alt=";)" border="0" height="18" width="18" /><!--[endif]--></li>
</ul>
<p>Terima kasih atas ijin copy_pastenya dari salah satu blog yang kubaca .</p>
<p>Dikirim oleh Riyogarta dalam <a href="http://riyogarta.com/category/1/" title="View all posts in Diary">Diary</a><b><span style="font-size:14pt;"> .</span></b></p>
<p class="MsoNormal">Kunjungi:<a href="http://jafarbagus.wordpress.com//">http://jafarbagus.wordpress.com/</a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/jafarbagus.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/jafarbagus.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jafarbagus.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jafarbagus.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jafarbagus.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jafarbagus.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jafarbagus.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jafarbagus.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jafarbagus.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jafarbagus.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jafarbagus.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jafarbagus.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jafarbagus.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jafarbagus.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jafarbagus.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jafarbagus.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jafarbagus.wordpress.com&amp;blog=2886097&amp;post=45&amp;subd=jafarbagus&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jafarbagus.wordpress.com/2008/04/04/45/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/342b7c411bea4e23108cbeb9a14cae69?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jafarbagus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME%7E1/Intra/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image003.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
